CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Korban Pinjaman Online Gugat OJK Karena Data Pribadi Disebarluaskan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f8d152528c9917e380f2afc/korban-pinjaman-online-gugat-ojk-karena-data-pribadi-disebarluaskan

Korban Pinjaman Online Gugat OJK Karena Data Pribadi Disebarluaskan #ReformasiOJK

Korban Pinjaman Online Gugat OJK Karena Data Pribadi Disebarluaskan

Banyak aduan masyarakat terkait tindakan pinjaman online yang tidak dapat dibenarkan secara hukum. Ribuan warga telah menjadi korban pinjaman online dan mereka berusaha menggugat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena merasa data pribadi disebarkan perusahaan keuangan yang memberi pinjaman.

OJK sebagai lembaga regulator dianggap bertanggung jawab atas maraknya kasus kebocoran data nasabah. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terus berupaya mendampingi para korban pinjaman online (pinjol) untuk menggugat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator, karena tidak mengatur dengan ketat perusahaan peminjaman keuangan yang beroperasi online (fintech).

Selama sekitar 3 pekan pada bulan November lalu, LBH Jakarta menerima 1330 laporan korban pinjol dari 25 provinsi di Indonesia.

LBH membuka posko pengaduan untuk menerima laporan warga yang merasa menjadi korban pinjol.

Mereka mengadu karena sebagai debitur, pihak fintech sebagai pemberi pinjaman dianggap telah melanggar hukum dengan menyebarkan data pribadi mereka dan melakukan penagihan yang tidak hanya dilakukan kepada peminjam atau kontak darurat yang disertakan oleh peminjam.

Tak hanya itu, di antara 1.330 korban yang mengadu, ada yang merasa menerima ancaman, fitnah hingga pelecehan seksual.

LBH Jakarta merinci 14 jenis aduan yang dialami oleh para korban. Ironisnya, sebagian besar dari ribuan korban itu meminjam uang di bawah Rp 2 juta.

Dari laporan korban, LBH juga mencatat 89 fintech yang dianggap melanggar peraturan. Dua puluh lima dari mereka bahkan merupakan fintech yang terdaftar di OJK.

Sebagai regulator, OJK dianggap bertanggung jawab atas kasus yang dialami korban.

"Yang pertama, kami akan mengkonsolidasi semua korban dulu. Dimungkinkan korban dan LBH Jakarta untuk menggugat OJK."

"Karena ada aturannya terkait hal tersebut. Atau bahkan justru mempidanakan OJK, karena OJK punya tanggung jawab kalau dilihat dari Undang-Undang OJK," papar Jeanny Silvia Sari Sirait dari LBH Jakarta.

Ia menambahkan, ketika OJK tidak melakukan tanggung jawabnya akan ada langkah hukum yang bisa dilakukan.

"Dan itu ada celahnya baik itu gugatan perdata atau pelaporan pidana."

Salah satu tanggung jawab OJK, menurut Jeanny, adalah perlindungan terhadap konsumen. OJK sendiri, terkait aplikasi pinjaman daring, sudah mengeluarkan aturan POJK nomor 77.

Juru Bicara OJK, Sekar Sari Djarot, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti indikasi pelanggaran jika ada laporan.

"Kami membuka ruang komunikasi, jika dilaporkan ke kami tentunya akan dipelajari lebih lanjut."

"Dalam hal terjadi dan terbukti, penyelenggara legal melakukan pelanggaran terhadap hal-hal tersebut, maka OJK dapat mengenakan sanksi sesuai dengan pasal 47 POJK 77, mulai dari peringatan tertulis, pembekuan kegiatan usaha sampai dengan pembatalan atau pencabutan tanda daftar atau izin," sebutnya.

Menanggapi respon OJK, pengacara publik yang mendampingi korban pinjol ini justru mengatakan latar belakang lahirnya peraturan itu justru bermasalah.

"Harusnya OJK tidak hanya mengatur aplikasi pinjaman online terdaftar di OJK, tapi juga yang tidak terdaftar di OJK. OJK harus mewajibkan semua aplikasi mendaftar di OJK dan apa sanksinya jika tidak mendaftar."

Aturan tersebut juga menjelaskan bahwa aplikasi pinjaman online tidak boleh menyerap data pribadi.

