CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Proses Penukaran Koin Kreator Ada Perubahan Cek Infonya di Sini Gan!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Denny Siregar: Seharusnya Aburizal Bakrie Ditahan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f3242d5b41d3046e007a432/denny-siregar-seharusnya-aburizal-bakrie-ditahan

Denny Siregar: Seharusnya Aburizal Bakrie Ditahan

Kalau ini perbuatan korupsi, seharusnya Aburizal Bakrie juga ditahan karena ikut serta dalam kerugian besar Jiwasraya. Denny Siregar. 

Denny Siregar: Seharusnya Aburizal Bakrie DitahanAburizal Bakrie. (Foto: Tagar/Koranmu)

Kasus Jiwasraya ini semakin rumit justru semakin menarik bagi saya. Terutama sesudah Kejaksaan Agung menarik kasus Jiwasraya ini ke ranah korupsi, dengan menjadikan para Direksi Jiwasraya dan para pemain saham sebagai tersangka koruptor.

Sesudah saya mencoba mengikuti kasus Jiwasraya, saya jadi sedikit bimbang. Masalah Jiwasraya ini sebenarnya benar masalah korupsi atau kasus rugi investasi sih?


Pengertian korupsi adalah ketika seseorang menggunakan jabatannya untuk menarik keuntungan bagi dirinya sendiri yang merugikan orang lain. Contoh, saya sebagai Direktur dipercaya perusahaan mengelola uang sebesar Rp 1 miliar untuk diinvestasikan ke saham misalnya. Nah, dari uang Rp 1 miliar itu, saya colong Rp 100 juta untuk kepentingan saya pribadi dan sisanya Rp 900 juta baru saya investasikan ke saham. Itu berarti saya korupsi Rp 100 juta. Ketahuan, dan saya ditangkap.

Tapi berbeda ketika saya dipercaya perusahaan untuk mengelola uang Rp 1 miliar dan saya investasikan semuanya ke saham, ternyata saham itu rugi dan uang perusahaan yang tadinya sebesar Rp 1 miliar jadi anjlok ke angka Rp 200 juta saja. Itu bukan korupsi, itu namanya kerugian investasi. Paham, bedanya kan?

Jiwasraya sebenarnya seperti itu. Mereka sudah rugi sejak tahun 1998, ketika krisis ekonomi. Kenapa rugi? Karena mereka dulu pede, cari investasi dari nasabah dalam bentuk dollar tapi diinvestasikan ke usaha dalam bentuk rupiah. Nah, ketika dollar pada tahun 1998 melambung dari Rp 2000 per 1 dollar, menjadi Rp 20.000, ya Jiwasraya langsung rugi besar. Mereka tetap harus bayar preminya ke nasabah yang investasi ke mereka dalam bentuk dollar, sedangkan hasil investasi yang mereka terima dalam bentuk rupiah.

Nah, ini yang dimaksud kerugian investasi, bukan korupsi.

Karena rugi besar dan tetap harus mengembalikan investasi uang nasabahnya, Jiwasraya akhirnya ambil cara extraordinary atau cara yang luar biasa. Mereka semakin gencar cari uang nasabah, dengan iming-iming bagi hasil yang tinggi supaya nasabah tertarik, lalu uang nasabah itu mereka investasikan ke saham yang mereka pikir hasilnya bisa tinggi. Mereka berharap dengan uang nasabah Rp 100 dan nasabah dikasih keuntungan 10 %, mereka tanamkan di saham gorengan dan berharap dapat keuntungan sampai 5000 %.

Dan cara seperti itu bisa didapatkan dengan membeli saham gorengan, bukan blue chips yang bagi hasilnya rendah tapi aman.

Tapi sialnya, bukannya dapat untung gede dari hasil main saham, malah zonk! Saham yang mereka beli pakai uang nasabah, ternyata jeblok. Jadinya Jiwasraya yang tadinya sudah punya utang besar, utangnya jadi semakin besar.


Kalau disebut korupsi, seharusnya bukan Benny Tjokro dan kawan-kawannya saja yang ditangkap, karena Jiwasraya juga sebelum ketemu Benny sudah berinvestasi ke banyak pihak dan rugi besar. Seharusnya Aburizal Bakrie selaku pemilik kelompok usaha Bakrie juga ditahan karena ikut serta dalam kerugian besar Jiwasraya.

Nah, bagaimana mencari cara supaya bisa bayar utang cicilan kepada nasabah? Ya, berutang lagi ke nasabah lain dan investasi ke saham gorengan lagi. Dan zonk lagi.

Begitu terus seperti lingkaran setan, yang akhirnya Jiwasraya umumkan gagal bayar kepada nasabah. Ribuan nasabah panik, minta uang investasinya kembali bersamaan. Langsung rush. Makin jebloklah Jiwasraya.

