CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Koar-koar Isu PKI Bangkit, Gatot Nurmantyo Kena Skakmat Putra DN Aidit
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f6d950c10d2952c8578a5d8/koar-koar-isu-pki-bangkit-gatot-nurmantyo-kena-skakmat-putra-dn-aidit

Koar-koar Isu PKI Bangkit, Gatot Nurmantyo Kena Skakmat Putra DN Aidit

Koar-koar Isu PKI Bangkit, Gatot Nurmantyo Kena Skakmat Putra DN AiditSuara.com - Ilham Aidit, putra keempat Ketua CC PKI almarhum DN Aidit, buka suara terkait isu kebangkitan partai komunis yang pada bulan September 2020 kembali dikoar-koarkan sejumlah pihak.

Isu tersebut mencuat seusai Gatot Nurmantyo mengungkap alasan dirinya dicopot dari jabatan Panglima TNI.

Gatot mengklaim, dirinya dicopot dari jabatan panglima TNI karena menginstruksikan jajarannya memutar kembali film Pengkhianatan G30SPKI yang kontroversial.

Ilham Aidit mengakui tak heran isu kebangkitan PKI kembali mencuat. Ia menuturkan, isu itu selalu dikoar-koarkan oleh pihak tertentu setiap tahunnya, khususnya ketika memasuki bulan September.

"Bayangkan, sekarang sudah lebih dari 50 tahun itu dibangkit-bangkitkan lagi dan sebagainya. Memang tahun-tahun yang tidak pernah berakhir, buat kami-kami ini tahu bahwa ini nggak akan berakhir. Mungkin reda sedikit karena ada isu lain, tapi kemudian nanti akan muncul lagi, muncul lagi," kata Ilham Aidit saat dihubungi Suara.com, Kamis (24/9/2020).

Ilham Aidit berpendapat, semua yang terjadi itu bukan tanpa sebab. Dia menilai hal itu ialah dampak dari begitu luar biasanya propaganda rezim Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun.

Salah satu propaganda tersebut, yakni melalui film dokudrama propaganda berjudul “Pengkhianatan G30SPKI” karya Arifin C Noer, yang ketika itu diwajibkan ditonton bagi siswa-siswi di bangku sekolah.

Film Pengkhianatan G30SPKI pada era 80-an hingga 90-an, menjadi modal bagi Soeharto memberikan penjelasan tentang tragedi 65 versinya sendiri. Film tersebut disponsori pemerintah Orba dengan anggaran Rp 800 juta.

"Sehingga ada satu setengah generasi lah kira-kira yang berhasil dindoktrinasi atau dipaparkan soal beginian. Itu perlu terapi yang juga lama," ujar Ilham Aidit.

Kepada Suara.com, Ilham Aidit sebelumnya juga pernah mengaku kesal kepada Gatot Nurmantyo.Khususnya, saat menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot pernah menginstruksikan prajuritnya untuk wajib menonton kembali film Pengkhianatan G30SPKI.

Padahal, menurut dia, dengan mewajibkan menonton film tersebut hanya akan menanamkan kebodohan kepada generasi bangsa, perihal sejarah yang telah direkayasa Orde Baru.

"Tetapi, sebagian besar masyarakat saya yakin sudah jauh lebih pintar dan kritis," ucap Ilham Aidit.

Siapa di belakang Gatot?

Ilham Aidit menilai, pernyataan Gatot Nurmantyo yang belakangan mengungkapkan alasan dirinya dicopot dari jabatan Panglima TNI karena menginstruksikan prajuritnya untuk menonton film Pengkhianatan G30SPKI hanyalah omong kosong.

Sebab, menurut Ilham Aidit, semua orang pun telah mengetahui Gatot dicopot lantaran masa baktinya memang telah habis.
Di lain sisi, Ilham Aidit justru menilai pengungkapan Gatot tersebut sarat muatan politis.
"Seratus persen itu agenda politik, dia menjajakan pandangan politik dia, dan mudah juga dibaca di belakang itu siapa," ucap Ilham Aidit.

