CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Cinta Yang Seharusnya ~Tak Sempat Memiliki~
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fc0d0d28d94d00ef76bc674/cinta-yang-seharusnya-tak-sempat-memiliki

Cinta Yang Seharusnya ~Tak Sempat Memiliki~

Namaku adalah Cinta dan sering mendapat telpon dari suara pria yang tidak dikenal di pukul dua belas malam. Awalnya tidak pernah aku mengangkat telponnya, namun, lama kelamaan aku menjadi penasaran dengan dia.
"Hallo, kamu siapa, salam kenal aku Cinta," kataku.
"Ya, aku Alamsyah, aku tinggal di pasir putih. Aku dapat nomer hp kamu dari di koran."
Cinta Yang Seharusnya ~Tak Sempat Memiliki~
"Oo,," kataku.
"Kapankah kita bertemu di dalam dunia nyata?" tanya Alamsyah.
"Terserah kamu saja," kataku.
"Aku ada sedikit puisi untukmu," kata Alamsyah.
Kau adalah sebuah ranting..
Yang memerlukan dahan yang kokoh..
Yang melingkari pagar yang
tinggi menjulang..
Dan aku adalah sebuah pohon mengharapkan sebuah bunga yang bermekaran.
"Kamu puitis banget, suka buat puisi ya," kataku.
"Iya, aku tunggu balas puisi, dari kamu, ya," kata Alamsyah.
"Maaf aku tidak bisa menulis puisi, tapi ajarin aku dong," kataku manja.
Kapan-kapan aku ajarin, sampai di sini dulu ya telponnya, aku mau kerja karena masuk malam."
Alam menutup telponnya, sejak saat itu. Hatiku mulai berbunga-berbunga, kadang jika berjalan sendiri suka senyum-senyum.
Seperti minum obat, setiap pagi, siang dan malam menerima pesan puisi dari amAlam.
Setiap malam alam selalu memberi kabar, dan memperkenalkan dirinya dan menceritakan keluargannya.
Alam belum berani menyatakan cintanya kepadaku namun jika kami sudah bertemu dan saling kenal, dia berjanji untuk menyatakan cinta.
#######
Enam bulan sudah berlalu, aku sudah kehilangan kabar darinya. Aku berusaha menelpon tetap saja nomornya tidak aktif.
Untuk apa harus sakit hati, untung belum kenal dunia nyata. Kataku dalam hati.
Sudah tiga bulan, aku sudah melupakan tentang Alam dan semua puisinya. Tiba-tiba berdering handphone.
Aku melihat nomor baru dan mengangkat telpon.
"Assalamualaikum"
"Ini siapa ya, jika aku boleh tahu?"
"Ini aku Alamsyah, besok kita ketemuan ya, di ramayana jam satu siang."
"Oh, iya," kataku.
Rasaku yang dulu sudah pudar kembali bersemi. bermekaran bunga dihatiku.
Aku tidak sabar untuk menunggu hari esok, aku hanya mengkhayal wajah tampannya.
Keesokan harinya, Alam memberi pesan lewat hp.
"Cinta jangan lupa ya, datang, aku kangen dan rindu sama kamu," katanya gombal.
"Ya, rasa tidak semangat mendengar rayuan mautnya itu."
"Kamu, pakai baju warna apa?" tanya Alam.
"Aku pakai baju pink, dan kamu pakai baju warna apa?"
"Aku memakai jaket levis dan memakai topi berwarna hitam," kata Alam.
"Ohw, baiklah," kataku.
Alamsyah mematikan handphonenya.
Setengah jam kemudian, berdering hp bertanda pesan masuk.
"Aku sudah duduk di sini, di salah satu warung nasi," kata Alam.
"Ohw, aku lagi di jalan, sabar ya," kataku.
Dari jauh aku melihat seorang cowok memakai baju levis dan topi berwarna hitam dan sebelahnya seorang wanita gemuk.
Aku menghampiri mereka berdua, mau tak mau, harus dihadapi walau hatiku hancur dan patah hati melihatnya.
"Hai, aku Cinta," kataku sambil mengulurkan tangan untuk salaman.
"Aku Alam, kenalkan ini Ayu tunanganku."
Ayu yang lagi duduk, menyalamiku dengan senyum terpaksa.
"Kamu mau makan apa cinta?" Tanyanya.
"Aku mau makan nasi goreng saja," kataku tidak bersemangat.
Aku tidak menampakkan rasa kecewaku kepada Alam dan Ayu. Selesai kami makan, aku pamit dengan Alam.
"Lam, jika menikah jangan lupa undang aku ya," kataku.
Alam menarik lenganku dan membawa aku pergi jauh dari Ayu.
"Maafkan aku, telah menyakiti hatiku," kata Alam.
"Kenapa harus minta maaf? kitakan hanya teman?" Tanyaku menahan rasa kecewa terhadap Alam.
"Ohw ya, aku pamit ya, nanti aku beri undangan pernikahan aku dan Ayu."
Sejak pertemuan itu, aku tidak mau membalas semua pesan di hp dan tidak mau lagi terbujuk oleh rayuannya. Mungkin kita tidak ditakdirkan bersama. Aku dan Alam mungkin tidak berjodoh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bukhorigan dan 6 lainnya memberi reputasi
Yap keinginan utk bersama hanyalah harapan belaka.. tidak sesuai harapan utk bersama
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ondapriatna memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Bersamanya hanya sebatas mimpi....
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ondapriatna memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Cinta Yang Seharusnya ~Tak Sempat Memiliki~


Doanya maksa... emoticon-Belum Tidur
profile-picture
profile-picture
ondapriatna dan delia.adel memberi reputasi
Quote:


Quote:


Kalau forum buku mah sepi kek ..enih akun kakek jugaan ya? Wait aku baca dulu dah ahahhah
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Oh my sedihnya cerita enih...enih key kisah kak mia...dia kena kejebak cinta uhuyy kau maaih beruntung tidak sampai...tekdung
profile-picture
profile-picture
ondapriatna dan kakekane.cell memberi reputasi


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di