CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Yang Saya Pelajari Dari Kesalahan Orang Tua Saya!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2ad36fc342bb0d84656376/yang-saya-pelajari-dari-kesalahan-orang-tua-saya

Yang Saya Pelajari Dari Kesalahan Orang Tua Saya!


1. JANGAN MENIKAH KALO KEUANGAN BELUM STABIL. Ini buat cowo ya plis, apalagi dengan embel2 berusaha bareng bareng atau ayo kita cari rejeki bareng2. WTF, tolong lah setidaknya kalian para lelaki harus lebih dahulu memiliki pendapatan stabil dan tabungan. Jangan baru buka usaha belum ada 2 bulan sudah mau memperistri kami, tabungan ga punya. Bukan apa apa, tapi itu kewajiban kamu.

2. Jangan Menikah hanya untuk melengkapi tujuan hidup tanpa di dasari saling memahami satu sama lain, jangan sok sokan saling memahami akan bisa di dapatkan setelah hidp bersama. Jika di awal tidak mendapatkan arti saling memahami gausah sok sokan nerusno (meneruskan).

3. GAUSAH PUNYA ANAK DULU KALO GABISA MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP ANAKMU TERMASUK PENDIDIKAN MEREKA DARI PAUD SAMPAI PERGURUAN TINGGI. Mending GAUSAH NIKAH NYISAN (sekalian), aku sangat tidak appreciate orang tua yang dengan sengaja bilang atau secara tidak langsung menanamkan bahwa kalian para ortu sudah tidak lagi kuat membiayai pendidikan anaknya, atau bahkan sudah mewajarkan anaknya untuk terjun langsung mencari uang sendiri untuk mencukupi kebutuhan mereka sendiri mulai dari pribadi sampai pendidikan. Sumpah, kalian orang tua yang GAGAL!

4. JANGAN GENGSI BILANG SAYANG, KANGEN DAN MENGAPRESIASI ANAKMU. Bukan tentang yang memulai harus anak yang umurnya muda, bukan. Ini tentang kebiasaan dan good habit yang seharusnya di tanamkan sejak kecil. Kalo sudah dewasa tapi kalian belum bisa seperti ini tolong ilmu parentingnya di PERBAIKI

5. LAST. SAMA SAMA BELAJAR PARENTING. DUA DUANYA YA BUKAN HANYA SALAH SATU ATAU BAHKAN SI LAKI2 tidak mau belajar karna menurutnya sudah capek kerja, jadi yg medidik dominan adalah si ibu. No HARUS DUA DUANYA. ILMU PARENTING SANGAT PENTING INGAT YA SANGAT PENTING AGAR ANAKMU MASA DEPANNYA, ATTITUDE EMPATI DAN SEMUA HAL BAIK YG KAMU HARAPKAN AKAN BAIK KEDEPANNYA.

6. JANGAN SEKALI KALI BILANG KALAU ANAKMU ITU TELAH MENGHABISKAN BIAYA BANYAK. Itu anakmu, KAMU SENDIRI YANG BERTANGGUNG JAWAB MEMBUATNYA. Itu AKAN JADI BEBAN MORAL YANG SANGAT BERAT HANYA UNTUK DIPIKIRKAN DAN PASTINYA BERDAMPAK BURUK UNTUK SI ANAK.


Kalau ORTU KAMU GIMANA GAIS?

Oh ya bantu like fanspage facebook aku ya di sini: https://www.facebook.com/kedokterankesehatan/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lurahgundul dan 4 lainnya memberi reputasi
Banyaknya kata "kamu" dibanding "kalian" itu artinya kamu merujuk pada satu pihak.
Terlalu banyak capslock, kamu bukan menulis sebagai sudut pandang orang ketiga sebagai pengamat, tapi itu adalah tulisan berdasarkan kisah pribadi penulis.
Narasi pribadi di setiap akhir penomoran bermakna harapan hidup yang ingin kamu rasakan.


Kamu nyalahin bapak kamu, gan?
Mari kita dengar kisahmu ~
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lurahgundul dan 4 lainnya memberi reputasi
BIAS

bata only emoticon-Bata (S)
Ilmu parenting? Masih minim kesadaran di Indonesia untuk ini, rata-rata sesudah nikah ya belajar jadi orang tua. emoticon-Ngakak (S)

"Banyak anak banyak rejeki," ini slogan lama tapi relevan lagi. Dulu ada KB (Keluarga Berencana), klo sekarang mungkin keluarga beragama. Dan jumlah anaknya kalau bisa sebanyaknya, kenyataannya sih begitu. emoticon-Embarrassment

Sebagian kecil masih ikut parenting, sebagian kecil berencana punya anak maksimal dua. Ya mudah²an kamu termasuk kaum yang berpikir, untuk generasi yang lebih baik nantinya. emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
yuri21 dan berodin memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
intinya jadi pns emoticon-Big Grin
kalau orang tua yang overprotektif ke anaknya bagi sebagian anak mungkin merasa tidak suka, risih, bahkan bisa berujung si anak bisa membenci orang tuanya. namun mungkin cuma kitanya sebagai anak ga tau darimana sikap overprotektif itu muncul dari sosok orang tua.
ya jujur sih, orang tua overprotektif, namun tiap tindakan mereka memiliki tujuan yang baik dimana mungkin kita belum tau apa jadinya kalau tindakan dan sikap kita sembrono.

jadi butuh ilmu parenting kedepannya sebelum nikah. kata temen sih ilmu parenting banyak bener dan harus sabar pelajarinnya, jadi nikah ga asal nikahemoticon-Jempol
Orang miskin dilarang berkembang biak saja adalah suatu kemajuan peradaban.
profile-picture
lurahgundul memberi reputasi
Saya setuju dengan tulisan TS.

Zaman sekarang adalah di mana butuh kesiapan mental dan financial untuk menikah buka fisik dan umur semata. Kalau miskin mending cari uang dulu. Kalau pun menikah wajib tunda punya anak, atau wajib punya anak 1
Gw tercerahkanemoticon-Belo


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di