Menurut Ilham Aidit, apa yang dilakukan oleh Gatot sebagai sosok yang memiliki ambisi untuk maju menjadi calon presiden tak lebih sebagai penjajaan diri untuk menggalang basis masa pendukung di Pilpres 2024.
Dia menyebut, apa yang dilakukan Gatot dengan memunculkan isu PKI adalah menduplikasi cara rezim Orde Baru dalam memuncaki kejayaannya.

Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa rezim Orde Baru pada masanya mampu berkuasa hingga puluhan tahun tidak lain dengan menggunakan narasi propaganda patriotisme dengan alih-alih menyelamatkan NKRI dan Pancasila dari PKI.

Padahal, Ilham Aidit sendiri meragukan ihwal adannya kebangkitan PKI di era kekinian.

"Ini mereka mencoba menduplikasi kalau menurut saya, menduplikasi kejayaan itu (rezim Orde Baru). Walaupun itu saya bilang justru tidak strategis, karena semua orang sudah mulai pintar dan tahu bahwa soal PKI adalah pelaku kudeta penuh tanda tanya besar," katanya.

"Kedua juga orang sudah melek bahwa kekisruhan yang selama ini muncul juga bukan karena ada neo-PKI, tapi lebih ke intoleran, radikalisme, dan sebagainya," imbuh Ilham Aidit.

Ia berpendapat bahwa paham komunisme sendiri kekinian menurutnya tidak lagi mempunyai ruang di dunia. Meski, masih ada beberapa negara di Eropa yang menganut paham tersebut.

"Berbeda di tahun 50an, 60an di mana sepertiga dunia itu menganut komunisme, paham itu. Berbeda sekali, enggak ada ruang," ujarnya.

Terlebih, Ilham Aidit mengemukakan bahwa Indonesia merupakan negara yang paling khawatir akan adanya partai komunis.

Berbeda dengan negara-negara lain yang tidak begitu takut atau khawatir lantaran mereka meyakini bahwa partai komunis kekinian tidak lagi laku atau memiliki tempat.

"Tetapi di Indonesia, begitu ada niatan, begitu mereka mulai berkumpul untuk membuat partai (komunis) udah pasti lumat itu," katanya menambahkan.


Tak hanya itu, Ilham Aidit menilai pengungkapan eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang mengaku bergabung dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) lantaran adanya kebangkitan PKI gaya baru di Indonesia, adalah omong kosong.

Sebab, menurut Ilham Aidit, paham komunisme sejati tidak lagi memiliki ruang di dunia, termasuk di Indonesia.

Ilham Aidit menyoroti ihwal narasi Gatot yang kerap berkoar-koar ingin 'menyelamatkan' Indonesia.

Dia justru menduga kalau Gatot dan kawan-kawannya yang tergabung di KAMI justru memiliki niatan politikus lain di balik koar-koarnya tersebut.

"Ini KAMI ini aliansi untuk menyelamatkan Indonesia. Kebayang nggak sih orang-orang yang mengatakan bahwa mereka akan menyelamatkan Indonesia hanya terdiri dari 30-40 orang?" kata Ilham Aidit.

"Padahal sebuah negara yang besar itu ketika harus selamat itu butuh sebuah lembaga, badan-badan, departemen yang mengatur itu semua. Jadi saya bilang ini omong kosong besar," Ilham menambahkan.
Terlebih, menurut Ilham Aidit, Gatot Cs yang tergabung di dalam KAMI tidak lain hanyalah segelintir orang 'kalah'.

Sebab, sebagian besar dari tokoh-tokoh yang tergabung di dalam KAMI merupakan lawan politik Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat Pilpres 2020.

"Sebetulnya notabenenya mereka adalah orang-orang yang kalah. Siapa sih yang enggak tahu, Rizal Ramli, Din Syamsuddin, kemudian Rocky Gerung, itu orang-orang yang udah terlempar dari pusaran politik," ujar Ilham Aidit.

Lebih lanjut, Ilham Aidit juga menilai apa yang dilakukan Gatot Cs tidak lain hanya untuk mengaktualisasikan diri di panggung elite. Padahal, mereka menurutnya tidak lain hanyalah orang-orang yang 'kalah'.

