CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral, Ibu Kubur Bayinya yang Baru Lahir Hidup-hidup, Para Tetangga Sampai Histeris
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f4ffcdea2d195718324aebd/viral-ibu-kubur-bayinya-yang-baru-lahir-hidup-hidup-para-tetangga-sampai-histeris

Viral, Ibu Kubur Bayinya yang Baru Lahir Hidup-hidup, Para Tetangga Sampai Histeris

TAKENGON, KOMPAS.com - Video evakuasi bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 31 Agustus 2020 lalu.

Perempuan yang tega mengubur bayinya hidup-hidup adalah SM (36), warga Kampung Kala Nareh di Aceh Tengah.

Dalam video yang viral beredar, tampak warga menemukan bayi yang dikubur di kedalaman kurang dari 1 meter.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu langsung dimandikan. Para ibu tetangga pelaku histeris melihat bayi tersebut masih hidup. Sementara tali pusar bayi belum terlepas.

Polres Aceh Tengah pun segera mengamankan pelaku. Pada Rabu (2/9/2020), Polres Aceh Tengah pun akhirnya menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut.

Bayi hasil hubungan gelap

Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK mengatakan, pelaku adalah seorang ibu rumah tangga yang masih bersatus istri sah seorang pengguni rutan di Aceh Tenggara.

"Suami pelaku masih ada, dan sedang menjalani hukuman di Aceh Tenggara," kata Sandy Sinurat dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah, Rabu.

Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap SM dengan seorang pria lain yang tidak mau bertanggungjawab.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK membeberkan kronologi peristiwa memilukan tersebut.

Awalnya, SM melahirkan sendiri tanpa pertolongan bidan pada pukul 10.000 WIB.

"Pelaku kemudian membersihkan badan bayi itu dengan menggunakan kain batik berwarna cokelat, dan membedong bayi itu dengan kain panjang layaknya bayi lahir secara normal, meski ari-ari belum dicabut," kata Agus.

Panik saat anaknya akan lapor polisi

Bayi yang baru lahir itu kemudian ditidurkan. Namun pukul 14.30 WIB, anak laki-laki SM berinisial H (10) pulang ke rumah.

"H kemudian bertanya siapa anak itu kepada ibunya. Kemudian SM menjawab bahwa bayi itu adalah adiknya," ucap Agus.

Namun bocah itu tidak percaya terhadap ucapan ibunya dan mengancam akan melapor ke polisi.

Bocah itu kemudian lari ke luar rumah, sementara karena merasa takut, SM langsung berencana menguburkan bayinya hidup-hidup.

"Tersangka kemudian mengambil cangkul yang berada dibawa kursi, dan menggali lubang untuk mengubur anaknya," lanjut Agus.

Bayi dikubur dalam keadaan masih menangis


Lubang galian itu memiliki kedalaman sekitar 40 sentimeter dengan lebar kira-kira 50 sentimeter dan panjang sekitar 30 sentimeter.

"Setelah itu tersangka mengambil bayi itu ke belakang rumah, membuka kain bendongan, dan menguburkan bayi itu dalam keadaan masih menangis," sebut Agus.

Tersangka kemudian kembali tidur ke dalam rumah. Tidak lama kemudian, dua orang tetangga yang mendapat laporan dari H datang ke rumah SM.

Saat dicecar kedua orang itu, SM tidak mengakui ada bayi yang baru lahir. Meskipun sudah didesak, namun SN bersikukuh tidak mengakui.

Tetangga sisir pekarangan pelaku, temukan bayi terkubur
Mereka kemudian menyisir bagian dalam rumah, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan bayi.

Baru kemudian setelah dicari ke belakang rumah itu, ditemukan sebuah lokasi seperti lubang yang baru ditimbun.

Warga yang terus bertambah jumlahnya kemudian menggali tanah itu, dan benar saja bayi laki-laki tersebut ditemukan terkubur dan masih dalam keadaan bernyawa.

Bayi tersebut akhirnya meninggal

Sejumlah orang kemudian membawa bayi bersama ibunya tersebut ke RSU Datu Beru Takengon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Namun bayi itu meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," tambah Agus Riwayanto.

Saat konferensi pers berlangsung, SM turut dibawa bersama sejumlah tersangka lain yang terkait kasus Narkoba dan pencurian.

SM saat itu tampak menggunakan kursi roda karena masih dalam perawatan pasca persalinan.

https://regional.kompas.com/read/202...page=all#page2



Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK mengatakan, pelaku adalah seorang ibu rumah tangga yang masih bersatus istri sah seorang pengguni rutan di Aceh Tenggara.

"Suami pelaku masih ada, dan sedang menjalani hukuman di Aceh Tenggara," kata Sandy Sinurat dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah, Rabu.

Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap SM dengan seorang pria lain yang tidak mau bertanggungjawab.

profile-picture
profile-picture
bhink dan extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh bangku.merah
Halaman 1 dari 2
Colek ts error' kucing @sazabi75
Pegimane pendapat loe, mbang.. bambang... emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
bebby.hun dan extreme78 memberi reputasi
SM dulu ini bekas spg IMF
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh yosiyahu
Gak pernah selesai ya berita kaya gini. Kalo belom siap punya anak jangan bikin dulu dong, kasian dia belom punya dosa emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
oh berita luar negeri, kelakuan penduduknya ga ubah layaknya setan padahal ngaku2 malaikat emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan 5 lainnya memberi reputasi
Laki dipenjara gk tahan dia karna jarang dibelai, anaknya yg polos usia 10 mungkin syok gitu.. bayangin hbs maen capek pengen bobo eh nemu adik bayi dikamar. emoticon-Baby Boy 1
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan extreme78 memberi reputasi
Apa gara2 dilarang pake kondom sama kb,, makanya kebobolan itu gawang.. emoticon-Cape deeehh
profile-picture
Kadrun.Al.Onta memberi reputasi
Agamanya apa ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
sumpah bego....

kalau hal ini terjadi ama remaja2 tanggung sih dah biasa...

lah ini dah.kimpoi jugaa..
harusnya dah tau caranya biar g kebobolan..
profile-picture
Lalalalala000 memberi reputasi
NOOOO. tidakkkkk emoticon-Sorry

Moral of the story:

Mending nyari kondom atau pil ketimbang serba ribet kayak gini, terpaksa membunuh anak sendiri dan urusan sama polisi.

Di Alfamart dan Indomart kan banyak...... emoticon-Betty
uwoghhhh...




profile-picture
extreme78 memberi reputasi
"Suami pelaku masih ada, dan sedang menjalani hukuman di Aceh Tenggara," kata Sandy Sinurat dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah, Rabu.

kesian anak nya .. mo ikut sapa coba...
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
oh dr negara sebelah emoticon-Leh Uga

BPLN berapa pengkolan lagi bos... btw sama sumber berita nya woi
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan extreme78 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Gudangnya org jahiliyah
profile-picture
profile-picture
Lalalalala000 dan kaiserwalzer memberi reputasi
Quote:


Quote:


Iya pdhl pil kb itu efeknya luar binasa, kolega emak saya ada yg pake itu cuman sebulanan, udh masuk 8 tahun gk bisa hamil lagi pdhl mau nambah momongan.
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Reaksi tetangga
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh bl0job
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
cewek goblok, kb temporari atau pake kondom kan bisa. bebas crot didalem. kok masih aja bego
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Makin edan, kasih ke panti asuhan atau taruh di depan klinik jika blum ada mental untuk punya anak,banyak pasangan yg blum memiliki momongan.
Kok provinsi penerapan hukum syariat masih ada hubungan gelap sih? emoticon-Bingung
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di