CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bantah Survei Indikator, Polri Bantah Semena-Mena Tangkap Warga
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f96585d4601cf4cb0651e61/bantah-survei-indikator-polri-bantah-semena-mena-tangkap-warga

Bantah Survei Indikator, Polri Bantah Semena-Mena Tangkap Warga

TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri membantah tudingan bahwa aparat semakin bertindak semena-mena terhadap masyarakat yang berbeda pendapat. Hal tersebut berdasar pada hasil temuan survei Indikator Politik Indonesia, kemarin.

"Polri sangat menghormati apapun hasil dari lembaga survei," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono saat dihubungi Tempo, Senin, 26 Oktober 2020.

Meski begitu Awi mengatakan secara prinsip, Polri tetap mempertanyakan tindakan sewenang-wenang apa yang dimaksud. Pasalnya, ia mengatakan selama ini ia meyakini Polri sudah menjalankan hukum sesuai prosedur yang ada.

Bila ada masyarakat tidak setuju atas penangkapan polisi, ia mengatakan dalam sistem peradilan pidana ada mekanisme praperadilan. Ia mempersilahkan masyarakat mengajukan praperadilan (sesuai legal standing tersangka/pengacaranya), bila menilai polisi dianggap sewenang-wenang dalam penangkapan.

"Nanti ada tim dari Polri yang akan hadapi, biar kan hakim yang akan menilai bukan sekedar opini," kata Awi.

Sebelumnya, hasil sigi dari Indikator Politik Indonesia mengungkap bahwa sebesar 57,7 persen menganggap aparat semakin semena-mena dalam menangkap warga yang tak sejalan pandangan politiknya dengan pemerintah.

"Publik menilai bahwa Indonesia makin tidak demokratis, semakin takut warga menyatakan pendapat, semakin sulit warga berdemonstrasi, dan aparat dinilai semakin semena-mena, maka kepuasan atas kinerja demokrasi semakin tertekan," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, kemarin.

Survei tersebut dilakukan pada 24 September hingga 30 September 2020 dengan menggunakan panggilan telepon karena pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah simple random sampling dengan 1.200 responden yang dipilih secara acak berdasarkan data survei tatap muka langsung sebelumnya pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Adapun margin of error sekitar 12.9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional

https://nasional.tempo.co/read/13994...a/full&view=ok

 Bantah Survei Indikator, Polri Bantah Semena-Mena Tangkap Warga

Nah, polri sudah buka suara. Kadrun tidak usah takut menyuarakan perbedaan pendapat ya. Hajar terus jangan takut drun.

profile-picture
d0dittt memberi reputasi
Iya pak kami percayaemoticon-Traveller
profile-picture
silents. memberi reputasi
Kemarin bukannya ada korban salah tangkap yang dihajar ama polkis? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan silents. memberi reputasi
Percaya aja deh
Daripada kenapa2
profile-picture
silents. memberi reputasi
inget ini nkri, negara keplokisan repubilik indonesah. klen jgn macam2.
profile-picture
silents. memberi reputasi

"Nanti ada tim dari Polri yang akan hadapi, biar kan hakim yang akan menilai bukan sekedar opini," kata Awi.

Data Survey dilawan dengan hakim?? trus tujuannya apa?? toh jelas2 itu penilaian sampling masyarakat..apahakim mau mutuskan mengubah data?? h
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di