CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral 'Bangku Kosong' untuk Menkes Terawan, Termasuk Bullying atau Bukan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f74a3477e3a723e3a5562a1/viral-bangku-kosong-untuk-menkes-terawan-termasuk-bullying-atau-bukan

Viral 'Bangku Kosong' untuk Menkes Terawan, Termasuk Bullying atau Bukan?

Viral 'Bangku Kosong' untuk Menkes Terawan, Termasuk Bullying atau Bukan?


Rabu, 30 Sep 2020

Viral 'Bangku Kosong' untuk Menkes Terawan, Termasuk Bullying atau Bukan?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth

Viral 'Bangku Kosong' untuk Menkes Terawan, Termasuk Bullying atau Bukan?

Menkes Terawan Agus Putranto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta -

Tayangan Mata Najwa yang menampilkan 'bangku kosong' untuk menyindir Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra. Bermula dari banyak pihak yang bertanya di mana keberadaan Menkes Terawan, Najwa Shihab dalam tayangan Mata Najwa mewakili rasa penasaran tersebut.

Najwa menyebut Menkes Terawan sudah berulang kali diundang tetapi tak pernah datang. Dalam tayangan tersebut, Najwa melontarkan beberapa pertanyaan ke bangku kosong, termasuk mengapa Menkes Terawan terkesan menghilang saat pandemi Corona.

Pendapat netizen soal tayangan ini terbelah. Banyak yang merasa terwakili dan menganggap sudah semestinya Menkes Terawan tampil menyampaikan perkembangan informasi seputar pandemi COVID-19, tetapi tidak sedikit pula yang menganggap tayangan bangku kosong ini sebagai bentuk bullying.

Memangnya, apa itu bullying?

Psikolog klinis Kasandra Putranto dari Kasandra & Associate menjelaskan bahwa bullying verbal dan fisik, baik secara langsung maupun tidak, seperti halnya cyber bullying, bisa menimbulkan tekanan psikologis. Adanya rasa tidak nyaman atau emosi-emosi negatif yang timbul dari sikap seseorang bisa masuk tentu masuk ke dalam kategori bullying.

"Dalam hal ini yang terpenting adalah bagaimana reaksi dan respons dari bapak Menteri Terawan selaku orang yang paling terkena oleh perilaku ini, yang bisa disebut sebagai korban langsung," jelas Kasandra saat dihubungi detikcom Rabu (20/9/2020).

Menurut Kasandra, bukan hanya Menkes Terawan yang akan mengalami dampaknya. Orang-orang yang kemudian merasa emosi setelah menonton tayangan tersebut bisa menjadi korban tidak langsung. Terlebih jika mereka ikut merasakan emosi negatif.

"Namun ketika masyarakat merasakan emosi negatif tentu saja dengan demikian sudah dapat disimpulkan sebagai perilaku bullying," lanjutnya.

Sementara itu, psikolog klinis dari Ciputra Medical Center, Christina Tedja menjelaskan kemungkinan hal ini bisa disebut bullying jika ada unsur mempermalukan seseorang.

"Apakah ini disebut bullying, bisa disebut bully jika ada unsur mempermalukan seseorang di lingkup sosial (jatuhnya ke social bullying)," jelasnya.

Nah, setujukah jika tayangan bangku kosong ala Najwa dikategorikan sebagai bentuk bullying? Tuliskan pendapat di kolom komentar.

Simak Video "'Bangku Kosong' Menkes Terawan Disebut Aksi Bullying, Apa Benar?"

(naf/up)

https://health.detik.com/berita-deti...ing-atau-bukan




profile-picture
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Lah ada gt pemerintah di bully rakyat
Ada gitu yg pny power di bully sm yg lemah
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Kalo Ane, yes
...tunggu tanggal mainnya...












































































#viralkan #quoteoftheday #netizenmahabenar

.
titipan cikeas emoticon-Leh Uga
Bullying? Lawakan apa lagi ini? emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
selldomba memberi reputasi
Bullying lah
jurnalisme apa ini pake bulla bully kursi kosong

kelakuan lonte ngarab najwak emoticon-Ngakak

mending najwak ngangkang aja dari pada bikin acara ghibah bulla bully
emoticon-Leh Uga

profile-picture
profile-picture
m.t.p.m dan Scoobyzzz memberi reputasi
Menurut gw sah sah aja

Karena kita hidup di indonesia ini cari makan sendiri sendiri.

