CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kader: Kami Merasa Demokrasi di PDIP Banyak Dikebiri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2775e8f0bdb254966d9280/kader-kami-merasa-demokrasi-di-pdip-banyak-dikebiri

Kader: Kami Merasa Demokrasi di PDIP Banyak Dikebiri

Kader: Kami Merasa Demokrasi di PDIP Banyak Dikebiri


GELORA.CO - Pro dan kontra di internal kader PDI Perjuangan Kota Medan masih terus terjadi jelang Pilkada Medan 2020. Pilihan dari DPP untuk tidak mengusung Akhyar Nasution masih mendapat penolakan dari sebagian kader partai banteng moncong putih ini.

Seperti dikatakan Ketua Forum Eksponen 98 PDI Perjuangan Sumatera Utara, Gumana Lubis, pilihan pihak DPP untuk tidak mengusung Akhyar Nasution selaku kader tulen mereka merupakan salah satu bentuk kebiri terhadap demokrasi di tubuh partai tersebut. Padahal, partai mereka menurutnya memiliki aturan untuk selalu mengedepankan kader.



“Yah kalaulah terus pimpinan di atas membuat peraturan dan melanggarnya, nantinya para kader di bawah merasa dibohongi. Dulu saya ikut bergabung mendukung PDI Pro Munas atau Pro Mega, menginginkan bahwa PDI Pro Munas adalah partai yang terbaik nantinya. Serta menginginkan adanya hak rakyat berdemokrasi dapat berjalan. Dan kita inginkan di tubuh PDIP pun demikian,”
katanya kepada Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (1/8).

Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Johor ini menambahkan, saat ini banyak kader yang merasa selalu dipaksakan untuk mematuhi aturan-aturan yang pembuatannya tidak didasarkan pada aspirasi kader dari tingkat bawah. Kondisi yang sangat berbeda dengan pada awal terbentuknya partai tersebut.

“Nah sekarang kami merasakan demokrasi di PDIP banyak dikebiri, tidak melalui mekanisme penjaringan mulai dari tingkat Ranting, PAC, dan Rakercab di tingkat Kab/Kota yang selanjutnya sampai ke DPP partai.

Tahun 1999 mekanisme penjaringan dari bawah masih dilakukan. Sekarang yang menentukan hanya DPP Partai. Aspirasi pengurus dari tingkat bawah baik dari pengurus sendiri maupun dari masyarakat sepertinya tidak dibutuhkan lagi,” urainya.


Menurut Gumana hal ini tidak akan memberikan kebaikan bagi PDIP jika seluruh aturannya hanya dilakukan secara vertikal dari tingkat pimpinan ke akar rumput tanpa mempertimbangkan aspirasi dari bawah.

Ini sama seperti memaksakan kehendak. Sebab, kader tingkat bawah merupakan representasi masyarakat akar rumput yang sangat menentukan kemenangan partai.

“Janganlah dilakukan tegak lurus dari atas kebawah yang wajib dilaksanakan, namun perhatikan juga pendapat dari bawah. Mereka yang di bawah adalah yang selalu terjun ke masyarakat. Jangan paksakan masakan yang belum masak, yang kurang asam, garam, gula dan lainnya untuk dihidangkan," lanjutnya.

"Saya kira percuma, pastilah hal itu tidak diminati untuk dinikmati. Apabila hal itu tetap disuguhkan akan ditolak dan akhirnya basi. Kalupun yang basi disuguhkan segala virus yang datang untuk membuat penyakit pada yang lainnya,” pungkasnya. (*)


https://www.gelora.co/2020/08/kader-...-pdip.html?m=1

Nah luhhh.... Ketika elite Partai Banteng bertindak atas nama kepentingan politik tetapi mengesampingkan aspirasi arus bawah seperti yang dulu dulu maka itu bisa jadi bomb waktu yang meluluhlantakkan soliditas partai banteng

Pupuler vote dan kekuatan duit plus loby istana telah melahirkan Mr. Gib dan Mr. Bob dll yang ajimumpung

Sebagai warga negara memang punya hak mencalonkan atau dicalonkan, akan tetapi ketika kader partai hanya dijadikan mesin politik, dieajibkan membantu pangeran yang tidak dikenal secara historis kepartaian,sementara kader yg berbakti malah dihadang dan dikebiri tanpa bisa masuk kemedan laga dan bertanding merebut kuasa, ya mari kita cerita selanjutnya

Kelihatanya drama akan semakin seru
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
hayo sapa brani bantah RI 0 emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
blue.jazz dan 3 lainnya memberi reputasi
SSMB Suka Suka Mak Banteng..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
si mbok dah g ada bakal ancur2an nih partai karna gontok2an
mirip bringin yg yg jd banyak pecahannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hantupuskom
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
partai partai lain kayaknya sih juga gitu deh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 11 lainnya memberi reputasi
Entar malam pasti ada yg bertamu
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
pdip bakal dirongong dari dalem,pasti ada agen partai lain nyusup masuk sana lalu menghasut bertujuan mengurangi kekuatan pdipemoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Faktany ga ada partai lain yg punya basis massa sebesar PDIP, 1 banding 5 orang Indonesia pilih partai ini...

Biar d hajar orba terus sekarang sama gerombolan berjubah putih...

PDIP tetep pilihan no.1 rakyat Indonesia...

Tinggal lu yg kalah cuman bisa sumpah serapah d medsos...

