CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Undang 2000 Orang, Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Limapuluh Kota Dibubarkan Polisi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fb9bb8cc8393a6d1c2fc0f1/undang-2000-orang-pesta-pernikahan-anak-kepala-bpbd-limapuluh-kota-dibubarkan-polisi

Undang 2000 Orang, Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Limapuluh Kota Dibubarkan Polisi




PADANG, KOMPAS.com-Polisi membubarkan paksa pesta pernikahan anak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Joni Amir, Sabtu (21/11/2020) di Gedung Politeknik Pertanian.

Di tengah acara resepsi yang sedang berlangsung, sekitar pukul 10.00 WIB, polisi datang dan kemudian meminta tamu yang hadir meninggalkan gedung.

Sementara di depan pintu masuk, polisi berjaga dan melarang tamu masuk dengan memakai papan pengumuman yang bertuliskan "Polres 50 Kota, Pro Justitia, Acara Pesta Dihentikan".
Polisi juga meminta panitia membuka tenda-tenda yang terpasang di depan gedung.

"Kita terpaksa membubarkan acara pesta anak Kepala BPBD, Pak Joni Amir. Ini karena melanggar protokol Covid-19 dengan menghadirkan kerumunan banyak orang," kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/11/2020).
Trisno mengatakan sebelum dibubarkan paksa, pihaknya jauh-jauh hari sudah memberitahu bahwa tidak boleh menggelar resepsi pernikahan.

"Sekitar 3 minggu lalu, Pak Joni sudah datang ke tempat saya. Saya sudah katakan resepsi tidak boleh. Hanya akad nikah yang boleh," kata Trisno.

Trisno mengaku terkejut ketika diketahui Joni Amir tetap menggelar resepsi pernikahan anaknya dengan undangan mencapai 2.000 orang, sehingga pihaknya mengambil tindakan tegas.
Trisno sangat menyayangkan Joni Amir yang tetap menggelar resepsi itu, padahal Joni merupakan tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota.

"Saya diberitahu anggota bahwa resepsi tetap. Saya kumpulkan anggota untuk mengambil tindakan," jelas Trisno.

Saat petugas datang pada pukul 10.00 WIB, resepsi baru dimulai. Sejumlah tamu sudah ada yang datang.

"Petugas minta tamu meninggalkan lokasi. Kemudian kita minta panitia membuka tenda dan pintu masuk ke gedung kita tutup," jelas Trisno.

Trisno berharap siapa saja bisa mematuhi protokol kesehatan yang telah diinstruksikan Presiden Joko Widodo karena itu menyangkut banyak nyawa orang.

"Kita tidak pandang bulu, warga biasa atau pejabat. Kalau melanggar yang kita tindak. Ini pembelajaran," jelas Trisno.

Kepala BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir yang dihubungi terpisah menolak memberikan komentar.

"Saya sedang pusing sekarang. Jangan tanya-tanya dulu," kata Joni yang dihubungi via telepon selulernya.

Sumber :
https://regional.kompas.com/read/202...a?amp=1&page=2


Alhamdulillah Sumatera Barat bertindak keras

Kalau Jakarta? emoticon-Bingung


profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Bagus jangan kayak gini...

{thread_title}
profile-picture
profile-picture
profile-picture
djancok13 dan 5 lainnya memberi reputasi
Tugas polisi untuk mencegah kerumunan

profile-picture
profile-picture
snoopze dan petani.syusyu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kalo denda cuma 50 juta,
yang kimpoi di mulia, ritz-carlton harus reschedule, loe pikir bakal peduli?

uang parkir doang itu buat mereka.


tapi mereka tetap menunda acara pernikahan mereka,
kenapa?

karena mereka pengecut.


jangan menjadi pengecut,

Jadilah seperti seekor raja singa yang mengaum2 di padang pasir.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
twiratmoko dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
nganus braswedan effect emoticon-Recommended Seller
profile-picture
Pilotugal2an memberi reputasi
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH kok masih belum paham kalo ini adalah pandemi? emoticon-Traveller
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Tebang pilih, bibib yang undang 10000 orang aja boleh, masak ini cuma 2000 dibubarin? emoticon-Marah



Oh, beda ya, itu di dekaih emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Pilotugal2an dan 2 lainnya memberi reputasi
Apa kepolisian sumbar sudah koordinasi dengan gubernur Indonesia ??
profile-picture
petani.syusyu memberi reputasi
anak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

apa bapak dan anaknya gak mikir sama jabatannya ?

sekampung sama zonki emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
vegasigitp dan gigbuupz memberi reputasi
pdhl kepala BPBD tp malah melanggar emoticon-Hammer

ga pusat ga daerah emoticon-Nohope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gigbuupz
Kalo kata goodbener mah
Gak akan ane larang asal bayar denda oke.... 😁
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
kalo yg maksa itu jelas motifnya cari sumbangan aka kolektor amplop macam junjungan bani baliho emoticon-Traveller
kenapa rizik boleh dengan 10.000 orang ??????????????????????

seenggaknya pecat yg kasi ijin tuh baru adil buat yg lain
Negara ini kalo nyari pegawai itu yang pandai dikit la.
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Butuh lockdown nasional. Nanti setelah pilkada, lockdown nasional aja.
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
Diubah oleh kaiserwalzer
Kirim aja anis kesana ..
Kalo mau bikin acara
Jangan lupa kasih tagihan 50 juta pak emoticon-Smilie
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
50 juta nya turunin dong, biar aman.
Malah kyk yg udah2, itu dianggap jd prestasi pemda ada yg mau bayar denda 50 juta.

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Efek kedjoet tni nurunin baliho kah?
Ini sih akibat akal dikalahkan gengsi, masa orang yang punya nama ga bikin pesta yang meriah. Kira kira begitulah
Ga bisa nahan dulu apa ya?
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di