Jadi mulut harusnya bebas suka suka.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 2 lainnya memberi reputasi
mau 100x diundang, nggak ada kewajiban narsum untuk datang atau terima wawancara. yang jelas nana melanggar etika jurnalistik. mungkin karena dia bukan lulusan ikom jadi soal2 dasar jurnalistik begini nggak paham.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
justru ane yg merasa di bully terawan..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 3 lainnya memberi reputasi
makanya, jadi dokter yg bener...

dulu waktu rakyat ketakutan pandemi kopit,,, malah disuruh makan nasi kucinglah, gelang anti koronalah, sembuh sendirilah, gak perlu maskerlah, rakyat sehat pake masker ditangkaplah bla bla bla....

giliran skrg di skak, malah giring opini mewek pembulian



muka kartun memang ajaip akalnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dmcarthur dan 5 lainnya memberi reputasi
Playing victim

emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
Pemerintah dibully sama masyarakat?

Berarti kalo pemerintah/pejabat kerja ga becus, buat kebijakan yang merugikan rakyat, dan rakyat minta pertanggung jawaban lalu itu dianggap pembullyan?

Sakit jiwa emoticon-Nohope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 8 lainnya memberi reputasi
Najwa offside. Sudah terlalu over. Tak etis. Berlindung dibalik penggemarnya emoticon-Shutup
profile-picture
profile-picture
selldomba dan ombengindah memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Pejabat di bully,
Atas ane pada nge gas... emoticon-Big Grin

Selama tidak melanggar peraturan pers sah2 saja emoticon-Smilie kecuali menkes dan pendukung2nya buat laporan ke polisi tentang "perbuatan tidak menyenangkan"emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin




Bullying,? Saya kira tidak emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh namaku374
ASLIi makin mirip sampah nih acara mata najwa ????

ngga dapet info, narsum kok malah main dagelan wawancara kursi kosong ???

pantesan dilepas sama metrotv nih, formatnya lama2 kaya OVJ
emoticon-DP

jurnalisme taik kekinian ini ga dapet narsum ngambek

ga sekalian aja ganti nama jadi mata parto

asli ga mutu TVnya Chairul Taiknjung emoticon-Betty emoticon-Tai emoticon-Tai


profile-picture
profile-picture
profile-picture
coolmaxx dan 6 lainnya memberi reputasi
Bukannya rakyat yg lagi dibullyemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan selldomba memberi reputasi
Ga perlu gusar dan bimbang.

Gua cm mau tanya. Tanggung jawab SEbagai pemegang jabatan apa Karena sembarangan kasih komentar dan akhir nya corona makin nyebar Karena tidak di tanggapi dengan serius waktu bukan February kmaren?

emoticon-Traveller
Ga usah bahas bully2an dulu.


Mana bentuk tanggung jawab nya dulu Lah yg di bahas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
coolmaxx dan 2 lainnya memberi reputasi
ini aneh nih... ahli kok ngeluarin pendapat kaya gini sih... terus kalo Kemenkes gak becus plus Terawan jg gak becus itu salah rakyat kah??? jadi semua salah rakyat kah?? gini deh perumpamaannya kalo Silop wercoeg malak di pinggir jalan terus disorot video oleh masyarakat terus diviralkan di medsos... apakah perekaman video oleh masyarakat korban palak Silop di pinggir jalan itu termasuk bullying pada Silop pemalak?? ngaco lah kesimpulannya... kalo mau nyari duit yang halal woy kassandra dkk... pea juga nih ahli psikolog pekok

emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh selldomba
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di