Tipikal pecundanglah...

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
ini pasti blom minum aer cucian kaki, berani2nya menentang emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
uratkumbang dan 2 lainnya memberi reputasi
partai dinasti ya emoticon-Toast
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Partai banteng itu baru memimpin 2 periode dan itupun belum selesei, jadiga usah terlalu jumawa secara kemenangan partai banteng lebih disebabkan oleh kehadiran Pak Dhe yang merakyat vis Prawowo yang dianggap otoriter, saklek dan elitis

Realitasnya diakar rumput ada projo yang diluar partai banteng dan promeg yang barisan partai, projo menyumbang suara besar untuk partai banteng

Partai banteng ketagihan dan sekarang mau mencoba peruntungan di Oslo dan Medan, yang ternyata membuat bomb waktu karena kader merasa dimanfaatkan dan dikianati

Pendukung Akyar solid dan masalah baru muncul, akhyar menyebrang ke Bemokrat duet dengan pks menantang Mr.Bob

profile-picture
profile-picture
lubizers dan rizaldi.sarpin memberi reputasi
Pesan moralnya....

Kalau tidak sejalan dan nyaman lagi mending keluar.
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
uratkumbang dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Setiap lima tahun sekali, beberapa bulan setelah pemilu, PDIP melakukan pergantian pengurus dari level ranting sampai DPP, biasanya pemilihan pengurus dilakukan secara demokratis, musyawarah.

Tapi baru di tahun 2019 setelah pemilu, pemilihan pengurus dilakukan dengan penunjukan langsung disertai surat keterangan, misalnya Ketua Ranting ( level Kelurahan ) dan ketua PAC ( level Kecamatan ) ditunjuk sama pihak DPC, ketua DPC ( level Kabupaten ) ditunjuk sama DPP ( level Provinsi ) dan diwajibkan bahwa kader² yang sudah jadi Aleg ( Anggota Legislatif ) punya jabatan di Partai ( Minimal Ketua PAC ). Ya cukup mengagetkan juga kebijakan yang diambil terutama bagi yang lawasan kader organik. Timbul kesan PDIP sudah tidak demokratis lagi itu wajar, dan yang bilang ya kader² PDIP sendiri, karena mereka yang tau dinamika dari waktu ke waktu di internal partai mereka sendiri, jadi bukan orang lain.

Mencoba mencari alasannya, kabarnya kebijakan itu buat meredam gejolak, meredam perpecahan di internal kaitan perebutan jabatan di partai, tau sendiri bahwa setiap Ketua² dan Tokoh² senior, Komandan² Satgas semua punya massa sendiri².

Tapi menariknya, meskipun ada rasa tidak puas atas kebijakan semacam itu, mereka mereka tetap loyal kepada partai, ngak mau pindah ke partai lain meskipun ditawari jabatan dari partai lain. ( Jadi kalau partai lain ketika denger ada kader² organik, didikan asli PDIP, apalagi sudah kader madya ngak dapat kedudukan di partai, pada berlomba-lomba menawari jabatan di partainya, di level daerah marak hal² spt itu ).

Partai bukan tempat mencari kerja'an, tapi bekerjalah demi partai, demi konstituen, demi rakyat. Berat malah korban waktu serta tenaga dan duid.

emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 6 lainnya memberi reputasi
goblok
baru nyadar sekarang
kbanyakan minum air kobokan bekas cuci kaki moncong putih sih
moncong putih kan dari dulu partai nya bapak'e siembok'e
trus tukang furniture gak mau kalah, ikut2an juga skarang, lebih parah malah, gak pake malu lagi, lupa sama omongan nya sendiri di awal awal baru njabat
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan ruuuruuu memberi reputasi
Serius..di Medan selama ini yg menang kader PDI-P?

Kl bukan artinya emang ga guna para kader disana, sudah dikasih calonkan sendiri dari bawah masih kalah.

Mungkin DPP PDI-P berpikir sekali kali coba bukan usulan dari bawah, karena usulan dari bawah juga sama keok nya
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan qavir memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
tolong itu kader yg ngeyel agar selalu ingat kalau mereka petugas partai
pdip walau ada embel² demokrasi dinama partai, tapi pengelolaan masih dinasti / monarki
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Semua partai juga gitu

Kurang dikebiri gimana lagi ngeliat anak bawang kemarin sore diangkat jadi ketum?
Kurang dikebiri gimana lagi sampai memutuskan keluar trus bikin partai baru?
Kurang dikebiri gimana lagi sampai sesepuh partai mewek2 ke pemerintah supaya ketum barunya ga diakui sbg ketua?
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan qavir memberi reputasi
ini partai seharusnya ganti nama, sudah nggak cocok setelah kata " partai"diselipkan kata "demokrasi" harusnya yang benar PKIP: Partai Keluarga Indonesia Perjuangan emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan lubizers memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ya udah keluar aja dari pdip, cari partai lain, gitu aja kok repot
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Nih akar rumput siap siap nih, di tuduh tersusupi paham ready call, pro kilapak, anti ke nguik nguikan, dan afiliasi ormas eight tee aie,

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Partai wong cilik yg berharap rakyatnya cilik terus, jadi miskin terus, bodoh terus..

Lahh klo rakyat indonesia udah kaya raya, sejahtera.. gk akan ad yg milih partai wong cilik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di