"Tapi kemudian silahkan cek sendiri di Playstore atau Appstore, yang bagian permission, apakah aplikasi yang terdaftar atau tidak terdaftar melakukan penyerapan terhadap gawai si peminjam?," ujar Jeanny.

Ketika seseorang melakukan pinjaman lewat aplikasi, setiap peminjam akan dimintai foto KTP dan foto dirinya bersama KTP-nya. Hal itu berlaku di semua aplikasi baik yang terdaftar atau tidak terdaftar.

"Kalau OJK bilang, tidak boleh menyerap data pribadi, KTP itu kan data pribadi. Di POJK 77 itu ada 5 tahapan sanksi. Sanksi beratnya adalah pencabutan izin. Pencabutan izin apa? Pencabutan izin aplikasi."

"Apakah OJK tidak pernah melakukan pencabutan izin usaha? Ada, coba cek aturan OJK soal reksadana. OJK berani menutup usaha, tapi kenapa pada penyelenggara aplikasi pinjaman online, mereka nggak berani?" tanya Jeanny.

Silvi (bukan nama sebenarnya) adalah salah satu korban yang mengadu ke LBH Jakarta. Tahun lalu, ia melakukan 4x pinjaman kepada salah satu fintech sebesar Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Pada pinjaman ke-4, ia mengaku telat membayar. Tapi reaksi yang diterimanya dari pihak pemberi hutang sungguh di luar dugaannya.

"Setelah pinjaman ke 4 saya telat membayar. Dari telat 1 hari jug sudah ditagih. Tapi saya minta waktu 3 hari untuk melunasi. Tetapi pas hari ke 3 nya belum habis mereka sudah telpon ke kontak, bilang kalau kontak tersebut dijadikan penjamin pinjaman saya," ceritanya.

Perempuan yang tadinya bekerja di sebuah lembaga pendidikan ini mengungkapkan, kontak yang dimaksud adalah nomor kontak yang ada di ponsel dan mereka mencakup rekan kerja dan staf departemen Sumber Daya Manusia (HRD) tempat ia bekerja.

"Kalau telepon kantor tidak masalah, tapi ini nomor pribadi HRD saya," keluh Silvi.

Teman-teman Silvi-pun merasa terganggu dan menyangka ia memang mencantumkan kontak mereka sebagai penjamin. Walhasil, tindakan Silvi yang mereka sangkakan dilaporkan kepada atasan, pemilik perusahaan.

"Alhasil saya dirumahkan karena tidak ada yang mau partner di kelas sama saya. Karena teman-teman saya merasa terganggu ditelepon berkali-kali dan bilang menjadi penjamin saya."

"Teman-teman saya takut debt collector (penagih hutang)-nya malah mengejar mereka bukan saya," tuturnya.

Awal pekan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan telah menutup 400 fintech dalam bentuk situs (website) dan aplikasi yang terkait kasus pinjol. Menurut Jeanny, penutupan aplikasi bukanlah solusi bagi ribuan korban yang melapor ke LBH.

"Kominfo bilang 'saya mau blokir website-nya, saya mau blokir aplikasinya, semudah Kemenkoninfo menutup aplikasi atau website tersebut, semudah itu juga membuka kembali website dan aplikasi dengan nama yang berbeda," ujarnya.

"Regulator yang bisa menentukan solusinya seperti apa. Regulatornya siapa dalam hal ini? OJK. Mereka pasti tahu permasalahannya apa."

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Daniswara92 dan 31 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suaraojk
Halaman 1 dari 7
OJK gak maw bertanggung jawab, abis klean ngutang bayar nya molor sih emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cutebabyxo dan 12 lainnya memberi reputasi
Pinjol ini sebaiknya diberantas habis aja

Pengalaman teman, coba2 daftar di salah satu aplikasi pinjol, baru daftar doang, blom ngajuin pinjaman udah di transfer 5jt dikurangin biaya, dan harus dilunasi dalam 3 bulan beserta bunganya
Karena teman ini cewek, dia jadi takut kontak hp nya dihubungi, dan juga takut lapor polisi, akhirnya dibayar dengan kerugian sekian ratus ribu cm dalam sekejap

