CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Tanaman /
Bukan Duo Semangka, Please Welcome: Duo Samakel!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f6cd5c282d495257c4547ff/bukan-duo-semangka-please-welcome-duo-samakel

Bukan Duo Semangka, Please Welcome: Duo Samakel!

Bukan Duo Semangka, Please Welcome: Duo Samakel!


Spoiler for Duo Samakel:


Masih menyambung thread soal tanaman kemaren yang sayangnya gak lolos sebagai thread event, masih soal pohon di pagar yang menyelamatkan pagar dari ambruk akibat terjangan bajir di hari pertama tahun 2020 kemaren. Yang mau buka pembahasannya silakan klik di sini. Gak juga gapapa, langsung baca aja di bawah.

Rumah ane kan posisinya di pojokan. Jadi pagarnya ada 2. Pagar samping dan pagar depan. Kalau di pagar samping ada parade pepohonan sebagai pion pagar rumah, nah di pagar depan ada 2 pohon yang posisinya di dalam pagar. Yakni pohon sawo manila dan pohong kelengkeng.

Ane menanam 2 pohon ini sekitar 3 tahun yang lalu. Kalau dilihat sekilas, dua pohon ini memiliki daun yang sama. Tapi cuma daun ya? Kalau buah jelas beda. Kalau ada yang bilang buah sawo manila dan buah kelengkeng sama mah kebangetan!

Buah sawo, atau dalam dunia perpohonan dikenal dengan sawo manila, konon bisa tumbuh menjulang tinggi hingga 30 meter bahkan 40 meter! Mungkin karena ini pula ada mitos klenik di mana kalau pohon ini biasanya dihuni oleh genderuwo. Bahkan ada yang percaya kalau memiliki pohon ini di depan rumah, maka akan dijauhkan dari rejeki. Tapi semoga ane termasuk yang rejekinya banyak ya...

Pohon sawo ane ini belum pernah berbuah sama sekali. Tapi memang dahannya cenderung rimbun. Makanya ane tebangin supaya gak terlalu rimbun. Atau jangan-jangan ane termasuk yang terbawa mitos soal genderuwo tadi? Makanya kalau lihat pohon sawo ane lebat dikit aja kayaknya gatel pengen nebas dahannya.

Berbeda dengan sawo manila, pohon kelengkeng ane sudah sering berbuah. Baru umur setahun saja sudah berbuah. Dan jumlahnya lumayan. Karena memang sama asisten rumah, rajin disiram dan diberi pupuk.

Baik pohon sawo manila maupun pohon kelengkeng ane tanam dengan cara stek. Dengan ukuran 20 cm. Awalnya sih ada beberapa pohon manila dan juga pohon kelengkeng. Cuma yang hidup sisa dua aja nih. Ane curiga mereka berdua jadian. Pohon sawo manila jadi cowoknya dan pohon kelengkeng jadi ceweknya. Soalnya yang berbuah cuma kelengkeng.

Seharusnya, pohon sawo sudah belajar berbuah ya di usia sekarang. Tapi entah kenapa dia belum berbuah juga.

Nah ngomongin perawatan, sebenarnya ane gak melakukan perawatan khusus. Di awal dibantu sama asisten rumah, ane menggemburkan tanah sebelum menanam stek pohon sawo manila dan pohon kelengkeng. Penyiraman seperti biasa. Sehari sekali paling. Kalau musim hujan malah gak disiram sama sekali.

Gak cuma pohon sawo manila, pohon kelengkeng juga kalau terlalu rimbun ane tebas. Biar produksinya lebih maksimal.

Dan karena sisa tinggal dua pohon ini, ane gak mau mereka mati karena hama atau gulma. Jadi sebisa mungkin ane semprot dan membuang tanaman gulma di sekitar dua pohon ini.

Spoiler for Duo Samakel:


Yah, sambil menunggu kapan pohon sawo manila berbuah, ane menikmati buah kelengkeng dulu. Bisa dikatakan selalu berbuah kok. Meski banyak-banyaknya selama setahun ya di kisaran 3 bulanan.

Eh, yang bener itu kelengkeng atau lengkeng aja ya?

Quote:
profile-picture
profile-picture
betiatina dan durexz memberi reputasi
Diubah oleh agakperihdikit

Bonus

Diubah oleh agakperihdikit
ane bantu rate 5 ya gan
profile-picture
agakperihdikit memberi reputasi
Diubah oleh durexz
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Lolos review kagak?
profile-picture
agakperihdikit memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sawo Manila-Kelengkeng emoticon-Leh Uga
profile-picture
agakperihdikit memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Oh jadi tetap bisa tayang ya threadnya walau belom direview


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di