CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Diusulkan Dihapus
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f695273337f9329c774a7d4/mata-pelajaran-pendidikan-agama-diusulkan-dihapus

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Diusulkan Dihapus

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Diusulkan Dihapus
Devi Septya for radarmojokerto.id

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Isu penghapusan mata pelajaran sejarah dari kurikulum, menyeruak. Isu ini muncul di tengah masyarakat, setelah ada rencana penyederhanaan kurikulum oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dalam penyederhanaan kurikulum, pelajaran Sejarah rencananya akan dihapuskan dari mata pembelajaran wajib. Kabar ini mendapat pertentangan dari sejumlah pihak.

Menurut Peniliti Politik, Saidiman Ahmad, mata pelajaran (mapel) Sejarah tidak perlu dihapus. Yang harus dihapus adalah mata pelajaran pendidikan agama.

Dia mengusulkan agara Mapel Agama dihapus dari sekolah-sekolah Negeri. Menurutnya, Mapel Agama biar diajarkan di Sekolah-sekolah swasta dan lingkungan keluarga.





“Sebenarnya yang perlu dihapus dari kurikulum sekolah negeri itu bukan pelajaran sejarah, tapi pelajaran agama. Biarlah itu jadi urusan keluarga atau sekolah swasta atau privat aja.” Tulis Saidiman Ahmad dikutip akun twitternya, @saidiman Selasa (22/9).

Saidiman kemudian mengatakan, dilihat dari latar belakangan pendidikannya, dia memiliki hak untuk mengusulkan apakah Mapel Agama penting diajarkan di sekolah negeri atau tidak.

“Dilihat dari latar belakang pendidikan formal, kelihatannya saya cukup otoritatif untuk bicara apakah pendidikan agama itu penting atau tidak penting dipertahankan pada sekolah-sekolah negeri.” Ucap peniliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini.

Sebelumnya, terkait rumor Mapel Sejarah akan dihapus, Kemendikbud telah membantahnya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud, Totok Suprayitno menegaskan, kabar pelajaran sejarah akan keluar dari kurikulum tidak benar. Menurutnya, pelajaran sejarah tetap akan diajarkan dan diterapkan di setiap generasi.

“Kemendikbud mengutamakan sejarah sebagai bagian penting dari keragaman dan kemajemukan serta perjalanan hidup bangsa Indonesia, pada saat ini dan yang akan datang”, jelas Totok dikutip siaran persnya, Sabtu (19/9).

Menurutnya, sejarah merupakan komponen penting bagi Indonesia sebagai bangsa yang besar sehingga menjadi bagian kurikulum pendidikan.

“Nilai-nilai yang dipelajari dalam sejarah merupakan salah satu kunci pengembangan karakter bangsa,” tegasnya.

Namun saat ini, Totok mengatakan, Kemendikbud sedang menggodok penyederhanaan kurikulum.

Kajian penyederhanaan kurikulum ini masih terus dilakukan dengan memperhatikan berbagai hasil evaluasi implementasi kurikulum baik yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat serta perubahan paradigma keragaman, bukan keseragaman dalam implementasi kurikulum. (dal/fin).



Sumberr :
https://fajar.co.id/2020/09/22/mata-...apus/?page=all

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Diusulkan Dihapus

dihapus saja.
kurang guna.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ujellyjello dan 42 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 12
Nah ini...



























Baru rame....

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrianfuzagame dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Nunggu komen nopel, tengku zul, UAS emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zuwungrana dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Setuju
Ganti aja pelajaran budi pekerti
Mgk lebih berguna dan universal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 26 lainnya memberi reputasi
Sah sah saja
Tinggal nunggu













Ramenya

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
HadesManes dan 5 lainnya memberi reputasi
mapel agama tetap ada, krn itu plg deket dengan kehidupan seharian orang indonesia

yang musti diawasi pengajar-pengajar radikal, dan kurikulumnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cantik2502 dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 38 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 38 balasan
mas kalau bego ya sendiri aja jangan bagi-bagi. .
Lagi covid gini aja nyerocos Pilkada Serentak tetap dilaksanakan. .
Ini lagi ngurusin kurikulum sekolah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Yak kagak lah, pendidikan agama mah bwat bedain skulah pemeluk agama. Biar mereka belajar bareng. Klo mereka dicerai berai kan malah ancur.

Yg misik bingung skulah Hindu ame Budha.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anu.ku.l dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mibmobz
bisa perang saudara, emoticon-Takut


karena agama adalah salah satu komoditi politik (kekuasaan) dan ekonomi (periuk nasi) banyak orang,

dan orang2 ini adalah para penghasut ulung yg akan memprovokasi bisa menyebabkan perang saudara emoticon-Gila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wauwaw dan 18 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
astajem..... rezim dajjal.... antek pki...emoticon-Wakaka

kalo agama "you know what" ga dipaksakan akan cepat menghilang emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 4 lainnya memberi reputasi
Rusak emang, tpi ya setuju saja biarkan negara ini beradu kepintaran dgn swasta. Negara harus pasrah dgn NIK Negara Institusi Keluarga. Cendoll! Angkat petisi arogansi tak bertuan jika kita lelah siapa tau ada penolong permasalahan orang-orang tersesat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
banksymonkey dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anugrad
Sejarah Indonesia tetap wajib, mungkin yang opsional seharusnya Sejarah Dunia.
profile-picture
profile-picture
entop dan cPOP memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Masih Jedi pantau..

profile-picture
profile-picture
profile-picture
KurohinaM1911 dan 5 lainnya memberi reputasi
Saya setuju,

Menurut saya agama diserahkan ke ortu dan lingkungan agamanya karna agama itu way of life bukan diajarkan seperti matematika

Sekolah kalau mau review bisa ajak bicara siswa secara berkala utk mengetahui pemahamannya dan beri input ke ortu kalau ditemukan ada penyimpangan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masboeing dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan

Nggak mungkin bakalan dihapus. emoticon-Cool

Agama itu nomor satu kalau di negeri ini, apalagi tiap tahun berapa puluh ribu orang lulusan IAIN dan semacamnya. Mau dikemanakan mereka? emoticon-Embarrassment


Berani menghilangkan pelajaran agama, pasti keluar deh isu PKI nya. emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
di ganti jadi pelajaran berbakti atau pengabdian, jadi 1hari dalam seminggu para siswa diwajibkan membantu orang lain seperti berjualan, bekerja,dsb sesuai dengan kapasitas mereka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
Bisa jadi rame nih... Nontin aja aah
profile-picture
profile-picture
cPOP dan entop memberi reputasi
Pelajaran fiktif dihapus aja semua.

Eh tp dirjen gk ada kerjaan nnti

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
BBte dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane pribadi setuju kalo dihapus.. Agama itu pribadi masing2, semua orang bisa belajar agama dari media atau ceramah2 di tempat ibadah..

Dulu awal tahun 2000an waktu ane SMA, tiap pelajaran agama Islam semua siswa cewe wajib pake jilbab.. klo udah selesai pelajaran terserah..

Eh sekarang hampir semua sekolah negeri di luar jabodetabek diwajibin pake jilbab oleh gurunya, kalo engga bisa dibully terus..

Jadi kesimpulannya?!

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
BBte dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Ane setuju, kalau berlaku utk sekolah negeri, dimana murid muridnya berbaur semua ga ada pemisah
Kalau ada pendidikan agama di sekolah negeri, biasanya cuma berguna utk orang” dgn agama mayoritas daerah itu aja
Supaya lbh adil, pendidikan agama diserahkan ke rumah” ibadahnya masing” atau kalau memang tidak ada di daerahnya, mungkin bisa lewat online mungkin ya?

Kalau utk sekolah swasta, mungkin tidak perlu dihilangkan, karena swasta sudah jelas targetnya siapa & baiknya diinfokan kpd calon murid & ortunya mengenai pendidikan agama di sekolah tsb & mungkin bs ada pengecualian, misalnya pendidikan agamanya tidak punya bobot nilai utk rapornya atau bisa dipikirkan pengecualian lainnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
slider88 dan 4 lainnya memberi reputasi
jadi ekstra kurikuler aja, nggak perlu jadi pelajaran di dalam jam sekolah, dinilai & menentukan nasib siswa sampai urusan naik kelas.
sekalian semua sekolah & PT di bawah kemenag juga diserahkan ke kemendikbud & jadi sekolah/PT umum. kemendikbud nggak usah urus pendidikan lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
slider88 dan 7 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 12


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di