CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Dunia Hiburan /
Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f32a447f0bdb253392c28d0/penipuan-penipuan-hti-dalam-film-jejak-khilafah-di-nusantara

Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’


Pertentangan pendapat teranyar ini, berawal dari sebuah poster Talkshow Launching Film garapan Khilafah Channel, berjudul “Jejak Khilafah di Nusantara”. Dalam acara tersebut, beberapa dedengkot HTI jadi pemateri: Nicko Pandawa, Ismail Yusanto, Rokhmat S. Labib, dan Felix Siauw. Sementara selaku narasumber spesial, ada Tengku Zulkarnain, Mizuar Mahdi, Alwi Alatas, Moeflich Hasbullah, dan, ini yang jadi polemik, Profesor Peter Carey, sejarawan otoritatif soal Nusantara dari Oxford, dicatut.

Akan hadirnya Prof Carey dalam talkshow tersebut, lalu, diklarifikasi oleh asisten risetnya, Feureau Himawan Susanto, sesudah menanyakan untuk Prof Carey langsung. Dan hasilnya, ia menjelaskan tidak pernah terlibat dalam agenda-agenda semacam itu dan, dengan seperti ini, apa yang tertera dalam poster di atas, murni ialah kelicikan, kebohongan, fitnah, dan keburukan intrik politik para agen khilafah itu. Prof Carey diedit sedemikian rupa, seakan dirinya mengafirmasi agenda licik mereka.


Terang, ini Adalah intrik paling negatif, di mana para aktivis khilafah telah bermain-main di pusaran otoritas akademik. Boleh jadi, itu sebab mereka sadar, Felix Siauw dan Ismail Yusanto saja tidak cukup kuat, dan orang-orang menganggapnya sampah tidak bermutu. Prof Carey amat kecewa atas pencatutan nama dirinya.

Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

Film Jejak Khilafah sendiri dibuat oleh Felix dkk, untuk mengarahkan opini publik bahwa raja-raja Islam di Nusantara ialah bagian, atau setidaknya jadi relasi, pemerintahan Turki Utsmani. Padahal, aslin, Prof Carey telah menceritakan, Turki Utsmani sama sekali tidak peduli dengan Jawa, apalagi bermitra dengyaan raja Nusantara saat itu. Islam juga masuk ke Indonesia tidak melalui jalur ekspansi politik, tidak melalui jajahan Turki Utsmani. Islam masuk melalui jalur penetrasi budaya, masuk secara damai.

Jejak Khilafah, konon, ada 3 episode. Episode pertamanya akan tayang 20 Agustus nanti, 3 haris sesudah perayaan HUT RI ke-75. Felix dan Ismail membicarakan panjang film tersebut waktu launching kemarin. Kesimpulannya, dirinya, tentu berbarengan rekan-rekan para pengusung khilafah, hendak membelokkan sejarah Nusantara. Ummat akan makin dibuat bingung dan tidak suka negara mereka sendiri, Indonesia yang demokratis. Antusias yang berusaha dibawa film tersebut ialah: “Ayo kita kembali ke pangkuan khilafah ala pendahulu kita!”

Penipuan untuk penipuan terus ditunaikan, seraya menjelaskan untuk ummat bahwa ada semacam pemutar-balikan sejarah di Indonesia. Padahal, merekalah yang bahkan memanipulasi sejarah, lalu kenapa malah menuding balik? Para aktivis khilafah di Indonesia sungguh tidak punya Track Record yang terang, dan kesemuanya ialah eks politikus, politikus kadaluarsa yang seketika berlagak membela Islam. Tengku Zulkarnain, Yusuf Martak, dan sahabat Ismail-Felix lainnya, memangnya mereka sungguh-sungguh paham sejarah? Palsu! 

Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

meskipun film Jejak Khilafah belum tayang dan menghipnotis ummat, membutakan mereka dari sejarah Islam Jawa yang sejatinya, langkah tegas mesti cepat diambil dari sekarang. Kekhilafan fatal pemerintah dalam merespons pergerakan para aktivis khilafah ialah tiadanya tindakan tegas, dan cuma melaksanakan perang wacana tandingan. Itu terang tidak efektif. Pemerintah akan kalah masif, secara pergerakan. Kalau mereka sampai membikin film begini, itu artinya, mereka tidak kosong saku, untuk tiap-tiap agendanya. 

Film Jejak Khilafah barangkali sungguh tidak akan membikin sistem politik berubah. Tetapi, film tersebut cukup untuk memengaruhi masarakat agar tidak lagi simpati untuk pemerintah di 1 sisi, dan menggiring ummat Islam ke dalam sejarah palsu yang dibuat-buat oleh para simpatisan Hizbut Tahrir. HTI sungguh telah habis, tetapi untuk menjelaskan pergerakan mereka musnah, kita salah besar. Mereka belum mati, mereka bergerak terus dan, Saat ini, mereka mulai membesar bahkan tanpa terakomodir dalam 1 organisasi sekalipun.

Langkah yang dapat ditempuh ialah mencegah film tersebut, atau mengedukasi ummat bahwa film tersebut, seratus %, ialah manipulasi sejarah. Ummat mesti diarahkan untuk keluar dari zona indoktrinasi, zona penipuan Felix dan aktivis khilafah lainnya, soal delusi negara Islam. Indonesia tidak kurang Islami. Karenanya, film Jejak Khilafah sama sekali tidak penting, kecuali untuk membangkitkan emosi ummat melalui pembelokan sejarah oleh aktivis khilafah itu sendiri.

Iqro

Ana Abu kunyuk al Kaskusi akan memenuhi panggilanmu utk meluruskan sejarah dgn kultwit ini ya akhi

1. Sementara ini Ada 3 Fokus film ini yg kontroversi: 1) peran khilafah Usmaniyah dlm perjuangan Diponegoro, 2) Raja Sriwijaya Hindu yg mau mualaf stlh disurati khilafah Umayyah, 3) Wali Songo adl utusan Khilafah

2. Ana hny akan membahas soal perang Diponegoro, nanti kapan2 kl kagak hoream ana akan kultwit soal Islamisasi Nusantara pd masa Mataram Islam hngg runtuhnya kerjaan Hindu terakhir di Jawa, Blambangan, dlm puputan Bayu 1771 saat Jawa Timur diserahkan oleh Mataram Islam yg 3 x gagal menaklukkan Blambangan pd Belanda, dr 80 rb orng Blambangan tnggl tersisa 8 rb orng saat melawan senjata modern VOC

3. Pngeran Diponegoro dlm film ini dianggap sbg mitra Khilafah Turki Usmani saat melawan penjajah Belanda (dan Tionghoa Aseng sipil bnyk dibantai selama masa perang) yg tafir laknatullah, walau nanti belakangan yg Cina Aseng bnyk jg yg bertempur di pihak Diponegoro mirip Lieus Sungkharisma bersama FPI, Subhanallah

Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

4. Ikhwal kesimpulan Khilafah Usmani mitra Diponegoro adl gara2 Panji perang pribadi Diponegoro adl pola layar segitiga hijau dgn bulatan matahari di tengah dan panah bersilang bs jd diilhami oleh tradisi militer Turki Usmani, Perang Diponegoro 1825 - 1830

5. Selain itu resimen2 istimewa Diponegoro meniru nama-nama Bölüki (dari bölüki, satu regu), Oturaki, spt resimen kawal para sultan Turki Usmani, Janissar Ardia. Laskas Diponegero memakai nama dengan organisasi ala Turki Ustamani, yakni Bulkiya, Barjumuah, Turkiya, Harkiya, Larban, asseran, Pinilih, Surapadah.
Sipuding, Jagir, Suratandang, Jayengan, Suryagama, dan Wanang Prang

6. Sbaik asisten belio mendapat gelar Alibasah setera dengan komandan divisi, basah setara komandan brigade, dulah setara komandan batalion, dan seh setara komandan kompi

Alibasah  diambil dari istilah Turki 'Ali Pasha = Yang Mulia

Sbaik sndr menyerah pd Belanda dan dikirim ke Perang Padri tp kagak jelas nasibnya

Tahun 1820 - 1835 adl masa pemberontakan bercorak agama dimana Tuanku Imam Bonjol menghabisi kaum adat dan Tuanku Rao menghabisi tafir Batak di Sumatera

7. Tapi propesor Carey peneliti perang Jawa pd masa Diponegoro membantah adanya kemitraan antara Turki Usmani dan pangeran Diponegoro

8. Menurt om Carey, Pangeran Diponegoro memakai nama2 Turki sbb ia adl fans berat Khilafah Usmani Turki spt ikhwan PKS atau fans K-Pop wonebi atau Jejepangan, Naudzubillah

9. Lantas kemana Khilafah Turki Usmani pd masa2 1825 - 1830 kok kagak ukhuwah membantu pangeran Diponegoro ya akhi? Ikhwan2 Janissary lg sibuk perang di Eropa stlh Yunani memberontak melawan penjajahan, anu maksud ana, pembebasan oleh Khilafah Usmani dibantu engkong buyutnya om Putin yg sama2 Kristen ortodok, Astaghfirullah

10. Tetaplah istiqomah dlm berdakwah menegakkan Khilafah smbl menipu sejarah cebong2 tafir ahistori ya akhi


Masha Allah


emoticon-Christmas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 21 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Hti...


