CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Diskreditkan MMA, Fenomena Kemunculan Master Palsu Di Youtube
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2256d868cc95588b4e7841/diskreditkan-mma-fenomena-kemunculan-master-palsu-di-youtube

Diskreditkan MMA, Fenomena Kemunculan Master Palsu Di Youtube

Diskreditkan MMA, Fenomena Kemunculan Master Palsu Di Youtube
Sumber gambar Viva.co.id


Ilmu beladiri merupakan bentuk olahraga pertahanan diri yang memiliki beragam variasi dan jenis, yang pada umumnya bertujuan sebagai bentuk usaha pertahanan diri dari serangan lawan.

Indonesia sendiri memiliki pencak silat sebagai salah satu ilmu beladiri yang telah ada sejak masa nenek moyang kita dahulu.

Aliran Pencak silat sendiri pun pada hakekatnya sudah merupakan bagian dari budaya Indonesia yang tersebar di hampir seluruh penjuru negri dengan beragam aliran dan perkumpulan yang notabene menyesuaikan dengan kebudayaan masyarakat.

Di beberapa daerah bersuku melayu pencak silat sendiri malah digunakan sebagai salah satu bagian dalam acara pernikahan untuk penjemputan pengantin dan ini sangat menarik jika kita perhatikan.

Tidak hanya dinegeri sendiri, Pencak silat malah sudah tersebar keseluruh penjuru dunia dan telah diakui sebagai salah satu olahraga beladiri yang cukup ampuh dalam upaya pertahanan diri.

Tapi sungguh disayangkan, pada saat ini nama baik olahraga pencak silat seakan dipertaruhkan dengan keberadaan master-master palsu yang terlihat sangat jumawa dalam mempertontonkan keahlian beladirinya dimedia Youtube.

Pada awalnya itu tidak menjadi masalah karena masyarakat memandang itu adalah hiburan yang dipertontonkan di Youtube, Sampai pada akhirnya seorang praktisi pencak silat di Youtuber Master Agus mengeluarkan pernyataan yang rasanya tidak masuk akal dengan mengatakan telah mengalahkan 200 orang dalam sebuah pertarungan dan seorang master perempuan Cintya mengatakan pernah mengalahkan 40 Orang dalam sebuah pertarungan dan menewaskan 5 orang ditempat dan sisanya masuk rumah sakit.

Tidak hanya sampai disitu mereka pun seperti mendiskreditkan MMA dengan mengatakan jika bela dirinya terlalu mematikan jika harus mengikuti MMA dan mengatakan teknik bertarung MMA tidak begitu efektif.

Seketika berbagai praktisi dan petarung MMA profesional pun angkat bicara. Theodorus Ginting sebagai salah satu Juara MMA pun mengadakan Talkshow di chanelnya dengan mengundang praktisi dan wasit MMA Indonesia dalam membahas fenomena master beladiri diyoutube yang seakan mendiskreditkan keberadaan MMA yang telah dipertarungkan diseantero dunia dalam ring profesional.

Berikut saya lampirkan beberapa link youtube para petarung MMA menanggapi master agus dan Chintya yang coba mendiskreditkan beladiri MMA.







Tidak hanya petarung MMA yang menanggapi, praktisi pencak silat pun turut memberi tanggapan.



Sebagian dari praktisi MMA memiliki basis pencaksilat dan tidak dapat dipungkiri mereka juga memiliki prestasi yang cukup memuaskan di kejuaraan MMA. Mendiskreditkan MMA sama saja dengan tidak menghormati mereka para pesilat berprestasi yang ada di MMA.

Bijaklah dalam membuat konten. Pada akhirnya masyarakata bisa menilai mana master yang palsu dan siapa yang profesional.

Tantangan dari para petarung MMA kepada kedua master akan menjadi pembuktian kepada masyarakat siapa yang benar. Meminta maaf adalah pilihan bijak untuk menyelesaikan kontradiksi yang terjadi di Masyarakat.