Salah satu contoh bagaimana membeli saham dan rugi, adalah peristiwa saham BUMI.

Dulu tahun 2006 saham PT Bumi Resources Tbk, salah satu grup perusahaan Bakrie, adalah saham primadona. Harga saham BUMI sempat melonjak ke angka Rp 8.000-an per lembar saham. Banyak yang untung ketika main saham ini, tapi jauh lebih banyak yang buntung.

Bahkan ada kisah sedih seorang ibu yang menggadaikan rumah satu-satunya ke bank, hanya karena nafsu pengen beli saham BUMI ini. Dia pengen dapat untung besar karena harga saham BUMI terus naik. Uang hasil gadai rumah itu dibelikan saham BUMI justru saat harga saham itu sedang tinggi-tingginya. Dan ketika si ibu itu beli, para pemain gorengan justru menjual saham-saham mereka karena sudah dapat banyak cuan. Langsung harga saham BUMI anjlok dari Rp 8000 per lembar saham dan sekarang cuman tinggal Rp 50 dan dikenal dengan nama saham gocap.

Nangis enggak tuh si ibu?

Mirip dengan apa yang dilakukan Jiwasraya.

Karena sudah rugi pada krisis 98, Jiwasraya pun berpikir untuk mengembalikan uang nasabah dengan mencari saham-saham yang punya potensi mendapatkan cuan tinggi, meski mereka tahu risikonya juga tinggi.

Sebelum masuknya Benny Tjokro dan kawan-kawan, Jiwasraya sudah banyak berinvestasi di saham, termasuk saham-saham perusahaan Bakrie dan salah satunya adalah saham BUMI. Tahun 2008, saham-saham yang ditanam Jiwasraya anjlok semua karena krisis ekonomi jilid 2. Makin besar lah utang Jiwasraya dan makin susah lah mereka membayar utang kepada nasabah.


Inilah yang menjadi masalah utama dalam kasus Jiwasraya ini, apakah ini perbuatan korupsi atau sebenarnya hanya kerugian investasi?

Akhirnya tahun 2013, terbitlah produk JS Saving Plan. Maksud dari JS Saving Plan ini adalah mencari dana dari nasabah dengan iming-iming bagi hasil yang tinggi. Dengan produk JS Saving Plan, Jiwasraya kemudian mendapat dana segar untuk bermain investasi lagi, tujuannya mengembalikan utang kepada nasabah yang sudah terlanjur besar karena salah memilih instrumen investasi. Produk JS Saving Plan ini bisa dibilang menjadi produk unggulan Jiwasraya untuk menyerap dana dari masyarakat.

Nah dengan dana segar itu, Jiwasraya kemudian bertemu dengan Benny Tjokro dan kawan-kawan. Jiwasraya berharap dengan Benny Tjokro, mereka bisa dapat cuan gede untuk menutup lubang besar yang sudah parah di dalam tubuh Jiwasraya. Kerja sama berlanjut, Jiwasraya menginvestasikan duit besar lagi ke Benny Tjokro. Jiwasraya berharap dengan beli saham gorengan lewat bantuan Benny Tjokro mereka bisa untung besar.

Hasilnya? Zonk lagi.

Begitulah model gali lubang tutup lubang yang dilakukan Jiwasraya sampai akhirnya mereka mengumumkan gagal bayar kepada nasabah. Nasabah panik dengan pengumuman itu, lalu berebut ingin menarik uangnya di Jiwasraya. Karena tidak mampu membayar uang besar kepada nasabah yang menarik secara bersamaan, Jiwasraya pun ambruk.

Begitu cerita sederhananya, supaya kita yang awam paham bagaimana Jiwasraya akhirnya rugi sampai 16 triliun rupiah, dan ribuan nasabah yang tanam duit di sana dalam program JS Saving Plan langsung nangis darah.

Pertanyaannya, apakah ini masuk dalam ranah korupsi atau sebenarnya ini hanya dianggap kerugian investasi?

Kalau disebut korupsi, seharusnya bukan Benny Tjokro dan kawan-kawannya saja yang ditangkap, karena Jiwasraya juga sebelum ketemu Benny sudah berinvestasi ke banyak pihak dan rugi besar. Seharusnya Aburizal Bakrie selaku pemilik kelompok usaha Bakrie juga ditahan karena ikut serta dalam kerugian besar Jiwasraya.