Jangan coba2 download aplikasi ginian deh emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cutebabyxo dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh p.star7
Lihat 31 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 31 balasan
OJK tak guna. Bubarkan OJK.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
g3nk_24 dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngutang kalo kepepet boleh, kalo hobby ya gitu jadinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
g3nk_24 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
gak ada yang maksa elu harus minjam disitu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan 8 lainnya memberi reputasi
Banyak yg ngutang dari aplikasi gak mampu bayar tapi teriak2 kek terzolimi...emoticon-Cape d...emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh desaef
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Giliran terima duit cengar cengir, giliran bermasalah baru cari pembelaan

Bangsad emang emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qoentoel69 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ada 3 tipe pinjol kalau dilihat dari legalitasnya gan ..
1. Pinjol illegal - tidak terdaftar dan tidak berizin
2. Pinjol terdaftar OJK tapi belum berizin resmi
3. Pinjol Berizin resmi OJK

OJK jelas mengatur kalau pinjol illegal dilarang beroperasi di Indonesia gan, saran ane sih sebisa mungkin pinjemlah ke temen, keluarga, dan perusahaan.

Mengenai kontak darurat
- Pinjol berizin resmi dari OJK hanya boleh kontak nomor darurat yang dicantumkan pengguna ke aplikasi pinjaman diluar itu dilarang.
- Pinjol hanya boleh nagih utang maksimal 90hari dan setelah 90hari pinjol gak boleh nagih lagi dan bisa dialihkan ke pihak ketiga debt collector dari AFPI.

Perlu dilihat disini yang melakukan penagihan siapa, pihak ketiga atau pinjolnya.

Mengenai pembayaran pinjaman
- Disini sebagian besar yang memberatkan pengguna adalah ketika jatuh tempo tapi gak punya uang untuk bayar sedangkan pihak penagihan itu maunya langsung dilunasi
- Jarang sekali ada keringanan untuk yang tidak mampu bayar .. keringanan disini adalah keringanan untuk bisa nyicil sedikit2 hutangnya .. Pinjol mau cepet lunas , pihak penagihan juga mau cepet dapat bonus dan closing hutang konsumen..
- Makanya banyak yang gagal bayar bahkan lebih dari 1 tahun gak bayar .. kalau ada keringanan nyicil bayar semampunya gak akan begitu

buat peminjam juga lebih baik pikir 2 kali sebelum pinjam ke pinjol atau bank .. karena sekali lagi nama baik anda taruhannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 14 balasan
Saat diminta KTP, baik pinjol legal maupun ilegal, sebagai nasabah kan berhak buat nolak. Knp malah dikasih? Apa krn syarat? Berarti dah sesuai aturan dong.

Klo gugat ke OJK krn OJK gak melindungi data nasabah, Mereka sendiri yg kasih data, bukan OJK yg kasih data emoticon-Nohope
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan eyefirst2 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Jangan sekali kali pinjol lah..
Kecuali elu preman juga emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan eyefirst2 memberi reputasi
Quote:


Kalau ga mau dikejar gegar telat bayar, minjem sama temen/saudara aja. Enak bener itu, bisa pake segala macam alasan utk ngga bayar utang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
lu yg ngutang, lu yg ngamuk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
utang dibayar boss, kl sdh jatuh tempo.
kl ga sanggup byr jgn utang boss emoticon-Berduka (S)
utang pun buat usaha biasanya, bkn buat kebutuhan makan sharihari
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan eyefirst2 memberi reputasi
korban?
lah kalo pake pinjol kan data diri di isi sendiri
apa jangan2 gak bisa bayar terus di terror malah ngamuk ke OJK ini
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan eyefirst2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Inget kalo download app pinjol yang pinta permission ke kontak lebih baik hindari emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nozomi.tojo dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
biasanya yg nagih pake cara dibikinin grup WA dan dipermalukan didepan teman2 korban itu justru yg gak terdaftar OJK

banyak alay disini masih tolol soal ijin akses sewaktu install aplikasi lewat playstore
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
profile-picture
profile-picture
potasium87 dan eyefirst2 memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
abdurrahman19 dan eyefirst2 memberi reputasi
pinjol ..pinjaman mencekik bertopeng ksp mohon dibubarkan saja... atau diperketatt...

korbannya sudah banyaakk
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
pinjol = haram..udh neror,ga sopan,ngelecehin dll..bnyk kasus sih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jazzcoustic dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di