CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Satu Warga yang Hadiri Ngaben Positif Corona, Ratusan Orang Rapid Test Massal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f46e3778d9b177e845397b2/satu-warga-yang-hadiri-ngaben-positif-corona-ratusan-orang-rapid-test-massal

Satu Warga yang Hadiri Ngaben Positif Corona, Ratusan Orang Rapid Test Massal

MAMUJU TENGAH, KOMPAS.com – Usai mengikuti Upacara

Ngaben, ratusan umat Hindu di Desa Tommo, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat mengikuti rapid test masal.

Rapid tes massal ini dilakukan menyusul salah satu warga yang ikut upacara

Ngaben itu terpapar Covid-19.

Ia diketahui telah melakukan perjalanan ke zona merah di Bali.

Seluruh umat Hindu yang merasa pernah berinteraksi langsung dengan pasien mendatangi puskesmas untuk memeriksakan diri ke tim medis.

Warga berinisial WS (61), warga BTN Banjar Dinas Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung melakukan perjalanan dari Bali menuju Desa Tommo pada 10 Agustus 2020 lalu.

Tujuannya, mengikuti acara Ngaben massal yang diselenggarakan di Desa Tommo.

Setelah usai acara Ngaben, dia melakukan rapid test di Puskesmas Tommo.

Hasil rapid test dinyatakan reaktif sehingga pasien dirujuk ke RS Regional, pada 19 Agustus 2020 lalu. Hasil swab-nya dinyatakan positif.

Pasien kini sedang dirawat di RS Regional Mamuju.

Masyarakat yang ikut serta dalam Upacara Ngaber tersebut, sebagian sempat bersentuhan langsung dengan pasien.

Karena khawatir ikut terpapar Covid-19, mereka mengikuti rapid test massal di puskesmas.

I Wayan Sumantara, warga yang sempat ikut Upacara Ngaben khawatir karena merasa pernah berinteraksi langsung dengan sang pasien yang kini dirawat intensif di rumah sakit.

“Karena khawatir pernah bersentuhan langsung makannya saya dan anak-anak memeriksakan diri ke tim kesehatan,”jelas I Wayan Sumantara.

Untuk menghindari munculnya klaster baru di Desa Tommo, tim medis melakukan rapid test massal dan meminta semua warga untuk menjaga kesehatan dan menenerapkan protokol kesehatan.

“Kita harapkan tidak jadi klaster baru penyebaran Covid-19, makanya kami gelar tes massaal dan berharap semua warga bisa memeriksakan diri demi menghindari penyebaran corona lebih luas,”jelas Kepala Puskesmas Tommo Nyoman Suyatnya.

https://regional.kompas.com/read/202...page=all#page2

Ngaben merupakan salah satu upacara yang dilakukan oleh Umat Hindu di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya (upacara yang ditunjukkan kepada Leluhur)
swab lah bego..rapid buang2 duit doang
profile-picture
neptunium memberi reputasi
bali zona merah cuy, padahal sebelumnya sudah aman

mungkin karena buka domestik,
skrg yg lebih mengancam tamu domestik ketimbang luar negeri,
apalagi kebijakannya hanya rapid test, bukan swab sprt tamu asing
Kenapa udh tau positif masih keluyuran keluar gan 🤧 emang gatau diri bener nih yang positif corona 😪


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di