CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Bahagia Saat Suami TIDAK BEKERJA
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f292b3b65b24d441c5aadd1/bahagia-saat-suami-tidak-bekerja

Bahagia Saat Suami TIDAK BEKERJA

Suami tidak bekerja mungkin akan jadi masalah besar, apalagi bila kejadiannya terjadi bertahun-tahun pasti akan menyulitkan.
Uang sekolah anak-anak, listrik dan air yang menunggak, uang makan sehari-hari belum lagi bila ada anggota keluarga yang sakit. Ah... Dunia serasa berubah menjadi neraka. Situasinya menjadi serba sulit.

Saat seperti ini seringkali pasangan suami istri terlibat pertengkaran yang kemungkinan menjadi sebuah perceraian bila pertengkaran dibiarkan terjadi berlarut-larut.

Bayangan akan spp yang menunggak, anak yang putus sekolah, kelaparan, ketakutan, menghantui banyak keluarga yang tertimpa kasus ini.

Suami akan jadi bulan - bulanan, dipandang tidak enak oleh masyarakat sekitar, dipandang sinis oleh mertua belum lagi hujatan dari istri yang mestinya menjadi pusaran cinta.

Selama ini kaum perempuan terlanjur memasang tarif wajib bagi laki-laki yang berpredikat suami untuk aktif bekerja, memiliki penghasilan dan mencukupi keluarga.

Posisi ini sangat tidak mudah bagi kebanyakan suami karena predikat pencari nafkah terlanjur disematkan di pundaknya.

Siapa yang mau perduli tentang situasi yang masih sepi, phk dimana-mana, pabrik banyak yang tutup andai masih buka pasti mencari usia dibawah 40 tahun.
Bila sudah demikian apa yang bisa dilakukan?

Mohon ijinkan penulis berbagi kisah di perjalanan.
Sudah 3 tahun suami tidak bekerja, tidak ada kemarahan, tidak ada caci maki, tidak ada hujatan. Jumlah penghuni rumah lima orang tapi kami tetap makan setiap hari 3x dan dengan menu yang berganti.

Anak-anak tetap berangkat sekolah, tetap mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi juga tetap berganti pakaian saat lebaran.

Setiap pagi dan teh manis terhidang dengan senyum manis mengembang.
Sore hari kami habis dengan gurauan dan bila tiba malam kami tertidur pulas tanpa beban.
Tanpa tabungan dan tanpa hutang riba kami melalui semuanya.

"Ketika suatu kejadian tidak bisa kita logikakan maka kembalinya adalah memantapkan iman"

Sholat wajib tepat waktu terus kami lakukan, bergiliran mengaji lima waktu tiap saat kami tunaikan, yang terpenting istiqomah bersedekah meski tak banyak jumlahnya.

Mendekat pada Tuhan dan berkomunikasi setiap saat. Bukankah hidup ini milik Tuhan? Bumi ini milik Tuhan. Badan ini juga milik Tuhan. Maka biarkan Tuhan yang memberi kecukupan.

Bila menganut hitungan manusia, sepuluh ribu dikurangi lima ribu hasilnya lima ribu.
Namun menurut ilmu Tuhan sepuluh ribu disedekahkan lima ribu maka bisa jadi lima ratus ribu bahkan lebih.

Kejadian ini nyata,
Yang terpenting sekali lagi kuatkan iman dan biarkan Tuhan tiba-tiba menurunkan keajaiban. Jangan berfikir untuk bercerai hanya karena suami tidak bekerja karena sungguh tidak satupun suami di dunia ini yang ingin keluarganya menderita. Jangan bercerai karena bercerai tidak akan menyelesaikan masalah.

Jadi ingat pesan mbah Maimoen almarhum " Wanita sering menjadikan suami hanya sebagai fungsi sekundernya saja yaitu Mencari Nafkah sedang fungsi primer suami adalah Pembuka Pintu Sorga bagi istrinya.
Raih keridhoan suami dan boleh jadi rizqy yang kita terima hari ini justru atas keridhoannya."

Selamat mencoba, tetap bahagia meski suami tidak bekerja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
artwing dan 5 lainnya memberi reputasi
Mantab. Ini ngingetin sama ane gan yang pontang panting nyari kerja. Tapi Alhamdulilah ane punya istri bener2 pengertian tiap hari solat n ngajinya gak pernah telat. Tapi dengan pendekatan kita sama Allah seakan buka jalan untuk mencari yang lebih baik. Dan alhamdulilah semua lancar2 aj gan. Thanks inspirasinya

emoticon-Ngacir2emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Semoga bermanfaat
profile-picture
fias17 memberi reputasi
Saya suka trit gini..yg penting kecukupan apa yg diinginkan
Bukan yg dibutuhkan.
profile-picture
profile-picture
Rarashasha dan fias17 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Aku jomblo....
profile-picture
Rarashasha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Suami gak kerja duit buat makan bisa ada dari mana, gak malu masih parasit sama orang tua.
profile-picture
profile-picture
leonard21 dan Rarashasha memberi reputasi
jadi intinya TS mau menyampaikan.
berdoa doang tanpa usaha bisa tetep dpt rejeki ???
profile-picture
Rarashasha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Hidup memang bervariasi takdirnya..yang penting ikhlas, bersyukur dan terus berusaha dengan baik.
Ada
profile-picture
Rarashasha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
sungguh tamparan yang sangat nyata, terima kasih atas pengalamannya.
profile-picture
Rarashasha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


What a powerful message.
Perlu belajar banyak juga dari alm, pesan-pesannya bagus.

Luar biasa seperti biasanya.
Ditunggu tulisan yang lainnya, sist.
profile-picture
Rarashasha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Klo bahagia,artinya ada job sampingan, atau dananya msh ada ampe 10 tahun
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Baru sebentar kan? Gimana kalau bertahun-tahun? Jangan hanya mikir untuk diri sendiri. Apa yg kalian kerjakan akan terekam di kepala anak-anak. Kalau anak-anak lihat ayahnya tidak bekerja, bagaimana kalau termindset di pikirannya bahwa seorang laki-laki nggak harus bekerja?

Saya tahu maksud TS baik. Mau mengingatkan supaya bersyukur dalam kondisi apa pun. Hanya saja judulnya bikin rancu.

Bukannya lama-lama sisi maskulin laki-laki bakal terkikis karena dibiarkan tidak bekerja? Karena laki-laki didesain buat jadi provider.
profile-picture
Rarashasha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di