Kaskus

News

SalmaMarketsAvatar border
TS
SalmaMarkets
Dampak Neraca Perdagangan Dalam Dunia Forex Trading
Di masa lalu, dalam pasar forex, dampak neraca perdagangan sangat krusial. Bahkan dampaknya dapat terlihat secara langsung pada nilai tukar mata uang dengan pairnya. Tapi pengaruhnya Nampak semakin menurun pada beberapa dekade terakhir seiring dengan dinamika pasar.
 

Akan tetapi, neraca perdagangan masih terlihat berperan dalam pergerakan mata uang, dalam jangka pendek. Apalagi jika perkiraan para pelaku pasar menyimpang jauh dari data yang dirilis. Neraca perdagangan atau trade balance berarti selisih nilai total ekspor terhadap nilai impornya.

 

Dalam neraca perdagangan dikenal 2 situasi yaitu neraca perdagangan defisit dan surplus. Laporan neraca perdagangan suatu Negara akan dipublikasikan secara berkala. Biasanya dalam jangka waktu bulanan. Hasilnya akan diamati sebagai bahan pertimbangan oleh spekulan, investor, pemerintah, dan para pelaku pasar. 

Dampak Neraca Perdagangan Dalam Dunia Forex Trading 

 

Dampak Neraca Perdagangan Kondisi Surplus

 

Jika total nilai impor suatu Negara lebih kecil dari toal nilai ekspornya, maka kondisi ini adalah surplus. Artinya  negara tersebut  memiliki kemampuan untuk menjual produk-produknya dengan jumlah total lebih banyak dari barang-barang yang dibeli dari luar negeri.

 

Dengan demikian, pendapatan yang dihasilkan dari nilai total ekspor lebih besar dibandingkan dengan nilai yang dikeluarkan untuk impor dan menghasilkan surplus. Dengan begitu, maka perekonomian Negara itu secara umum relative lebih kuat daripada Negara partner dagangnya. 

 

Nilai tukar tersebut akan terus menguat dalam jangka panjang jika Negara itu dapat mempertahankan neraca perdagangannya agar tetap dalam kondisi surplus. Selain itu, dengan menguatnya nilai tukar mata uang maka harga barang yang diekspor bisa menjadi lebih mahal daripada barang impor.

 

Dampak Neraca Perdagangan Kondisi Defisit

 

Apabila suatu Negara memiliki pengeluaran total dari produk impor yang lebih besar daripada pendapatan yang dihasilkan dari ekspor. Artinya, Negara tersebut lebih banyak membeli produk luar negeri daripada menjual produknya ke Negara lain. Hal ini menghasilkan suatu kondisi yang disebut dengan defisit.

 

Kondisi tersebut mengakibatkan negara partner dagang memiliki perekonomian yang lebih kuat dibandingkan dengan Negara tersebut. Dampak dari defisit neraca dagang ini adalah menguatnya mata uang Negara partner. Dalam jangka panjang, dampak neraca perdagangan ini adalah meningkatnya harga produk impor dari mancanegara daripada produk ekspor.  

 

Jika dapat memanfaatkan kondisi ini dengan baik, maka suatu Negara dapat meningkatkan ekspor dan menurunkan ketergantungan pada barang impor agar dapat bangkit dari defisit. Akan tetapi jika harga impor tetap tinggi, maka kekayaan Negara tersebut lama kelamaan bisa terkuras karena harus mengeluarkan dana lebih banyak dengan pendapatan yang sedikit.

 

Pengaruh Berbagai Faktor Lain Terhadap Nilai tukar Mata Uang 

 

Nilai tukar mata uang yang dimiliki sebuah Negara bersifat relative. Dengan adanya perubahan nilai tukar tersebut tentu akan sangat berdampak pada aktivitas dagang kedua Negara. Nilai ekspor sebuah Negara akan menjadi semakin mahal dengan menguatnya nilai tukar. Pahami hal ini dengan bekerja sama dengan broker forex terbaik.

 

1. Public debt (Hutang public) dan ratio harga impor ekspor

 

Untuk kepentingan pemerintahan dan publik, pembiayaan proyek-proyek suatu negara berasal dari neraca anggaran domestik. Public debt akan membengkak jika anggaran defisit. Public debt yang tinggi berpengaruh pada meningkatnya inflasi. Dengan mencetak uang atau menjual bond pemerintah, defisit anggaran bisa ditutup.

 

Dengan tingginya public debt maka nilai tukar mata uang suatu Negara dapat melemah.  Jika peningkatan harga ekspor lebih cepat dari harga impor, maka akan terjadi penguatan nilai tukar mata uang. Naiknya permintaan jasa dan barang dari Negara itu memiliki arti bahwa terjadi permintaan mata uang.

 

2. Kestabilan ekonomi dan politik

 

Negara yang memiliki kondisi politik stabil dan kinerja ekonomi yang baik adalah incaran para investor. Jika suatu Negara memiliki kondisi ekonomi yang tidak stabil, maka untuk berinvestasi di Negara tersebut adalah hal yang sangat berisiko. Kondisi politik berpengaruh pada kepercayaan investor dan kinerja ekonomi dan pada nilai tukar mata uang yang dimilikinya.

 

Mengelola strategi dalam berdagang forex tidak akan menjadi terlalu sulit dengan bekerjasama dengan broker handal dan terpercaya. Bersama broker forex salmamarket, dapatkan pelayanan terbaik dengan dukungan multi bahasa dan mata uang, dan berbagai keunggulan lainnya. Jadilah trader yang cerdas dengan memahami dampak neraca perdagangan terhadap dunia forex.

Diubah oleh SalmaMarkets 04-12-2020 15:00
0
230
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan