CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral! Pelamar Kerja Berdesakan Tak Peduli Protokol Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f6b32ce82d4951ded7b76af/viral-pelamar-kerja-berdesakan-tak-peduli-protokol-corona

Viral! Pelamar Kerja Berdesakan Tak Peduli Protokol Corona

Viral! Pelamar Kerja Berdesakan Tak Peduli Protokol Corona


Sebuah video berisi puluhan orang berdesakan diduga sedang melamar kerja pada sebuah pabrik di Masaran, Sragen, ramai beredar di media sosial. Video berdurasi 23 detik tersebut menggambarkan para pelamar kerja yang saling bersaing memasukkan lamaran hingga melupakan protokol kesehatan.


Bukannya menjaga jarak, puluhan pelamar laki-laki dan perempuan itu tampak saling berdesak. Dengan membawa map berwarna cokelat, para pelamar berebut saling mendahului. Dalam video sempat terlihat pelamar yang terjatuh hingga nyaris terinjak pelamar lain.

Video tersebut beredar di berbagai jejaring media sosial, salah satu di antaranya diunggah akun Instagram ICWS_infocegatanwilayahsragen. Selain mengunggah video, akun tersebut menyertakan caption:

"Susahnya mencari pekerjaan. Antri dari jam 1 dini hari demi untuk mendapatkan pekerjaan. Lokasi Pabrik Boneka di Masaran Sragen," unggah akun tersebut.

Hingga pukul 14.25 WIB, Rabu (23/9), unggahan tersebut sudah dilihat 4.954 kali dan mengundang 81 komentar netizen. Sebaian netizen menyayangkan aksi saling berdesakan yang membahayakan mengingat kondisi pandemi COVID-19 yang masih melanda.

"Memicu munculnya klaster covid baru.. ya Allah.. ga bs ya pabrik bonekanya pake cara rekruitmen online. harusnya mengumpulkan massa di tengan pandemi bisa ditindak tegas nih," kata akun rhiepratiwi.

"Covid-19 memang jelas diabaikan," tambah akun danwikas dengan menyertakan emoticon sedih.

Menanggapi hal tersebut, Camat Masaran Agus Winarno, mengaku sedang melakukan pengecekan ke lapangan. Menurutnya, saat ini kondisi di pabrik sudah tidak ada kerumunan.

"Info awalnya, setiap hari pihak manajemen itu hanya memberikan kuota warga yang memasukkan lamaran hanya 50 orang. Artinya setelah 50 (pelamar) selesai, yang lain suruh pulang besok lagi," terangnya.

Kebijakan tersebut, lanjut Agus, ditempuh untuk menghindari kerumunan. Namun pada kenyataannya, kerumunan masih tetap terjadi.

"Sebenarnya masalah kerumunan tidak hanya di sini, di mana-mana masyarakat banyak yang tidak patuh. Makanya kedatangan kami bersama satgas COVID-19 kecamatan ini minta konfirmasi sekaligus nanti ada beberapa hal yg akan kami sampaikan," ungkap Agus.

Sementara Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen Afif Ajiputra mengaku pihaknya tidak mendapatkan laporan tentang perekrutan tenaga kerja yang dilakukan pihak pabrik. Menurutnya, seluruh kegiatan harus selalu mengindahkan protokol kesehatan.

"Barusan saya juga dengar info itu. Itu nggak dilaporkan ke Disnaker sehingga Disnaker nggak ngerti. Begitu dapat info kan langsung melacak ke sana, ternyata ada selebaran itu 500 (lowongan) katanya," paparnya.

Menurut Afif, pihaknya sedang berusaha mengkonfirmasi pihak perusahaan. Langkah-langkah selanjutnya masih menunggu perkembangan hasil konfirmasi.

"Perusahaan harus melaksanakan itu (protokol kesehatan), tapi kalo massa datang banyak kan tentunya perlu bantuan dari aparat. Kalau dia melapor dari awal, bisa disiapkan dengan baik," pungkasnya.



SUMBER



WELCOME KLASTER PELAMAR KERJA


emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2


profile-picture
profile-picture
profile-picture
nyong.eq dan 25 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
tahun 2020
masih zaman melamar kerja pakai model amplop gitu?? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 26 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 26 balasan
Demi perut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
6amjakarta dan 5 lainnya memberi reputasi
dimana-mana orang berebut cari kerja bahkan untuk jadi pramuniaga aja yang melamar ribuan orang emoticon-Berduka (S):
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 9 lainnya memberi reputasi
Kalo di DKI udah jadi klipingan berjilid2.. di jadiin tulisan sama Deni siregar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
LZS dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Waah..ini salah satu hasil dr invest to my kontri..syukur deh ada pabrik boneka buka lowongan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bukti nyata, d masa pandemi begini masih banyak lowongan kerja.
terima kasih bapak jokowi. lol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Itu lah gunanya bangun infrasstruktur, biar aman dari kopit, kodok kejepit temennya kadrun, katak dungu turun temurun.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DjalanToro87 dan 5 lainnya memberi reputasi
Sragen, Jawa Tengah.
itu si Ganjar ngapain aja?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Apa susahnya rekrutmen online, tinggal kirim cv lewat email, interview pake video call
profile-picture
profile-picture
profile-picture
BBte dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh vangoz
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
bukti nyata kalo ekonomi kita meroket....



emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
BBte dan 4 lainnya memberi reputasi
Salah ganjil genap wan abud emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan 4 lainnya memberi reputasi
mestinya bisa direkrut sama industri jasa dan makanan/minuman. tapi mall, restoran dan pelayanan macam pijat refleksi pada tutup/dihindari orang

profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh Rasuna
Lebih takut nganggur daripada koronak emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Urusan perut mengalahkan segala2nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Deleted.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sadako88
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
Perusahaan beginian yg ngurus requirement orang2 jadul kali yak masih aja ngelamar model begini. Yg repot ke 2 belah pihak padahal, lagian kalo mau masukin orang titipan jg sistem online atau model jadul begini masih sama2 bisa emoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kasihan
semoga dilancarkan segala urusan dan terbebas dari penyakit
makanya buat pejabat di pusat
lo masukin terus itu tka
siap siap aja itu kerusuhan di masyarakat bawah
goblok baik lo!
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan nomorelies memberi reputasi
ngeri euy...apalagi klo ada yg gesek2 pantat dri belakang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
servesiwi dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
bacod amat

mereka cari kerja buat nyambung idup coeg..
urusan perut, urusan gawat ini boss

kalo mo ngebacod, bacotin menkes yg ga keliatan batang idungnya itu aja.. pas!

emoticon-DP emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di