Kaskus

Sports

allupdate88Avatar border
TS
allupdate88
Lakukan Rasisme, FA Resmi Hukum Cavani + Denda

Lakukan Rasisme, FA Resmi Hukum Cavani + Denda
Berita yang cukup menjadi perhatian datang dari klub raksasa Liga Inggris (Manchester Unied). Kenapa tidak, penyerang yang bari didatangkan mereka secara gratis dari PSG (Edinson Cavani) secara resmi dijatuhi hukuman tak boleh merumput sebanyak 3 

pertandingan. Dan bukan itu saja, sang penyerang tim nasional Uruguay tersebut juga dijatuhin denda sebanyak 100.000 Pounds. Penyerang yang tampik bersama klub barunya itu resmi dinyatakan bersalah terkait dengan statusnya yang berbau rasisme di medsos 

pribadinya, tepatnyapada bulan Desember 2020 yang lalu. Mengutip dari sport detik pada 31 Des 2020 yang lalu, bahawasanya hukuman yang dijatuhi FA tersebut berlaku padahari itu juga (31 Des 2020). Jika dilihat dari tabel, sang penyerang gaek akan menepi saat 

MAnchester United berjibaku dengan Aston Villa yang akan digelar pada 02/02/2021 ddalam ajang Premier Leangue. Kemudian saat kontra Man City yang akan dihelat pada 07/01/2021dalam ajang Piala Liga Inggris dan yang terakhir, Cavani akan menepi saat setan 

merah berjibaku dengan Watford yang digelar pada 10/01/2021 dalam ajang Piala FA. Dan hukuman sang penyerang gaek tersebut dapat kembali merumput bersamasetan merah, saat Man Utd menghadapi Burnley yang akan digelar pada 13/01/2021 dalam ajang Premier 

Lengue. Tak cukup sampai disitu saja, sang striker berambut panjang tersebut akan melakoni pendidikan tatap muka terkait dengan pelanggaran yang ia lakukan tersebut.


Quote:

Awal cerita, kala itu setan merah sukses membawa pulang angka penuh secara dramatis kala berhadapan dengan soton pada 29/11/2020. Kala itu anak anak Old Trafford menang dengan angka 3-2. Pada pertandingan tersebut, sang penyarang menjadi bintangnya 

dengan torehan 2 gol yang sukses ia sarangkan kegawang soton. Setelahnya ia mebuat postingan di medsoso pribadinya. Yang berisi tentang pujian yang dialamatnya untuknya. Sialnya, pesan tersebut dianggap mengandung unsur unsur rasisme, yakni menggunakan kata 

'Negrito'  pada pesannya tersebut. Tujuannya tak mengarahn ke rasisme, menurutnya kata tersebut adalah kata saan yang biasa diucapkan kepada di negaranya. Hanya saja culture clash tersebut yang justru menjadi besar dan menjadi permasalahan pokoknya.

Sang penyarang telah minta maaf & mendelete komentarnya tersebut, akan tetapi FA tetap saja menindak prilaku sang pemain.

Sumber : sport.detik.com 


tien212700Avatar border
tien212700 memberi reputasi
1
212
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan