CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Food & Travel / ... / Mancanegara /
Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fe19e5b9775135af91648c9/terengganu-dicari-dan-ditinggalkan-tanpa-diinapi

Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi

Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi

Jalan-jalan Menyusuri Daerah Serumpun 5

Assalamu'alaikum Sahabat Kaskuser semuanya....
Hai, Hai, Hai!

Jumpa lagi ya, di thread jalan-jalan Enya ke negara serumpun. Yuk, ah, cusss....

🍀🍀🍀

Perjalanan ke Terengganu ternyata tak senyaman bus yang kami tumpangi. Kota ini cenderung panas dan garang. Tak banyak tempat wisata yang bisa dilihat. Rata-rata wisata pantai karena memang kota ini berada di pinggir pantai. Jadi wajar kalau panas.

Spoiler for Bus ke Terengganu yang nyaman:


Selain itu, angkutan umum pun jarang. Taksi sangat minimal sehingga sulit untuk kami mengeksplor kota ini lebih detail. Karena cuaca yang sangat panas, maka berjalan kaki bukanlah pilihan yang bijak. Kasian anak-anak. Bahkan, bukan hanya angkutan umum yang jarang. Tempat makan pun tidak ada kami temui.

Di jalan, saat mencari tempat makan, kami bertemu dengan sepasang suami istri pelancong dari Penang. Ternyata, mereka pun memiliki niat yang sama dengan kami. Sama-sama sedang mencari tempat makan. Dan mereka juga sama bingungnya. Huuf, susahnya mencari tempat makan di kota ini.

Kami jadi ingat, di terminal bus banyak yang berjualan. Meski hanya kedai-kedai kecil. Kami pun akhirnya segera ke sana.

Ternyata ... tidak banyak pilihan. Banyak kedai yang tutup. Akhirnya, pilihan saya jatuh kepada nasi dagang. Nasi lemak dengan lauk ikan goreng yang ditumis bersama sambal. Mmmh, nikmat banget. Ikannya pun bermacam pilihan. Ikan sarden, ikan tongkol, dan ikan teri. Harganya? Wow! Murah sangat. Ditambah dengan pelayanan yang cepat dan ekstra full smile, membuat kami semakin bersemangat untuk makan dan nambah, hehehe. Ini doyan apa lapar, sih?

Saat sedang asyik makan nasi dagang itu, ada satu hal yang sangat menarik perhatian saya. Di papan nama kedai tempat saya makan, terdapat huruf A, tertera dengan huruf besar. Ternyata, huruf-huruf itu ada di semua papan nama kedai di terminal tersebut. Ada huruf A, B, dan C. Saya pun penasaran dan segera mencari tahu apa artinya.

Mmmh, baru paham saya, kalau kedai-kedai ini ternyata telah ditandai. Dari info pedagang tempat kami makan, katanya kedai-kedai ini telah dinilai dan diperiksa standar kelayakan makanannya, pengolahannya, dan kebersihan tempatnya oleh instansi terkait.

Huruf A adalah nilai tertinggi.
Salut ya dengan penilaian ini. Kita sebagai konsumen tentunya berada dipihak yang sangat diuntungkan karena bisa memilih dan mendapatkan tempat makan yang baik. Sementara buat si pemilik kedai, tentu penilaian ini akan memacu mereka untuk semakin memperbaiki citra kedai dan makanannya. Akan berusaha menjadi lebih baik, supaya kedainya diminati dan dicari orang sebagai tempat makan.

Spoiler for Ada abjad di ujung kiri papan nama warungnya:


Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi
Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi
Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi
Terengganu, Dicari dan Ditinggalkan Tanpa Diinapi

Oh ya, nama nasi dagang ini sebenarnya mengingatkan saya dengan nasi dagang yang dulu sering saya makan, sekitar hampir 15 tahun yang lalu, sewaktu saya tinggal di Dabo, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Pulau yang berjarak hampir 6 jam perjalanan dengan kapal ferry dari Tanjung Pinang.

Dulu, kota Dabo ini sangat terkenal sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia. Akan tetapi sekarang, semua hanya tinggal kenangan. Yang tersisa hanyalah bangunan-bangunan tua, rumah-rumah besar berarsitektur Eropa, peninggalan Belanda. Bersyukur, sebagian peninggalan itu masih terawat dengan baik karena sudah dibeli dan dihuni oleh penduduk lokal. Namun, banyak juga yang tidak terawat dan akhirnya rusak dimakan usia. Sayang sekali.

Baiklah, kita sudahi dulu sesi kenangan di Dabo Singkep.Sekarang kita kembali, lanjut ke soal nasi dagang, hehehe....

Ternyata, di Tanjung Pinang, Kepri, juga sama. Saya juga pernah tinggal beberapa tahun di kota ini. Dan disini pun, banyak orang yang berjualan nasi dagang. Karena memang, nasi dagang ini termasuk salah satu makanan khas melayu.

Dan kalau bicara soal rasa sih, menurut saya, ya, sama saja. Sama-sama enak, wkwkwkw.....

Kembali ke kota Terengganu. Jika melihat kondisi kota Terengganu ini, saya berpikir, sepertinya pariwisata dan wisata kuliner belum masuk secara serius ke dalam agenda besar kota ini. Mungkin. Entahlah......

Namun, hal ini bisa saya maklumi, karena kota Terengganu dan satu lagi kota tetangganya, yakni Kelantan, memang dikenal sebagai 'Kota Santri'.

Mendengar kata, Kota Kelantan, saya jadi ingat dengan artis yang menikah dengan pangeran dari negeri tersebut. Dan saya jadi menduga-duga, kenapa si artis yang terbiasa hidup glamour tidak sanggup hidup di lingkungan istana yang penuh dengan protokoler ketat berhukum syariah itu.

Spoiler for Kelantan:


Di sana, perempuan tidak diperbolehkan keluar rumah tanpa berpakaian muslim, atau tanpa berjilbab. Jika ada yang melanggar, akan ditangkap dan dinasihati. Dan jika berulang, maka akan dipenjarakan. Hanya saja di Terengganu, sedikit lebih longgar, tidak sampai dipenjarakan. Seperti itulah informasi yang saya dapatkan dari penduduk lokal di sana.

Puas makan, kami pun memutuskan tidak jadi menginap di kota ini. Tidak banyak yang bisa kami lakukan, jika alat transportasi sebagai penunjang kami pusing-pusing susah ditemui.

Sementara, berjalan kaki seperti kebiasaan kami travelling selama ini akan sangat sulit dilakukan di bawah panas terik ini. Akan sangat menyiksa, terutama buat bocah-bocah.

Akan tetapi, ada satu hal yang sangat menyenangkan kami selama berada di kota ini. Bahwa hampir semua perempuan di Terengganu ini memakai jilbab. Dan tidak sedikit yang bercadar. Kaum laki-lakinya pun sama. Hampir semuanya berbaju gamis dan berbaju koko. Sangat kontras dengan pemandangan yang kami lihat di Melaka dan Kuala Lumpur. Subhanallah....

Spoiler for Masjid dan lingkungan sekitarnya di Terengganu:

🍀🍀🍀

Ikuti ya, perjalanan kami selanjutnya ke Melaka. Oh ya, ini link cerita sebelumnya....

link,link,link,link,

Catatan;
Semua pic.pribadi dan opini pribadi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh enyahernawati
Halaman 1 dari 2
Terengganu yang dicari.
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Salut, kota santri ternyata.
profile-picture
roizen45 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
wisatanya ke semenanjung
profile-picture
profile-picture
comrade.frias dan enyahernawati memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wahh seru banget jalan2 nya, apalagi pake bis gitu bareng sama keluarga
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Keren Ht nih
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Makanan disana bgmn? Enak2 murah2 kah?
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
mantabb gan
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Di Terengganu sedikit yang buka kedai itu efek lagi covid mungkin kah gan? susah juga ya cari tempat buat makan
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
enyahernawati dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Bagus ... penasaran jadinya
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Kirain deket Tangerang
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Rindu jalan jalan...tapi kondisi tidak memungkinkan....sabar semoga pandemi segera berlalu.....
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
coba tulis buku aja gan.. kayanya seru itu kumpulan kisah travellingnya dijadiin buku..
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mendengar kata, Kota Kelantan, saya jadi ingat dengan artis yang menikah dengan pangeran dari negeri tersebut. Dan saya jadi menduga-duga, kenapa si artis yang terbiasa hidup glamour tidak sanggup hidup di lingkungan istana yang penuh dengan protokoler ketat berhukum syariah itu.


jangan menduga2 apa yg tidak kamu diketahui,bukannya jatuhnya berburuk sangka?
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Waa ke malaysia. Menarik tempatnyaa inii nih.. jadi pengen liburan ke sana
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
waa malaysia belum pernah
dulu cuma transit, ga keburu kalo keluar bandara, cuma 6 jam transit dulu ke koreya dan tiongkok
eh habis itu pandemi, ga kemana2 lagi padahal udah lirik spaceXnya elon dan korutemoticon-Frown

congrats ht
profile-picture
profile-picture
enyahernawati dan Gailham memberi reputasi
Diubah oleh ushirota
Berkunjung ke Malaysia yang dibutuhin apa aja sist buat administrasinya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
comrade.frias dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Sayang banget gan kalo yg nga terawat kek gitu 🥺, apalagi peninggalan sejarah
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
kenapa suami dan anakmu gak pakai masker sist?
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
wah pengen jg jalan jalan k negara tetangga emoticon-Traveller
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Salfok bisnya kyaknya nyaman
profile-picture
enyahernawati memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di