CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
apa ada yang pernah alami masa sulit yang tidak berujung seperti ini?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f67890aa72768437739d998/apa-ada-yang-pernah-alami-masa-sulit-yang-tidak-berujung-seperti-ini

apa ada yang pernah alami masa sulit yang tidak berujung seperti ini?

dulu waktu masih bocah hidup ane normal seperti orang kebanyakan. merasa bahagia, penuh kasih sayang, tanpa beban, masalah cuma sebatas pr matematika. tapi semua berubah semenjak usia mulai dewasa, lebih tepat saat lulus SMK. masalah mulai datang menghampiri, di mulai dari orang tua yang bercerai, ayah memilih balik ke kampung halaman di kalimantan, ibu juga sama, pulang ke jawa, dan sama-sama punya keluarga baru, mereka hidup bahagia dengan keluarga barunya masing-masing, ane pun mulai merasa teracuhkan. ditengah rasa sedih, akhirnya memutuskan sementara untuk ikut kaka ane, 1 tahun mengangur, di sini mulai terasa beban hidup mulai berat, buat sekedar beli rokok sudah tidak mampu. karena kaka ane bisa dibilang orang berada, ane diberi kesempatan untuk kuliah, akhirnya ane ambil tawaran tersebut, awal kuliah normal, sampai semester 3, tiba-tiba masalah baru menghampiri lagi, dengan suatu alasan akhirnya ane berhenti kuliah, dan lagi-lagi harus menelan kecewa. ditengah rasa kecewa, ane coba semangati diri, cari kerja sana-sini, akhirnya dapet kerja, jadi kasir disebuah toko, dan nasib sial lagi-lagi datang kembali, toko tersebut tiba-tiba bangkrut. balik lagi numpang ke rumah kakak, nganggur hampir 1 tahun, ditengah rasa kecewa dan putus asa, masih diberi 1 kesempatan lagi, dikasih uang untuk modal buka usaha, berasa ada harapan baru. ane buka usaha cafe, setelah berjalan selama 2 tahun yang penuh dengan perjuangan, akhirnya bisa menikmati hasil dari kerja keras, disini juga berhasil dekat dengan temen kuliah dulu, dengan penghasilan yang menjanjikan akhirnya bisa kembalikan uang modal yang diberi sama kaka, merasa hidup kembali, saat sudah mulai melupakan rasa kecewa, lagi-lagi kesialan datang kembali, datanglah masalah baru covid 19, usaha mulai goncang, sepi dari pembeli, mencoba untuk bertahan, tapi uang ditabungan kembali semakin menipis, dengan rela hati akhirnya gulung tikar. kesialan tidak berhenti sampai disitu, melihat ane yang mulai kembali jatuh, temen wanita yang pernah deket mulai menjauh. dan posisi sekarang ane lagi depresi berat, berasa dunia tidak pernah berpihak, alam semesta menjauh, dan tuhan pun tiba-tiba juga acuh, yang jadi teman setia cuma rasa nelangsa, jiwa dimamah derita, tinggal menunggu untuk ditelan masuk ke dalam neraka. sering terfikir, kenapa bisa diberi hukuman dengan kenyataan pahit seperti ini? padahal ane orang yang polos, bukan seorang penjahat, penjudi, pemabukz atau tukang fitnah, hidup sesuai dengan aturan-aturan yang tuhan berikan. yang buat tambah nelangsa, saat lihat temen-temen punya kehidupan yang bahagia, apa yang mereka perjuangkan bisa terwujud, bisa dapet kerjaan mapan, punya keluarga utuh yang harmonis, & bisa punya pasangan yang setia, itu benar-benar membuat iri. sedangkan ane masih harus melewati masa sulit yang entah dimana ujungnya. yang ada dipikiran sekarang cuma ingin segera mati, biar segala masalah ini segera lepas menghantui jiwa, ane ingin kebahagiaan itu kembali lagi pada hati ini.

maaf kalau berantakan, tidak bisa menulis dengan fokus, kewarasan ane mulai di usik kepedihan, mulai lelah mental. 😔
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Waktu bisnis lancar inget tuhan kah? Jangan waktu susah aja ngerasa di acuhkan tuhan.
profile-picture
mang.tap memberi reputasi
Bukan cuma agan kok, seluruh UKM dan usaha mikro seluruh indo diterpa masalah yg sama kayak kamu.

Dan yg menderita akibat ortu cerai jg di indo bkn cm kamu sendiri, ada ratusan ribu anak lainnya jg pernah jd korban perceraian ortu.

Positifnya, km msh pny kakakmu yg msh bisa menopang dan mensuport kamu. Jgn bandingkan diri kamu sama teman2mu yg sukses yg 10-20% itu, 80% teman2mu lainnya jg mgkn ga lebih baik dr kamu, tp mereka bertahan dan terus berjuang.

Yg membangkitkan kita itu bkn org lain, tp semangat kita sendiri. Jgn salahkan Tuhanmu juga, krn tuhan msh mmberikan fisik yg sempurna buatmu, msh memberikan kesehatan yg baik.

Diluar sana ada ratusan ribu remaja yg sedang berjuang dgn penyakit/kesehatannya, dan mereka tetap terus semangat. Ada ratusan ribu remaja yg memiliki tubuh cacat ga pny tangan ga pny kaki, ga punya mata, tp tetap terus semangat berjuang untuk hidupnya.

So,, tetaplah semangat dan terus berjuang untuk hidupmu. Lakukan hal2 yg kira dpt membuatmu senang, berolah raga, kumpul sama teman2, dsb.