Video cc 40 yang menyinggung para petarung MMA yang disimpan oleh salah satu youtuber.



profile-picture
profile-picture
profile-picture
Noobster dan 27 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh terangindonesia
Halaman 1 dari 6
emoticon-Cool ane mah nonton aja ga bisa berntem, baru kena pukul sparring latohan udah keram perut ane
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trz098 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Wih apaan nihhhhh indo emang keren hahahahaha
profile-picture
profile-picture
murayh0 dan terangindonesia memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Post ini telah dihapus oleh KS06
Nice gan emoticon-Ultah

Minta batanya Gan emoticon-Lempar Bata
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nibiru2025 dan 16 lainnya memberi reputasi
Thx gan... terimakasih sudah berkunjung
profile-picture
devorsak memberi reputasi
eh buset. siapa yang remehin mma? namanya aja udah mixed martial art. disana ada boxing, taekwondo, jujitsu, sampai silat juga ada. nggak efektif? ingat bro teknik mma itu paling balance karna gabungin berbagai teknik bela diri termasuk ground dan punch fight.
emang beladiri ente apa sampe bilang terlalu mematikan? krav maga? systema? sambo? itu semua beladiri militer lo dan cuma 3 itu yang mungkin bisa ngalahin silat dalam segi mematikan dan ente ngaku beladiri ente terlalu mematikan buat mma padahal di mma ada atlet silat? woooowwww
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamikaze118 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 19 balasan
Buktikan aja silat masuk di mma lokal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamikaze118 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Coba suruh duel dgn fighter MMA. Untuk membuktikan master-master palsu tsb. Seperti halnya fighter MMA asal china yg nantang master kungfu palsu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaliumonoksida dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
kaya yg di China nih bisa, atlet vs suhu bela diri
profile-picture
profile-picture
terangindonesia dan murayh0 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ga suka mma, kurang greget
profile-picture
profile-picture
terangindonesia dan murayh0 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Petarung MMA 🙏 emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
terangindonesia dan murayh0 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Nanti mereka bakal masuk podcastnya Master Corbuzier
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaliumonoksida dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Yg buat konten nya cari2 masalah
profile-picture
profile-picture
terangindonesia dan murayh0 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ya tetep aja mau ahli MMA kek ahli silat kek, digebukin 1 kampung bakal kebal gitu?
kan enggak!
paling ringan ICU, paling berat akhirat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mas.markues dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
klo di luar negeri, justru sebaliknya, para petarung MMA ramai2 membuka aib beberapa Master bela diri seolah2 para Master yg ada di dunia persilatan itu hoaks semua alias gak sehebat yg dikira. Gw sih se7 aja emang, klo ada beberapa Master bela diri yg gak sehebat yg mereka klaim. Tapi menyebut bahwa semua master bela diri itu hoaks, bahkan menjelek2an ilmu bela diri aliran tertentu (Kung Fu, Karate, Tai Chi, wing chun dll) jelas gak bisa diterima, krn para petarung MMA juga dasar2 nya berasal dari bela diri tradisional juga yg kemudian di campur adukan sehingga jadilah Mixed Martial Art..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamikaze118 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 18 balasan
Demi content aja kli ini gan , biar rame viewer nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Dari nama "seni bela diri" sudah jelas adalah sebuah kesenian, kesenian bela diri itu mempertunjukkan gerakan2 indah yg bertujuan untuk memukau orang yg melihat.

Yg terjadi kan banyak oknum2 yg mengklaim seni bela dirinya yg paling hebat dalam pertarungan. Padahal kalau di adu berantem ya jelas gaya bebas lah yg menang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ardhika007 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Master gak bakal cuap-cuap sih...

Harus di akui martial arts Indonesia itu kurang efektif, di barat sana martial arts silat di ambil yg efektifnya aja, kembangan-kembangan lain di buang...

W penasaran petarung MMA aktif sama preman veteran yang di lapangan klo diadu, menang yang mana... emoticon-cystg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamikaze118 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Kenapa ya gw ko berasa komen2 nya malah justru merendahkan silat
profile-picture
terangindonesia memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di