Untuk itu, Ilham Aidit, justru menyarankan Gatot Cs alangkah baiknya mendirikan sebuah partai.

Bukan justru koar-koar ingin menyelamatkan Indonesia dari PKI persis menduplikasi propaganda rezim orde baru alias Orba masa kepemimpinan Presiden Soeharto.


"Dan seandainya mereka mengatakan kami akan mengaspirasikan ya boleh-boleh saja. Tapi ambil aspirasi yang melalui jalur yang benar. Kalau mereka berani bikin lah partai dan bertarung di parlemen. Itu pengecut banget mau disebut hebat tapi bertarungnya enggak mau."Koar-koar Isu PKI Bangkit, Gatot Nurmantyo Kena Skakmat Putra DN Aidit
https://www.suara.com/news/2020/09/2...n-aidit?page=5

Memang benar tidak ada ruang tuk PKI hidup kembali namun masih ada ruang tuk PKI di jadikan alat adu domba masyarakat.emoticon-Angkat Beer

PKI itu seperti angin kentut yg di hembuskan oleh orang2 yg abis makan jengkol dan pete.
Baunya kemana2 tapi kagak keliatan fisiknyaemoticon-Angkat Beer




profile-picture
profile-picture
profile-picture
jedotinpala dan 72 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 11
klw komunis tidak laku lah di indo. tapi klw old nazi ada di indo. cuma musuhnya bukan jahodi tapi sina.
bedanya klo nazi berlambang Swastika, yg di indo berlambang pedang dan tulisan sasing
Mempengaruhi rakyat itu butuh modal besar...
Ga semudah dengan membuat kelompok trus koar koar
udah lewat oktober, tunggu tahun depan ... pasti ada berita2 yg memprovokasi agama tertentu
efek kelamaan nganggur si ntotemoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om!
Tetap waspada, gak salah juga.
goreng terus drun isu PKI emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk udh gk ada bahan ya
Sebenarnya memang pensiun krn umur, cuma kenapa lebih cepat.
Kalau pensiun kan harus pas diumurnya, cmiiw.
Kenapa lebih cepat pensiun nya? 🤭
jendral yang satu ini jadi begini amat ya setelah jadi kadrun, terbukti kadrun lbih berbahaya dibandingkan vidus covid-19, karena menyebabkan hilangnya akal sehat dan kepintaran nalar berpikir emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
kualitas beginian pengen jadi presiden

emoticon-Tai
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Klo ada PKI segeralah ditangkep tangkepin jangan cuma koar2 aja elu tot
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
sampai sekarang pun ane belom pernah liat videonya malah...
btw apa nggak sayang ya itu di copot gitu pangkatnya
kan dapetinnya aja penuh perjuangan bukane?
Dengan cara ini ternyata dapat memancing mana-mana yang pro komunis dan mana yang pro pancasilais, komunis tidak bertuhan dan pancasilais memiliki Ketuhanan Yang Maha Esa
WKWKWKW JENDRAL WKWKWKW
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Biasa ituuuu. .... Cetak sendiri .... Bakar sendiri ... Teriak sendiri ......
Herannya tempat dia dapat bendera pki ga ada yg pernah tau ....dibakar kek tempat cetaknya..... Tiba tiba ujug ujug nongol itu bendera pki ntah dari mana
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Coba pak gatot tanya yang suka bakar bakar bendera pki tuh, dapet darimana. Siapa tau hasil rampasan dari anggota pki, kan langsung bisa ditangkap tuh emoticon-Leh Uga
Gatot@=Gagal total...😁😁😁
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Nah loh.. iya nih si bapak goreng2 ajaaa
Klo pki bangkit, pas dia masih menjabat jadi jenderal ngapain aja kerjanya.... Baris berbaris doang?
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Diubah oleh kakbow0
Tipuan terbesar iblis adalah meyakinkan manusia kalau Iblis itu tidak ada
Ane malah nggak masalah dg pki.
Mau komunis terserah.
Mau sosialis, silahkan
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di