CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Said Aqil Siradj: UU Cipta Kerja Eksklusif, Elitis, dan Tidak Berpihak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f8b7c6cc0cad7396f4c7f45/said-aqil-siradj-uu-cipta-kerja-eksklusif-elitis-dan-tidak-berpihak

Said Aqil Siradj: UU Cipta Kerja Eksklusif, Elitis, dan Tidak Berpihak

SuaraSulsel.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dan Rais Aam Miftahul Akhyar menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin di rumah dinas Wapres RI, Jakarta.

Mereka mendiskusikan beberapa persoalan, termasuk Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

Dalam pertemuan tersebut, Said Aqil menyerahkan draf rekomendasi yang berisi delapan poin kritik terhadap UU Cipta Kerja.

“Masih banyak catatan yang kami kritisi, kritik lho ya, bukan berarti kami menentang, tapi kritik. Hal yang masih belum berpihak pada rakyat, antara lain soal tambang, kontrak (pekerja lepas) yang tidak dibatasi. Jadi kami juga secara resmi sampaikan delapan poin,” kata Said Aqil usai pertemuan di Jakarta, Kamis malam (15/10/2020).

Menurut warga Nahdliyin, UU Cipta Kerja bersifat eksklusif, elitis, dan tidak berpihak kepada rakyat kebanyakan.

“Menurut warga NU, terlihat sekali Undang-Undang ini eksklusif, tertutup, kurang sosialisasi, kurang komunikasi dan kurang dialog,” tambahnya.

Oleh karena itu, PBNU mendesak pemerintah untuk melakukan komunikasi dan dialog terbuka dengan tokoh-tokoh masyarakat, khususnya dalam menerjemahkan UU Cipta Kerja tersebut dalam berbagai regulasi turunannya.

“Jadi bagaimana supaya ini terbangun persepsi yang positif, bahwa UU ini betul-betul demi rakyat, pro rakyat, pro buruh, pro-grassroot. Jadi jangan kelihatan elitis, kelihatan eksklusif dan politis,” tegasnya.

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, yang ikut dalam pertemuan, mengatakan Wapres Ma’ruf meminta PBNU ikut mendinginkan suasana yang tegang terkait pengesahan UU Cipta Kerja.

“NU diminta untuk menampung berbagai hasil rekomendasinya dan diharapkan juga NU dapat ikut mendinginkan suasana,” kata Masduki melalui sambungan telepon dari Jakarta.

Wapres Ma'ruf Amin juga mempersilakan PBNU mengajukan gugatan uji materi terhadap UU tersebut. Apabila usulan dari PBNU tersebut dirasa sulit diadopsi melalui peraturan pemerintah (PP), peraturan presiden (perpres) maupun regulasi lainnya.

“Kata Wapres, ada dua solusi yang diberikan; pertama, kalau masih bisa diadopsi lewat PP, maka itu akan diadopsi lewat PP, maka mana konsepnya? Saya (wapres) terima. Tetapi, kalau misalnya tidak bisa, maka ajukan saja judicial review,” ujarnya. (Antara)


https://sulsel.suara.com/read/2020/1...erpihak?page=1






Said Aqil kadrun emoticon-Mad







Said Aqil Siradj: UU Cipta Kerja Eksklusif, Elitis, dan Tidak Berpihak

Said Aqil Siradj: UU Cipta Kerja Eksklusif, Elitis, dan Tidak Berpihak


Said Aqil masih terjebak dalam disinformasi dan hoax emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 2 lainnya memberi reputasi
Pesan moralnya pak said aqil jadi agak gmn gitu setelah didatangi ibu Menaker..emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
apekzzzz dan extreme78 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Dengan rumah mewah dan gaya hidup nyentrik udh membuktikan klo si said itu yg elitis. Dia cm cari makan dr eksploitasi kesengsaraan buruh doang buat cara dia cari duit....

Padahal peduli jg nggak.... Mirip kaya aktivis yg ngomongin Fadli Zon bahwa dia aslinya omong kosong doang.

emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
Diubah oleh smogal
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
Pasti ada point tentang Stempel Halal
No reason and no debate " Kalau Pemerintah Sudah Mengatakan Hoax, ya berarti Hoax

Nu sekarang partai apa ormas yah kok ada warga nya segala?
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Said Aqil Siradj: UU Cipta Kerja Eksklusif, Elitis, dan Tidak Berpihak

profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
trus gubernur yg surati jokowi tolak uu cipta kerja kadal gurun juga?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh .noiss.
Sekali bohong akan tetap bohong....berbohong itu bahaya.pasti ada yang disembunyiin makanya berbohong.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Silahkan digugat ke MK, bawa argumen anda
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan extreme78 memberi reputasi
Said Aqil Siradj: UU Cipta Kerja Eksklusif, Elitis, dan Tidak Berpihak

Tapi bukannya capres masa depan umat sudah memastikan kemuliaan Omnibus Law?
Kok pemimpin umat jadi saling kontra sih?
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan extreme78 memberi reputasi
Quote:


Buya Syafi'i juga sudah menyatakan perlunya Omnibus Law
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan extreme78 memberi reputasi
Kadrun kalo mau ngikut NU malah gw acungin jempol...

Udah ga terkira fitnah kadrun buat NU...

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan extreme78 memberi reputasi
Pak said aqil itu sudah dari dulu pro pemerintah

Pemerintah dengarlah kritik teman mu, kalau temanmu sendiri udha ngritik artinya yg kamu lakukan itu udah diluar batas wajar

Jgn kasih ruang sama yg anti pemerintah dgn sikap yg keras kepala, semakin banyak yg simpati dan semakin lama aksi ini semakin enak mereka menungganggi atas nama rakyat, tapi kalau rakyatmu tidak kau dengar, mau slaah kan rakyatmu?
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan extreme78 memberi reputasi
kadrun radikal.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Emang iya kok.. UU prematur ini. emoticon-Big Grin
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Endingnya karena kurang sosialisasi dan dialog bukan karena isi. Padahal sebelumnya...... Hehe
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan extreme78 memberi reputasi
Para pihak oposisi selalu memiliki anggapan berseberangan karena bertujuan meraih piahk-pihak yangs setuju dengannya.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di