- Beranda
- Komunitas
- KASKUS Celeb
Nadiem Makariem , Mentri Muda Jokowi yang Populer dan Makin Populer Gara-gara ini
TS
manusiagatek
Nadiem Makariem , Mentri Muda Jokowi yang Populer dan Makin Populer Gara-gara ini

Ingat Gojeg, ingat Nadiem Makariem!!! Yes…itu dulu sebelum beliau terpilih sebagai salah satu mentri muda Presiden Jokowi. Lain dulu lain sekarang… Di Zaman Corona ini, yang semoga cepat berakhir (Aaamiin…aaamiin aaamiin Ya Allah..) ingat wfh (work from home) ingat Nadiem Makariem!!! Sebab, cuma di zaman mentri muda ini Indonesia mengalami masa-masa work from home (wfh), dan pjj (pembelajaran jarak jauh.)
Agan sista , pasti tahu Nadiem Makariemdong sebelum beliau jadi mentri pendidikan. Yups, beliau populer dengan aplikasi buatannya, “gojeg”. Cung, siapa yang belum pernah pake gojeg?? Ane kira barangkali hampir 100 persen orang Indonesia pernah pake gojeg. Nah, setelah jadi mentri pendidikan di periode kedua Jokowi ini, Pak mentri Nadiem Makariem tambah popular aja nih!! Sudah popular, tambah popular lagi.
Mentri muda Jokowi ini sudah populer sebelum jadi mentri. Daan... ini 4 faktor lainnya yang bikin mentri Nadiem Makariem makin populer. Cuss ah..cek ke TKP...
1. Dikutip dari kompas.com , Pak Mentri Nadiem Makarim berkata ‘"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi,"’ Wait…wait…wait… hybrid model? apaan tuch ?

Belum pada tahu ya?? Ane kasih bocoran dikit soal hybrid model, yaitu penggabungan sekolah jarak jauh dan belajar tatap muka. Fyi, hybrid model ini sebenarnya sudah dilakukan di beberapa sekolah di Indonesia, mengingat kita dan di seluruh dunia lagi dalam masa-masa “new normal”. Dan inilah salah satu bentuk new normal versi Indonesia.
Masing-masing pembelajaran jarak jauh dan tatap muka ada kelebihan dan kekurangan yang sebenarnya saling melengkapi. Misal, pembelajaran tatap muka tentu terbatas oleh ruang dan waktu. Sementara itu, pembelajaran jarak jauh, lebih fleksibel dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Iya kan ??
BTW, bagaimana ya dengan sistem pembelajaran di era new normal versi uar negri?? Ahh cius pengen tahu ?? Bukan rahasia lagi, barangkali hampir seluruh dunia menggunakan pola belajar yang sama, yaitu berbasis internet.
Dengan demikian, para pelajar di hampir seluruh belahan bumi belajar dari rumah. Namun, tetap pada beberapa kasus harus tatap muka, seperti para pelajar setara SMA yang hendak ujian seleksi masuk kampus ataupun zona-zona yang aman dari covid19.
Yaahh...mereka beneran kembali ke sekolah tapi dengan mengikuti prosedur-prosedur pencegahan covid19. Kepo tak kaya apa prosedurnya ?? sebelumnya kita potret-potret dulu ya... biar agak santai kaya di pantai...

Lanjut.....
One,Mendatangkan petugas penyemprotan diinfektan untuk di kelas. Para murid juga diwajibkan memakai masker dalam kelas, termasuk dalam kegiatan lainnya seperti olahraga.
Two, Jarak antar meja dikelas dibuat rengang, paling tidak sekitar 2 meter ya gaes...
Three, Double perlindungan yaitu menggunakan face shield dan masker.
Four, Beberapa sekolah mengadakan kelas di tempat terbuka, bahkan tempat parkir seperti di Denmark dengan tujuan mengalirkan udara.
Five, Tes covid19 pada murid-murid secara berkala.
2. Menggandeng netflix dalam pengadaan film dokumenter untuk PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) di TVRI. KPI dan beberapa pihak menyayangkan hal ini sebab Mentri Nadiem Makarim lebih memilih penyedia konten luar negri daripada dalam negri. Biar makin jelas penjelasannya dan makin terang penerangannya, nih artikel lengkapnya klik ya gansis
Dikutip dari Cnn "Saya selaku Komisioner KPI menyayangkan kebijakan Menteri Pendidikan yang lebih memilih untuk berkolaborasi dengan Netflix, yang merupakan provider konten video streaming luar negeri."
Dalam hal ini, Pa mentri rupanya memiliki misi memajukan perfilm-an Indonesia hingga mancanegara, salah satunya yaitu lewat netflix. Dia menekankan, "Jangan lupa saya mentri pendidikan dan "kebudayaan."
Kalau gansis jadi mentri pendidikan dan harus membuat kebijakan pembelajaran jarak jauh, pilih netflix apa produk dalam negri ??
3. Membayar spp bisa melalui gopay. Yupss…. Wacana ini "dulu" pernah dan sempat memancing pro kontra. Yang pro tentu menganggap ini sebuah terobosan baru yang memudahkan sehingga orang tua tidak perlu datang ke sekolah hanya sekedar untuk bayar spp.
Sebenarnya di zaman era digital ini,,apalagi sekolah-sekolah yang dari sisi finansial sangat lebih dari cukup, pembayaran spp berbasis internet hal biasa, seperti pembayaran SPP dengan cara transfer melalui atm, sms banking, ibanking ke rekening sekolah. Dan ada juga loh yang sekolah yang menyediakan aplikasi yang bisa di download melalui playstore sehingga semua informasi terupdate seputar sekolah termasuk bayar spp dan pembayaran lainnya bisa dilakukan melalui aplikasi tersebut. wesss.... mancaappp..