Hidup mah ga usah terlalu dipikirin, jalani aja. Godain cewek gih di IG bnyk lo yg cantik2 yg lg menunggu digodain cowo.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yogasb dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh meuruwachung
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bentar ane tebak ... ente pasti ngejudge kesuksesan temen ente dari medsos ya? hahaha
Gk punya kerjaan?
Ikut prakerja ea gan
ente nanti di bimbinf pelatihan kerja
Pa tau ente jdi kerja kerja kerja

Auto roket
Gak tahu bersyukur. Goblok. Mati saja.

Sudah dikuliahin mahal2, malah berhenti di semester tiga. Goblok. Mental tempe.

Sudah dimodalin usaha, sudah berhasil menjalankan usaha, kenapa berkubang lagi dalam kegagalan, goblok. Gak ada sedikitpun kamu mensyukuri bantuan dan kebaikan kakak kamu? Gak ada sedikitpun ilmu yang kamu dapat saat menjalankan usaha kemarin? Jika kamu punya jiwa bisnis secuil saja, kamu pasti bisa bangkit lagi.

Tipe tipe pengeluh gak tahu diri kayak kamu memang sudah gak ada obat. Cuman tahunya minta dikasihani, gak punya rasa bersyukur sedikitpun. Mati pun gak rugi.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
cewieClown dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
apa ada yang pernah alami masa sulit yang tidak berujung seperti ini?
emoticon-Cool
Tetap lah hidup gan
Sambil menunggu kebaikan Allah SWT
emoticon-Nyepi
profile-picture
mang.tap memberi reputasi
Sabar gan...
selama nafas masih berhembus, selama itu pula kamu masih idup.

kalo masih idup ya udah sana jualan es biar dapet duit.
Semangat bray emoticon-Om Telolet Om!
Semangat bro, kamu masih muda, masih panjang jalan hidupnya...syukuri aja km masih punya kaka yg peduli sama km skrg...

Coba bangkit lagi, fokus kerja keras lagi, Insya Allah km bisa nglewatin itu semua...buktiin sama ortu km, km bisa sukses tanpa bantuan mereka...emoticon-Angkat Beer
Disyukuri gan teman wanitanya kelihatan sekarang hanya mau sama agan ketika agan sukses. Jangan banding-bandingkan kehidupan agan dengan teman agan, apalago kalau hanya melalui medsos karena belum tentu juga teman agan sebahagia yang ditampilkan di medsos.
Pernah gan
Keluarga yg harusnya jadi support system malah sebaliknya

Untuk agan TS semoga tetap kuat emoticon-Nyepi
Bocah mah sama semwa, beda nya klo dya maen ps5, loe maen ps brp?
SMA bawa mobil suv, klean bawa mobil apa ?
Itu bru kliatan emoticon-Leh Uga
Hai gan,
Agan gak sendiri kok, cerita saya juga lebih kurang sama kaya agan, dari orang tua bercerai, gagal dalam kuliah, dan mengalami depresi.
Saran saya, pertama agan istirahat dulu, gunain waktu PSBB ini untuk beristirahat sejenak dan menjernihkan pikiran.
Setelah itu mulai berkonsultasi dengan orang-orang terdekat sebaiknya harus apa. Atau setidaknya kalau mereka tidak bisa kasih saran, main bareng dulu aja biar ga penat.
Jujur saya juga ga tau bagaimana mencari uang di tengah pandemi ini, karena saya juga diposisi ga punya kerjaan.
Tapi, untuk masalah mental, saya cuma bisa saranin, jangan bandingin kehidupan agan dengan teman-teman agan, agan cuma lihat apa yang keliatan dari luar, tapi kita ga tau apa yang sudah teman-teman agan lewati. Coba bandingin diri sendiri dengan diri sendiri di masa lalu, pasti agan ga sadar kalau agan udah banyak berkembang di banding dulu, dan hal ini bisa bantu agan lawan negative thinking di otak agan.
Inget gan, ga semua orang sukses itu bahagia, ga semua orang kaya itu bahagia, bahagia cuma bisa dimulai dari diri sendiri.
Maaf yah jadi panjang hahaha emoticon-Big Grin
Semangat gan emoticon-Smilie

Salam,
Pejuang depresi emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Apriliaswett dan 2 lainnya memberi reputasi
berputus asa dalam hidup sangatlah wajar, asal jangan berputus asa atas rahmat tuhan
hidup memang berat, harus berusaha tetap jalanin, tetap semangat,
masalah liat temen yg kliatannya bahagia, blum tentu karena tmenlu bahagia krna dia kerja mapan dan berkecukupan, bs jadi dia ngalamin masalah ky kamu tp dia tetep bersyukur
profile-picture
Apriliaswett memberi reputasi
kenapa keluar kuliah? bukannya masalah biaya udh ditanggung kakak lu
kesusahan loe itu belum ada apa apanya

loe masih enak ada kakak mau kuliahin dan modalin duit

mental loe aja lembek padahal orang yang lebih susah dari loe ada banyak

tapi mereka terus fight gak peduli susahnya kayak apa harus fight
profile-picture
cewieClown memberi reputasi
Naik turun gan.... namanya idup

Disela itu agan juga bahagia kan pas usaha agan naik omsetnya, itu berkah

Coba di syukuri dan diulang lagi, kan pengalaman dah banyak tu pasti lebih bijak ambil keputusan dan jam terbang tinggi.bisa jadi pegangan juga lho gan
ini realitas kehidupan, terima saja apa yang terjadi dalam hidup mu, jadikan sebuah pembelajaran, tidak ada hidup manusia yang mulus, pasti kesedihan dan cobaan akan datang menerpa, itu sudah sebuah kepastian. dan 1 lagi, sesekali agan harus lihat orang yang hidupnya jauh dibawah ente biar datang rasa syukur dalam hidup ente.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di