Setidaknya ada 4 perusahaan Bakrie tempat Jiwasraya investasi dan rugi. Mereka adalah PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Apakah benar kata Benny Tjokro bahwa dia sengaja dikorbankan untuk menutupi kerugian Jiwasraya yang sudah sejak lama? Kalau Benny Tjokro harus ditangkap karena membuat Jiwasraya rugi, seharusnya semua pihak termasuk Aburizal Bakrie dan semua manajer investasi yang berhubungan dengan Jiwasraya, harus juga ditangkap. Jika Benny Tjokro dituduh korupsi, berarti semua yang terlibat termasuk Bakrie juga harus dituduh korupsi.

Inilah yang menjadi masalah utama dalam kasus Jiwasraya ini, apakah ini perbuatan korupsi atau sebenarnya hanya kerugian investasi?

Sementara dari pihak nasabah tidak mau tahu, bagi mereka Jiwasraya harus bertanggung jawab mengembalikan uang yang mereka tanam di sana, siapa pun pelakunya.

Banyak nasabah Jiwasraya yang seperti model ibu yang membeli saham BUMI itu, tergiur karena iming-iming bagi hasil yang tinggi yang dikira bisa menjadi investasi yang menguntungkan dan terakhir mereka menyesal karena akhirnya buntung yang didapatkan.

Saya sendiri jika bermain investasi, pasti sadar, kalau pengin dapat untung gede seharusnya paham bahwa risikonya juga gede. Jadi kalau kena seperti kasus Jiwasraya ini, saya hanya bisa memukul kepala, "gobloknya gua." karena ternyata yang dimaksud risiko gede itu bisa saja semua hasil yang saya dapatkan bertahun-tahun lewat kerja, habis hanya dalam satu putaran meja karena ambisi mendapat keuntungan besar dengan cuma ongkang ongkang kaki saja.


Spoiler for spoiler:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 28 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
besar sekali nyalinya,
berani usik usik.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuri21 dan 4 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Si agar2 selalu maha benar emoticon-Big Grin
Catat ☝️
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thepacemaker dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Desy mau dikelepin di lumpur lapindo sama cakil ?

emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 3 lainnya memberi reputasi
Lapindo
Jiwasraya
Ga ada yang berani nyentuh dagumen emoticon-Traveller


Bat@!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akamamichi dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalo apa yg diomongkan si Deni ini benar begitulah adanya, berarti negara kita ini parah bener.gak bisa objektif dan cuma main di kambing hitam aja.

Kalo emang beneran 1 org korupsi 16 triliun bersih dia sendiri yg dapet, ya goblok kalo masi ketangkep, tinggal ciprat sana ciprat sini, jangankan 16 triliun, SATU triliun aja udah bisa idup 7 turunan lebih, bahkan 7 turunannya yg mau nangkep pun bisa dibungkamlah pake 1T emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuri21 dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kalau ternyata bakrie terbukti mempengaruhi dengan sejumlah imbal balik ke jiwasraya pada zaman dulu , ini bisa korupsi juga ,
kan penyalahgunaan kekuasaan .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuri21 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ditahan itu artinya tersangka kasus pidana yang memang perlu penahanan. sekarang perjelas dulu kasusnya apa & mau pakai pasal yang mana.
profile-picture
profile-picture
decodeca dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngeri cuk emoticon-Takut
Rugi nya mau dari taon 98 kek mau dari abad ke 7 kek. Yg salah pasti jokowi.




ttd
kadrun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigmomsb dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
bakrie kan golkar

golkar udah jd orang kitak2emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 5 lainnya memberi reputasi
ya kalo ada fee ke direktur jiwasraya ya korupsi namanya
tinggal jaksa aja melengkapi bukti2
profile-picture
profile-picture
decodeca dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
BEGITULAH HUKUM DI INDONESIA. SI ABURIZAL BAKRIE SEMAKIN KAYA RAYA WALAUPUN PERUSAHAAN LAPINDONYA UDAH BUAT BENCANA.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
westbrook7 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Benny Cokro ibarat ketiban pulung aja jadinya. Dia berurusan sm BUMN yg udah bermasalah sblm2nya...

Btw kasian emak2 yg jual rumah cm buat bertaruh beli saham gorengan... Dia kaya kena tipu

emoticon-Marahemoticon-Marah

profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Elu yg bilang isyu korona ulah biaadab ikut masuk sekalian emoticon-Wakaka
profile-picture
decodeca memberi reputasi
chef ahli goreng2 emoticon-Ngakak
profile-picture
decodeca memberi reputasi
Hai ILC, berani angkat topik Lapindos?? Apa takut sama ngulama dadakan Joseph Martuck?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ohh gitu.
Ngemeng aja lu bisa nya den
profile-picture
decodeca memberi reputasi
Diubah oleh anti.suap
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
dagumen strong..

sampe skrg masih nyantai aja liburan sama artis ke maldives emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 4 lainnya memberi reputasi
Lapindo gmn bree..
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di