CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kendaraan Berat Diduga Masuk Habitat Komodo, Forum Pariwisata Boikot Labuan Bajo
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f9663d409b5ca5ec942e502/kendaraan-berat-diduga-masuk-habitat-komodo-forum-pariwisata-boikot-labuan-bajo

Kendaraan Berat Diduga Masuk Habitat Komodo, Forum Pariwisata Boikot Labuan Bajo

Kendaraan Berat Diduga Masuk Habitat Komodo, Forum Pariwisata Boikot Labuan Bajo


Kelompok sipil Manggarai Barat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) akan memboikot Labuan Bajo setelah kendaraan berat masuk ke habitat komodo untuk proyek pembangunan Pulau Rinca. Aksi boikot ditujukan kepada agen-agen wisata baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami sudah inventarisasi seluruh travel agent yang datang ke Flores. Kami akan akan kirikman email ke mereka, jangan ajak turis datang ke Komodo selama 5 tahun,” ujar Ketua Formapp Aloysius Suhartim Karya saat dihubungi Tempo pada Ahad, 25 Oktober 2020.

Kritik terhadap masuknya kendaraan berat di habitat komodo mengemuka setelah selembar foto beredar di media sosial Twitter. Foto yang dibagikan akun @kawanbaikkomodo itu menampilkan potret sebuah truk membawa besi pancang di area Pulau Rinca.

Dalam foto itu, truk berat dengan bak warna hijau tampak melintas di dekat seekor komodo. Foto ini menjadi viral dan dibagikan kembali oleh 3.600 pengguna Twitter.

Aloysius alias Louis menengarai kendaraan berat ini telah mengganggu ekosistem komodo. Peristiwa ini, kata dia, merupakan kali pertama habitat komodo tercemar oleh deru mesin kendaraan. Ia lalu mendesak pemerintah untuk menghentikan pembangunan tersebut.



“Pembanguann yang sifatnya ekspolitasi dan ekstraksi itu haram,” ucapnya.

Protes terhadap pembangunan Pulau Rinca di Labuan Bajo sejatinya telah disampaikan Formapp sejak Januari lalu. Pada awal tahun, forum masyarakat menggelar demo terkait rencana pembangunan Pulau Rinca di Gedung DPRD NTT.

Di samping itu, Formapp telah mengirimkan surat ke Komisi Komisi IV, V , dan X DPR terkait aduan mereka. Terakhir, kelompok itu melayangkan surat ke UNSECO dan UNEP pada 9 September 2020.

Louis mengatakan, hingga kini forum masyarakat tidak pernah diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat secara langsung. “Hasil komunikasi dengan lagislatif, mereka menyatakan tidak ada respons dari pemerintah pusat dan sampai hari ini kami tidak mendapat update. Jadi aspirasi kami diabaikan,” ucapnya.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo Shana Fatina Sukarsono mengkonfirmasi adanya kendaraan berat di habitat Labuan Bajo di Pulau Rinca. Shana mengatakan truk tersebut membawa tiang-tiang pancang ke lokasi proyek.

“Penggunaan truk kemarin dilakukan untuk membawa tiang pancang yang berat,” ujar Shana saat dihubungi Tempo.




Meski demikian, Shana mengklaim Badan Otorita telah melakukan persiapan terkait keamanan dan keselamatan baik untuk para pekerja maupun satwa di titik terdampak proyek.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah sudah mengedepankan kelestarian dan keseimbangan ekosistem dalam melaksanakan pembangunan. Semuanya sudah melalui prosedur dan kajian yang mendalam,” tuturnya.

Pada Juli lalu, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) dan Ditjen Cipta Karya melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan (LHK) di Ruang Rapat Sekretariat Jenderal Kementerian LHK, Jakarta.

Kerja sama ini terkait rencana pembangunan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo.

Melalui perjanjian tersebut, Kementerian PUPR akan memberikan dukungan pembangunan infrastruktur seperti jalan gertak elevated seluas 3.055 meter persegi; penginapan petugas ranger, peneliti, dan pemandu wisata seluas 1.510 meter persegi.




Kemudian, pusat informasi seluas 3.895 meter persegi; pos istirahat seluas 318 meter persegi, pos jaga seluas 126 meter persegi; Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) melalui pemasangan perpipaan sepanjang 550 meter dan reservoir seluas 144 m eter persegi; pengaman pantai sepanjang 100 meter; dan pembangunan dermaga seluas 400 meter persegi dengan panjang 100 meter dan lebar 4 meter.

