CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Kalimantan Barat /
[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f98399f82d4955d9d6bbfe2/coc-reg-kalbar-kisah-geratak-sabok-dari-kota-sambas

[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas

Assalamualaikum, Salam Sejahtera, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan
Tidak bosan-bosannya Nubie memohon izin kepada sesepuh di mari, untuk sudi kiranya diperkenankan menghiasi regional dengan Trit-Trit Semenjana dan Sederhana

Pada kesempatan di Prov KalBar ini, Nubie akan mencoba mengangkat daerah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat yang letaknya di pesisir barat dan paling utara, sehingga berbatasan langsung dengan Sarawak-Malaysia, yang terkenal dengan kentalnya adat istiadat dari Suku Melayu dan Suku Dayak, dan di Sambas banyak terdapat istana-istana kerajaan bernuansa Melayu, dengan Kota Sambas sebagai ibukotanya.

Spoiler for Tugu Terigas Kota Sambas:


Kota Sambas sebagaimana daerah lainnya di KalBar yang erat dengan dijulukan Seribu Sungai, tentunya juga dilintasi banyak sungai-sungai besar salah satunya Sungai Sambas yang melintasi Kota Sambas dan secara keseluruhan membentang sepanjang kurang lebih 200km dari arah Bengkayang melintasi Sambas dan bermuara ke laut Pemangkat.

Dengan adanya Daerah Aliran Sungai dan kontur geografis yang cukup rendah, Kota Sambas sering menjadi langganan Banjir karena curah hujan yang mampu membuat aliran sungai meluap, dan karena Sungai Sambas itulah, Kota Sambas juga banyak dihiasi jembatan-jembatan yang membentang sebagai sarana penghubung antar daerah satu dengan daerah lain yang dipisahkan Sungai Sambas

Spoiler for Masjid Jami Keraton Sambas Dari Tepian Sungai:


Salah satu jembatan di Kota Sambas yang terkenal yaitu Jembatan Sabuk yang dalam bahasa Sambas disebut Geratak Sabok (Geratak = jembatan), yang membentang dan melintasi Sungai Sambas Kecil dan terletak di sisi timur keraton Sambas, serta menghubungkan Desa Tanjung Mekar dan Desa Dalam Kaum.

Banyak cerita turun temurun yang menyertai sejarah dan perjalanan Geratak Sabok sehingga menjadikannya salah satu legenda terkenal dari Kota Sambas, antara lain:

1. Geratak Sabok konon katanya dibangun pada tahun 1800an pada masa kolonial Belanda dan pada zaman Kesultanan Sambas era Sultan Muhammad Tsafioeddin II, dan keberadaan jembatan kayu tersebut konon mendapat perlindungan dari Kaum Bunian sejenis Mahluk Gaib yang masih memiliki hubungan dengan silsilah kerajaan pada Kesultanan Sambas

Spoiler for Geratak Sabok Jaman Old:


2. Geratak Sabok bersama-sama dengan jembatan lain salah satunya Geratak Batu, menjadi jembatan yang tidak bisa dihancurkan oleh Jepang, pada waktu mereka mengekspansi Kalimantan yang disisi timur mendarat di Tarakan dan Balikpapan dan disisi Barat mendarat di Pantai Pemangkat, pada 1941-1942, dan semasa mengekspansi KalBar Jepang berencana menghancurkan pangkalan udara Belanda dengan serangan udara dan membombardir sepanjang Sambas sampai Sanggau Ledo, namun Geratak Sabok masih tetap kokoh ditengah bombardemen tersebut dan beberapa bom yang dijatuhkan lebih banyak meleset ke hutan-hutan yang ada disekitar jembatan tersebut.

3.  Geratak Sabok pernah hancur berantakan, bukan oleh manusia atau oleh perang, tetapi oleh terjangan banjir besar yang melanda Sambas pada 1963, dan putusnya jembatan pada waktu itu akibat banjir membawa material batang-batang pohon dan ranting-ranting, membuat masyarakat dari dua desa yang dihubungi Geratak Sabok menjadi kesulitan untuk bertransportasi, bahkan fatalnya kerusakan dari jembatan tersebut mengakibatkan renovasi baru benar-benar rampung pada 1983 atau tepatnya butuh waktu 20 tahun pasca Geratak Sabok rusak akibat banjir.

Spoiler for Kondisi Geratak Sabok Menjelang Perombakan:


Rusaknya Geratak Sabok yang melumpuhkan aktivitas masyarakat dari dua desa, melahirkan ungkapan keluh kesah masyarakat yang teruntai menjadi sepenggal lagu yang hingga kini pasti dikenal oleh masyarakat asli Sambas turun temurun, yang liriknya banyak berbagai versi walaupun intinya sama :

Ade Urang Becerite
Sunge Sambas Kebanjiran
Tujoh Hari Tujoh Malam
Nak Bejalan Kepayahan

Geratak Sabok Bepatahan 
Dilanggar Ranting Dari Sibarang 
Urang Sabok Kebabangan
Nak Nyimbarang Kepayahan

Yoo...Ngape Tang Geye Jikube (translatenya = haaddduuhh..kenapa jadi begini ya) 
Yoo...Ngape Tang Geye Jikube
Takdir Tuhan...Menentukan

Itulah sepenggal lirik lagu yang katanya berjudul "Sungai Sambas Kebanjiran" yang intinya menceritakan saking fatalnya dampak kerusakan Geratak Sabok akibat terjangan banjir yang membawa batang-batang pohon dari mana mana, dan masyarakat sekitar jembatan Sabok jadi sulit berjalan atau nyeberang, dan ketika masyarakat mengeluh "kenapa bisa terjadi", jawabannya adalah "Takdir Tuhan"

Spoiler for Geratak Sabok Dirombak Total:


Berangkat dari kejadian banjir besar pada 1963 dan lambatnya renovasi yang memakan waktu 20 tahun karena harus mempertahankan ciri khas pada waktu itu yaitu struktur tetap mengandalkan kayu, tetapi dengan pertimbangan jika ada banjir bandang kembali jembatan akan rusak, maka pada 2015 Pemkab Sambas berinisiatif mengganti total bentuk Geratak Sabok dari semula kental nuansa kayu menjadi jembatan berkonstruksi Beton, yang disatu sisi sempat menjadi kekecewaan tokoh masyarakat karena hilangnya nilai historis yang seharusnya dipertahankan.

Kini di sepanjang aliran Sungai yang dilintasi Geratak Sabok tersebut, banyak diisi dengan event-event diantaranya lomba dayung dan disekitar pinggiran jembatan pun banyak berdiri kafe-kafe milenial sebagai tempat rekreasi warga menikmati keheningan aliran sungai dan kokohnya bentangan Geratak Sabok yang baru yang disisi lain dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar.

Spoiler for Aktivitas Melintasi Geratak Sabok Beton:


Demikian sekelumit pandangan terhadap pesona KalBar tepatnya Kota Sambas dengan ikon Geratak Sabok yang penuh nilai historis dengan ulasan semenjana, semoga berkenan dan mohon maaf atas segala kekurangan dari Nubie yang pernah 5 tahun bersekolah di Pemangkat - salah satu kecamatan dari Kabupaten Sambas.

Sekian dan Terima Kasih.



Linknye  S  A  M  B  A  S
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lianasari993 dan 3 lainnya memberi reputasi
Panjang banget jembatannyaemoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
uray24 dan 666fapfap memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
salam bata bray
Sekarang menjadi bagus, apalagi jembatan kayu yg kokoh
profile-picture
uray24 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di