CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral Pesan Ajak Sebar Corona di Semarang, Polisi Kaji Jerat UU ITE
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f69ef96a727685f8154a7c1/viral-pesan-ajak-sebar-corona-di-semarang-polisi-kaji-jerat-uu-ite

Viral Pesan Ajak Sebar Corona di Semarang, Polisi Kaji Jerat UU ITE


Viral Pesan Ajak Sebar Corona di Semarang, Polisi Kaji Jerat UU ITEViral pesan berisi ajakan sebar virus Corona di Semarang. (Foto: tangkapan layar akun medsos)


Semarang - Polisi masih mendalami kasus pesan yang viral berisi ajakan menyebar virus Corona atau COVID-19 di Kota Semarang. Polisi mengkaji menerapkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam kasus ini.
"Itu bisa masuk UU ITE, nanti akan kita kaji kira-kira pasal berapa yang bisa dikenakan. Kita lakukan pemeriksaan dulu, apa konstruksi hukumnya nanti," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Auliansyah Lubis saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Selasa (22/9/2020).

Saat ditanya terkait perkembangan penanganan kasus ajakan menyebarkan virus Corona itu, Aulia menjelaskan saat ini dua perempuan yang terlibat chatting, inisial FN dan LS, sudah diisolasi di tempat karantina.

"Kami bergerak cepat menganalisa dari mana sumbernya itu. Alhamdulillah sudah berhasil ambil kedua belah pihak baik FN maupun LS. Sementara dikarantina di rumah dinas wali kota," jelas Aulia.



FN maupun LS merupakan pasien positif Corona yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun sejak viral percakapan keduanya pada hari Sabtu (19/9) lalu, LS dan dua anggota keluarganya dibawa ke tempat karantina, sedangkan FN sempat tetap di rumah karena menemani ibunya, namun informasi terbaru dia juga sudah dikarantina di tempat yang sama.

Aulia menambahkan, pihaknya belum mengetahui siapa yang salah karena FN dan LS belum bisa dimintai keterangan mengingat masih menjalani isolasi. Pihak kepolisian akan meminta keterangan setelah hasil swab terakhir dari keduanya negatif.


"Belum tahu siapa yang salah, LS kah atau FN kah karena dari dua belah pihak belum bisa dimintai keterangan karena masih positif. Kalau hasil swab sudah negatif kita mintai keterangan," ujarnya.


Diberitakan sebelumnya, viral tangkapan layar berisi pesan percakapan emak-emak yang mengajak menyebar virus Corona atau COVID-19 di Kota Semarang, Sabtu (19/9). Polisi menyebut emak-emak berinisial L dan F yang ada dalam percakapan viral itu sudah diisolasi dan dalam pengawasan polisi dan Satgas COVID-19.


(rih/mbr)


Sumber Detik
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan lupis.manis. memberi reputasi
Yg positif mulai dendam sama mereka yg masih belum kena emoticon-Takut
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ada bau2 politis nih??emoticon-Kagets
profile-picture
profile-picture
satmofri dan lupis.manis. memberi reputasi
Bukan percobaan pembunuhan???
profile-picture
lupis.manis. memberi reputasi
Ntar penjara penuh, malah penjara bisa jadi pusat covid nantinya. Jangan terlalu sensitif lah.
Cik Lisa siapa itu


jangan tebang pilih.
profile-picture
secer memberi reputasi
Gak bermoral nih manusia
Pmkiran pendek.bner2 g pnya rsa kmnusiaan.shrusnya mnjga agar covid tdak mnybar.mlah berbuat akan mnyebarkan.
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
Wah pasti umat kadrun


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di