Sepanjang 2020, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 902,47 miliar untuk mengerjakan 43 paket kegiatan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo. Pekerjaan ini meliputi peningkatan kualitas layanan jalan dan jembatan, penyediaan Sumber Daya Air, permukiman, dan perumahan.

Khusus pengembangan infrastruktur Pulau Rinca, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21,25 miliar, reservoir SPAM senilai Rp 2,41 miliar, dan pembangunan pengaman Pantai Lohbuaya sebesar Rp 46,3 miliar.


SUMBER:
https://bisnis.tempo.co/read/1399308...ajo?page_num=4
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Thoriq27ST dan 20 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Quote:

Haram pegimane ? emoticon-Bingung
Yg bener, itu ndak bole emoticon-Stick Out Tongue
Ini area docomo, khusus bwat carik duid. Nantik maw dibwat pariwisata turis2 berduid.
emoticon-Hansip Klean jangan usik ladang duid kitak
emoticon-Marah hayuh pegih !
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adamyvon dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
dikit2 boikoit dikit2 boikot,

netizen indo emang rada2.

klo pembangunan utk sementara dan ga ngebunuh tu komodo, ga ngerusak lingkungan nya,
ya udah si,


buat yang ga ngerti bahasa indonesia "pembangunan sementara" beda sama "Bangunan sementara"

pembangunan sementara ini maksud dari lawan pembangunan terus menerus/berkepanjangan.

literasi membaca nya tolong di perbaiki
profile-picture
profile-picture
profile-picture
orca82 dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Aeel
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
boikot 5 tahun ?

3 bulan aja udah teriak semua

biarin aja orang nonton komodo yg penting jgn diburu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Joko oh joko...
Pengen ngomong kasar takut di ciduk.. emoticon-Ngamuk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adamyvon dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaka10ciao
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
masih di duga ???

aah elaah medsos kadrun lo seriusin tong emoticon-Gila

makin gobloq aja k4skus lama2 emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
l4uts3latan dan 5 lainnya memberi reputasi
huh tak ade fotonya emoticon-Nohope

ane yakin sih, seperti yang sudah sudah, cuan is numbah wan, komodo gapapa pada mati, entar juga lahiran lagi emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unknownnymous dan 3 lainnya memberi reputasi
Dikit2 haram

Protes saja ke pemerintah tapi ga usah bawa2 haram segala

Gw dukung dah kalo protes ke pemerintah krn mengganggu habitat komodo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
B.a.d.b.o.Y dan 3 lainnya memberi reputasi
ane dukung ni...

pulau rincanya dan pulau2 habitat komodo jgn di ganggu. biarkan apa adanya.

kalau mau bangun y bangunnya di labuan bajo saja..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
B.a.d.b.o.Y dan 2 lainnya memberi reputasi
Tempo ama tirto emang suka kritik ke pemerintah sih, tp pakek baper,
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan eyefirst2 memberi reputasi
Ini yg mau dibikin jurasik prak itu ya bre? emoticon-Takut
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Biarkan tetap alamiemoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
adamyvon dan eyefirst2 memberi reputasi
Kalau tidak mengganggu habitat,ekosistem dan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pulau komodo dan pulau sekitarnya kenapa tidak...ambil positif nya aja ...mohon maaf kalo pendapat dan opini ane salah,Gan emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelazcorro dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Trus kalo mau membangun biar gak banyak truk beton dsb di lahan konservasi gitu enaknya gimana ya?
profile-picture
abepinarno memberi reputasi
Bentar lagi punah dah komodoemoticon-Turut Berduka
profile-picture
adamyvon memberi reputasi
Sumbernya tempo? Wkwk yaudahlah, media berat sebelah itumah
profile-picture
bayuimade memberi reputasi
mau komodo punah jg ga ad ulusan waa
nanti bikin saja patung atau tugu komodo waa
pokoknya cuan ployek ployek waa
besok ngecor waa
emoticon-Imlek
profile-picture
adamyvon memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Oo jadi itu alasannya warga sana mau direlokasi dulu katanya mau dibuat 100% kaga ada manusia
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Ntu tuh dampak onibus aw palingan
komodo ada di sana karena merasa ada yang berisik di daerahnya....supir truk di sana karena dibayar buat bawa barang proyek...yang salah siapa? jelas yang punya proyeknya lah emoticon-Ngakak
profile-picture
adamyvon memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Waduh koq sampe sgtunya ya
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di