CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f68645a10d29520092fd0ea/cerita-penggali-kubur-covid-19-kembali-meledak-sudah-lelah-jenazah-makin-banyak

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak
Cerita Petugas Gali Kubur. Instagram/@kitabisacom ©2020 Merdeka.com

Senin, 21 September 2020 09:00:00
Reporter : Khulafa Pinta Winastya


Merdeka.com - Sebuah video yang menampilkan cerita sedih dari seorang petugas penggali kubur jenazah positif Covid-19, viral beredar di media sosial. Ia adalah Adang, salah satu petugas pemakaman yang bekerja di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam video yang beredar, Adang mengatakan jika jumlah jenazah yang ia makamkan setiap harinya selalu mengalami peningkatan sejak bulan Juni 2020. Ia bahkan mengaku sempat memakamkan 40 jenazah dalam satu hari.

Dengan keadaan yang tak kunjung mereda, Adang mengaku jika ia dan kawan-kawannya sudah mulai merasa lelah bekerja setiap hari tanpa henti. Berikut informasi selengkapnya:

Cerita Penggali Kuburan Jenazah Covid-19

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kitabisacom, menampilkan cerita dari para petugas penggali kuburan yang disebut sebagai garda belakang penanganan Covid-19 di Indonesia.

Salah seorang petugas penggali kuburan yakni Adang, mengatakan jika ia dan kawan-kawannya harus bekerja ekstra siang dan malam selama berbulan-bulan.

"Sebelum ada Covid kami hanya menangani dua lobang atau tiga lobang. Untuk sekarang kita harus bikin lobang sebanyak mungkin. Untuk kerja kami disini dari jam 7 sampai tugas belum kelar kami belum pulang, paling malam jam 10," kata Adang.

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak
Instagram/@kitabisacom ©2020 Merdeka.com


Jumlah Jenazah Terus Meningkat

Adang mengaku jika setiap harinya, jumlah jenazah positif Covid-19 terus meningkat. Jumlah yang dimakamkan pun mengalami peningkatan mulai Juni 2020. Sedangkan, saat Idul Fitri 2020, jumlah yang dimakamkan tidak lebih dari 10 jenazah dalam sehari.

Namun, baru-baru ini Adang mengatakan jika jumlahnya terus meningkat sama seperti saat awal pandemi. Ia bahkan mengaku belum lama ini sempat menguburkan 40 jenazah dalam satu hari. Adang juga menceritakan momen saat ia dan kawan-kawannya sempat kewalahan menyiapkan liang lahat.  

"Jam 5 mobil sudah antri 8 mobil, waktu itu saya lobang enggak ada malam-malam jam 9 saya masih menggali dalam keadaan hujan deras. Yang terbaru kemarin sempat 40 jenazah itu paling banyak," ungkapnya.

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak
Instagram/@kitabisacom ©2020 Merdeka.com


Petugas Gali Kubur Sudah Merasa Lelah

Di akhir video, Adang mengaku jika ia dan kawan-kawannya sudah mulai merasa lelah bekerja berbulan-bulan dengan keadaan yang tak kunjung membaik.

"Ya kalau kami-kami disini kerjanya enggak ekstra mungkin kasian juga banyak jenazah yang terlantar. Kami Disini sudah merasa lelah ya, menguburkan setiap hari angkanya bisa tiga puluh, empat puluh," ungkapnya.

Untuk itu, Adang memberikan pesan kepada masyarakat untuk selalu menaati aturan Pemerintah agar pandemi ini segera berlalu.

"Himbauan saja buat masyarakat tolonglah patuhi aturan pemerintah, jangan berkumpul jangan ngeyel ya. Virus itu emang benar ada," pungkasnya.