4.Wacana menghapus UN 2021. Sempet memancing kontra sebab UN dianggap sebagai standar mutu pendidikan di Indonesia. Kemudian Pak Mentri meluruskan seperti dikutip dari kompas sbb, "Beberapa hal agar tidak ada mispersepsi, UN itu tidak dihapuskan. Mohon maaf, kata dihapus itu hanya headline di media agar diklik, karena itu yang paling laku. Jadinya, UN itu diganti jadi asesmen kompetensi,"
Agan sista masih bingung toh bedanya UN dengan assesmen kompetensi ? Ane kutip dari kompas ya.. "..materi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter akan menguji kemampuan siswa dalam penguasaan konten. Tidak lagi bertumpu pada materi hafalan yang kerap mendatangkan beban tersendiri, baik bagi siswa, guru, maupun orangtua."
Masih bingung juga? ya udah ane bantu terjemahkan dengan bahasa lebih sederhana ya... UN bertumpu pada mengguasaan materi, sedangkan assesmen kompetensi bertumpu pada praktek. begitu lah kurang lebih.
Pak Mentri Nadiem Makarim menganalogikannya seperti ini, sperti yang lagi-lagi ane kutip dari kumparan:
Nadiem membeberkan analogi tentang murid yang berenang di laut untuk menuju sebuah pulau. Menurutnya, sistem UN hanya mengarahkan murid untuk tahu tentang cara dan gaya berenang, namun tidak bisa berenang. Sedangkan Asesmen adalah sistem yang menuntut murid untuk bisa berenang.
Bayangkan kalau murid-murid kita itu harus berenang kepada suatu pulau. Saat ini untuk mengetes kemampuan, dia berenang kepada pulau itu, dia ditanya dan dilatih, tau enggak gaya katak itu seperti apa. Tau enggak gaya bebas itu seperti apa, air itu apa, berenang itu apa,” ungkap Nadiem dalam diskusi ‘Pendidikan Berbasis Standar: Sekarang dan Masa Depan’ yang digelar BSNP, di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, Jumat (13/12).
No 4 ini yang ane paling demen,... mancappp!!!
referensi :
https://news.detik.com/berita/d-4818...rvei-karakter
https://www.kompas.com/tren/read/201...kbud?page=all
[url]https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/30/122000865/menteri-nadiem-makarim-dan-sejumlah-pro-kontra-yang-membuatnya-jadi-sorotan?page=all[/url]
[url]https://maglearning.id/2019/01/25/apa-itu-hybrid-blended-learning/[/url]
[url]https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200619174812-20-515320/kpi-kritik-nadiem-pilih-netflix-daripada-kreator-dalam-negeri[/url]
[url]https://blog.ruangguru.com/sekolah-selama-covid[/url]
[url]https://m.cnnindonesia.com/hiburan/20200118035913-220-466472/nadiem-beberkan-alasan-kerja-sama-dengan-netflix[/url]
[url]https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200114124034-37-129846/dikritik-ini-alasan-nadiem-makarim-gandeng-netflix[/url]
[url]https://tirto.id/kolaborasi-netflix-dengan-nadiem-diadang-kominfo-kpi-sri-mulyani-fJAw[/url]
Diubah oleh manusiagatek 24-08-2020 03:22
tien212700 memberi reputasi
1
1.2K
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan