CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Tech / Handphone & Tablet /
Kominfo dan Kemenperin Bentuk Tim Pengendalian IMEI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2bd2cf8d9b1727f50925df/kominfo-dan-kemenperin-bentuk-tim-pengendalian-imei

Kominfo dan Kemenperin Bentuk Tim Pengendalian IMEI

Kominfo dan Kemenperin Bentuk Tim Pengendalian IMEI

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah membentuk tim Gugus Tugas pengelolaan sementara central equipment Identity register untuk upaya implementasi pengendalian IMEI.

Ismail selaku Dirjend SDPPI menyatakan, SK pengangkatan Satuan Tugas tersebut sudah ditandatangani oleh kedua kementerian dalam MoU yang juga sudah ditandatangani oleh Dirjen ILMATE, Kementerian Perindustrin dan Dirjen SDPPI Kementerin Kominfo.

Satu poin penting dalam perjanjian kerjasama tersebut adalah terkait hibah CEIR. Kegiatan transfer data IMEI ke CIER dari PUSDATIN, pengoperasian, dan pengendalian IMEI akan masuk dalam pengawasan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kominfo dalam bentuk Gugus Tugas.

Untuk sementara, sistem akan dijalankan secara cloud computing dikarenakan perangkat fisik untuk memasang system CEIR masih dalam proses pembuatan. Diharapkan dengan adanya Gugus Tugas ini bisa terjadi kerja sama untuk mengoptimalkan pengendalian IMEI.

Tulus Abadi selaku Ketua YLKI menilai, dengan telah terbentuknya Gugus Tugas ini diharapkan benar-benar bisa meenghentikan peredaran ponsel Black Market di masa transisi antara cloud computing ke perangkat fisik CEIR.

“Kami harap Gusus Tugas bisa bekerja secara efektif. Karena beberapa waktu lalu ponsel black market masih bisa nyala dan dapat layanan selular. Selain itu operasi yustisi yang dilakukan pihak Bea Cukai pun harus terus digalakan dan benar-benar menyentuh para pelaku bisnis ponsel gelap. Jangan sampai ada kesan tebang pilih. Hajar semua para pelakuya karena merugikan konsumen dan negara,” jelas Tulus.

Tulus mengatakan YLKI tengah menunggu peran Bea Cukai yang lebih agresif memberantas para pelaku ponsel black market.

“Saya yakin mereka sudah punya datanya. Beberapa waktu lalu juga marak penjulannya di e-commerce,” tegasnya.

Tulus berharap, pihak yang terlibat dalam Gugus Tugas ini untuk benar-benar secara simultan berkomitmen menegakkan aturan.

“Kalau tidak salah dengar, kemarin yang ditangkap oleh pihak Bea Cukai sekarang menjadi tahanan kota. Kami akan terus memantau terhadap progres penanganan para pelaku bisnis ponsel Black Market agar jangan sampai lolos begitu saja,” ungkap Tulus.

SUMBER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bosnichtonces4 dan 2 lainnya memberi reputasi
Paling cekatan dan jor2an lah negara klo masalah pajak dan sejenisnya emoticon-Ngacir
profile-picture
neuspore memberi reputasi
Blacked* market selalu akan ada .. karena selama penggemarnya ada dan aparat masih bisa disogok.

Gugus tugas penting tapi jangan sampai cuma buat buang anggaran doang.

*Dibaca Black aja yak emoticon-Big Grin
Bye bye iPhone Hong Kong emoticon-Sorry
Pantang menyerah adalah sihirku - (Asta,2015)
Yg penting siap 86
Padahal jaman sekarang sudah pada pinter copy copy IMEI emoticon-Hammer2
profile-picture
vignette39 memberi reputasi
Susah sih sebenernya buat berantas hp bm, apalagi banyak seller hp pejabat harga merakyat
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kebiasakan kan bikin regulasi tapi sistem belum siap.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
setelah ada kasus, barulah ditanggepi serius.. kemarin kemana aja emang?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
nah inj jadi aturan bagaimana sih gan karena kayaknya ga diterap2in hehe padahal harusnya udah kan ya?
Ini gak hanya soal pajak, tapi juga soal kebebasan. Kadang proses tweak hp (root) itu bisa sengaja/tidak sengaja mengubah imei juga. Dan walaupun imei dibatasi masih bisa pake wifi/mifi, sekalian nunggu ahli membobol tricknya wkwk.
ayo cek imeinya gan kali kali barang BM haha
Kenapa baru skrg dah yakkk hehehehe


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di