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak
Instagram/@kitabisacom ©2020 Merdeka.com


Video

Berikut video curhatan dari petugas gali kuburan jenazah Covid-19 dilansir dari Instagram @kitabisacom:
https://www.instagram.com/tv/CFRugMF..._web_copy_link

Lihat postingan ini di Instagram
Petugas pemakaman ini cerita kalau mereka harus bekerja ekstra beberapa minggu belakangan ini. Jumlah jenazah COVID-19 yang harus mereka makamkan terus bertambah. . Sederetan ambulans mengantre menjadi pemandangan sehari-hari. Dalam sehari, bisa 30 sampai 40 jenazah yang harus dikebumikan. . Tingkatkan terus kewaspadaanmu. . Ringangkan pekerjaan petugas makam ini sehingga mereka gak perlu kerja ekstra lagi, karena itu artinya pandemi mulai terkendali. . Kamu juga bisa tunjukkan kepedulianmu dengan bantu kebutuhan petugas di garda belakang pandemi dengan donasi ke kitabisa.com/bisabantuwarga . Share video ini ke IG Story-mu untuk ingatkan teman-temanmu. . #pemakaman #petugaspemakaman #petugastpu #galikubur #viruscoronadiindonesia #kitabisa #orangbaik

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kitabisa ( @kitabisacom
 
(mdk/khu)

Sumber berita: https://m.merdeka.com/trending/cerit...ah.html?page=5

profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 29 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Lelah.

Tenaga medis dan penggali kubur covid-19 mulai kelelahan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
Giliran job sepi ngeluh ya bang... Lotnok lo bang... emoticon-fuck2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 26 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
Kaum low life. Ojol sepi orderan ngeluh, yg gali makam kebanjiran jenazah ngeluh, apa mereka ga malu sama orang gila di pinggir jalan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Gak boleh dibakar sih emoticon-Blue Guy Smile (S)

Dan, kok pekerjanya gak ditambah ya? emoticon-Bingung (S)













































emoticon-linux2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 5 lainnya memberi reputasi
Lelah gan emoticon-Mewek duid udah banyak, saat nya beli rumah, papansa dan wanita.. klean gali kubur ndiri saja ...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
harusnya dah pake beko kecil, masak masih manual tenaga manusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
broer_ipen dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak


Tinggal sorooong ........................................ emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
egama dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kremasi aja
Atau
Kubur massal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Ini kode kok..

Maksudnya, naikin biaya gali kubur kalo ada insentif bolehlah.

Lumayan buat nabung biar bisa ambil gelar S1 ga jdi kuli gali lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Musim hujan lagi itu kalo hujan gede makam baru berantakan pasti gundukan nya auto rata sama jalanan + papan nama nya jatuh..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 5 lainnya memberi reputasi
Quote:


Org gila masa punya maluemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 4 lainnya memberi reputasi
kesian bleh artinya mgkn mengingatkan kita buat bahaya covid mgkn ga sembarang orang jg mau n rela gali kubur apalagi buat yg jelas2 korban covidemoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vanilla_91rl dan 4 lainnya memberi reputasi
Itu penggali kubur sistem bayar nya pake gaji atau per orderan?
Klo per orderan mah harus nya sih gk masalah
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


{thread_title}


Solat jenazah ala mazhab kebhinekaan kebasukian asli pancasilais jokowi ahok cahaya asia emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yeytothesouz
Lihat 22 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 22 balasan
Yang nyinyir udah pernah ikutan gali kubur belum ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi354 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
ayat dan mayat intensifiesemoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan eyefirst2 memberi reputasi
Quote:


Masih mending lah bre disholatin, daripada bangkenya disuruh sholat sendiri emoticon-Blue Guy Smile (S)









































emoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
terus bayarannya tetep gitu? kebangetan yg nggaji..
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan eyefirst2 memberi reputasi
Akibat ketololan ini orang...

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak

Di dukung sama bujer..

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak

Sekarang..

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak

Cerita Penggali Kubur Covid 19 Kembali Meledak, Sudah Lelah Jenazah Makin Banyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dsturridge15 dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh moretz
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
khusus jenazah covid bikin lubang besar saja, taruh 40-50 mayat dalam satu lubang, makamkan dengan layak..
bikin tugu memorial macem avenger endgame saja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DjalanToro87 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh garren007
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di