{thread_title}
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Ajaib

Ana menulis S - E N T O T panglima Diponegoro di poin 6 mendadak di Kakus bs berubah jd S - Baik

Subhanallah

emoticon-Inggris

profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Kkunyuk
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Bodo amat
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 6 lainnya memberi reputasi
Khilafah Turki saja sudah bubar diturunkan rakyatnya.

Kok di sini pake gegayaan mau mendirikan khilafah..

emoticon-Gila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nozomi.tojo dan 18 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
filmm ngawurrr...... sejarah bukan ...fiksi bukan....dokumenterrr bukann....drama bukannn......

profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Si gundul itu jd mualaf mau bikin rusuh islam atau bagaumana????

Kok seakan akan paling tahu islam aja?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

dan hatei. emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vampiire dan 29 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mol.onta
Pemerintah bredel aja lah filmnya.... Khilafah jadiin paham terlarang dalam UU. Pakde jangan cuma mikirin ekonomi doank, yang beginian juga bahaya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sav.grezza dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kilafuck cuma menguntungkan para pemimpin beserta anak buahnya. Rakyatnya pasti menderita. Protes dikit dipenggal. Istri ente dimaui pejabat kilafuck, ente menolak, dirajam ente, dan istri ente ditarik dan diperkosa rame2. Berani nolak keinginan pemimpin kilafuck, abis ente.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husen296 dan 20 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Terlalu banyak bohong...ini bkn ajaran agama

Lalu kalian mau berharap apa dgn orang2 yg ngakunya agamais tapi rajin berbohong.
Mereka akan mensejahterakan umat.
Come on....orang berbohong sekali akan berbohong berulang2 kali tuk menutupi kebohongan di awalnya.
Klo politikus mah udah kagak heran lagi.emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sav.grezza dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
astagfirullah, ternyata HTI dan keluarga besar antek2 khilafahnya hobby bikin konten-konten Prank ya akhi emoticon-Leh Uga


Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh klepon.islami
Candi Borobudur peninggalan Nabi Sulaiman AS. bakal nongol di episode berapa? emoticon-Request

Kerajaan Wana tempat Ratu Bilqis berasal ternyata Wonosobo bakal nongol di episode berapa? emoticon-Request


Colek dulu sobat ane dari Wonosobo, @kakekane.cell. emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ikiriki11 dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Quote:


Quote:


ABSOLUTELY HOAK itu gan.. emoticon-Leh Uga


Trlalu,,, SANGAT DIPAKSAKAN SEKALI... emoticon-Leh Uga



Sudahlah...! Orang JAWA,, ya.. JAWA saja..! Mngapa harus dipaksakan jadi JEWISH... emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
isanyk dan 26 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Penipuan-Penipuan HTI dalam Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 11 lainnya memberi reputasi
Pemerintah kemana nih ? didemin aja ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.phenex dan 5 lainnya memberi reputasi
film sampah ‘Jejak Khilafah di Nusantara’ itu cuma selevel dgn shitneron ala azab made in indosiar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 6 lainnya memberi reputasi
Kadrun seolah tiarap d sini, tohhh peluru udah dilepas...

Gw sihh ngarepny kalo khilafah itu emg haram, tolong ormas besar Islam di negri ini bikin diskusi atau apalah yg menunjuk kalo kata khilafah ity haram....

Ormasny iya udah d larang, tapi pahamny masih bisa d sebar...

UU HIP udah berhasil d gagalin, harus ada aturan yg sistematis dari negara buat ngelarang kebohongan sejarah model begini...

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
black_artistik dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
Jika negara gak tegas ya spt ini selamanya ..... hrsnya HTI dilarang anggotanya di habisi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nozomi.tojo dan 7 lainnya memberi reputasi
Well well... Orang bikin pelem ya biarinlah. Yang nonton juga terbatas. Dan kalangan internal sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di