CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f925ba8a2d19531bd09f093/din-ingatkan-adagium-islam-quottidak-wajib-mentaati-pemimpin-yang-bermaksiat

Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........

Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat Melanggar Aspirasi Rakyat"

Bentengsumbar
2020/10/23 

Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM) Din Syamsuddin menyampaikan sebuah adagium dalam etika politik Islam soal gugurnya kewajiban rakyat kepada pemimpin.


Din mengutip adagium lama untuk merespons sikap pemerintah yang mengabaikan suara rakyat, mulai dari penundaan Pilkada 2020 hingga pembatalan Omnibus Law UU Cipta Kerja.


"Ada adagium dalam etika politik Islam, tidak ada kewajiban taat kepada pemimpin yang istilah arabnya bermaksiat kepada Allah, yang melanggar aspirasi rakyat," kata Din dalam webinar bertajuk Dampak Omnibus Law terhadap Otonomi Daerah dan Berbagai Aspek Lainnya, Kamis, 22 Oktober 2020, dilansir dari CNN Indonesia.


Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga menyitir Sila keempat Pancasila. Menurutnya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang secara hikmah dan bijaksana mendengar suara rakyat.


Din mengkhawatirkan sikap pemerintah ini berdampak buruk. Sebab menurutnya, sejarah mencatat pemimpin yang bersikukuh terhadap pendapatnya sendiri tak akan berujung baik.


"Kalau ini terus-menerus terjadi, tidak ada titik temu, pemimpin merasa benar, merasa punya kuasa, terakhir sudah ada penilaian, baik pakar dalam dan luar negeri, masalah besar bangsa ini ada gejala pembangunan kediktatoran konstitusional," ucapnya.


Sebelumnya, pemerintah dan DPR sepakat mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Pengesahan dikebut di tengah penolakan berbagai elemen masyarakat terhadap undang-undang tersebut.


Dampaknya, aksi unjuk rasa digelar di sejumlah daerah sejak Senin, 5 Oktober 2020 saat RUU Cipta Kerja disahkan di Rapat Paripurna DPR RI. Buruh dan mahasiswa jadi motor penggerak demonstrasi di berbagai pelosok negeri.


Meski begitu, undang-undang tersebut tak kunjung dicabut. Presiden Jokowi justru menyebut aksi unjuk rasa disebabkan disinformasi dan hoaks. Ia pun menganjurkan para pihak yang menolak untuk menggugat ke Mahkamah Konstitusi.


Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo bakal segera menandatangani Omnibus Law UU Cipta Kerja. Penandatanganan itu menurutnya tinggal menunggu waktu.


"Setelah ditandatangani oleh beliau, segera diundangkan dalam lembaran negara," ujar Moeldoko dalam rekaman yang dibagikan oleh KSP, Rabu, 21 Oktober 2020.


Moeldoko mengatakan Jokowi telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait undang-undang tersebut. Dari komunikasi itu, ia memastikan bahwa Omnibus Law UU Ciptaker tidak akan terhenti dan bakal terus berjalan.
(by)

http://babe.topbuzz.com/article/i688...31655138443778
profile-picture
iamputrabagus memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........
profile-picture
profile-picture
profile-picture
HadesManes dan 3 lainnya memberi reputasi
kalo yg bacot politisi auto jinak pas dapet jabatan yah lucu sihemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan samsol... memberi reputasi
Diubah oleh ruuki
Itu yg dijadiin Imam besar berbuat maksiat dan kabur ke arab , wajib ditaatin gag??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
Definisi maksiat itu apa sih
Kirain sebatas judi dan pelacuran
Skg tdk mendengar aspirasi jg termasuk maksiat ya?


emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM) Din Syamsuddin

banyak banget ormasnya orang ini emoticon-Big Grin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
muslim pasti bangga
bisa menyerang pemimpin negara dengan ayat ayat islam
hanya karena tidak sesuai dengan keinginan mereka dalam jumlah kecil

klo bisa
bikin chaos dan pemberontakan pemerintah seperti suriah
pasti sangat menyenangkan ya?

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bahaya ajaran agamanya
emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
nah lo.. bibib disindir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Kompor mleduk 🤭
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan samsol... memberi reputasi
"Ada adagium dalam etika politik Islam, tidak ada kewajiban taat kepada pemimpin yang istilah arabnya bermaksiat kepada Allah, yang melanggar aspirasi rakyat," kata Din dalam webinar bertajuk Dampak Omnibus Law terhadap Otonomi Daerah dan Berbagai Aspek Lainnya, Kamis, 22 Oktober 2020, dilansir dari CNN Indonesia.


adagium Islam 🤭
negara Islam mana yg 100% mendengarkan aspirasi rakyatnya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hattori hanzo dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kaga heran di cap teroris ini orang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bajier dan 2 lainnya memberi reputasi
Sedihnya lihat negara ini gaduh melulu
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........
Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fan.kui dan 3 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Padahal di islam gak ada istilah adagium lho.

Emang benaran itu si din yg ngomong?

Kayaknya gak mungkin juga orang selevel dia asbun gitu.
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Masalahnya kata : allah , rakyat , umat, hanya dimiliki oleh kelompok ente DOANG....

kalo gak sejalan dgn kelompok ente diartiin melawan : allah , rakyat , umat .
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bajier dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suryahendro
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Manusia penjual ayat dan suka menafsirkan ayat sesuai hatinya.
Ulama sekarang adalah penyambung lidah ulama2 jauh sebelumnya.
Bukan menafsirkan seenak udelnya sendiri.
emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh samsol...
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Tidak wajib menaati agama yang mengajarkan kekerasan serta kebodohan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bajier dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Din Ingatkan Adagium Islam, "Tidak Wajib Mentaati Pemimpin yang Bermaksiat .........
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di