CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Celakalah Mereka yang Menyalibkan Tuhan Sekali Lagi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f102a00af7e9340b7234a7c/celakalah-mereka-yang-menyalibkan-tuhan-sekali-lagi

Celakalah Mereka yang Menyalibkan Tuhan Sekali Lagi

Di akhir zaman, Tuhan telah berinkarnasi di Tiongkok untuk bekerja dan menyampaikan jutaan firman, menaklukkan dan menyelamatkan sejumlah orang dengan firman-Nya dan membawa zaman penghakiman baru yang dimulai dari bait Tuhan Sekarang, penyebaran pekerjaan Tuhan di akhir zaman telah mencapai puncaknya di daratan Tiongkok. Kebanyakan orang di Katolik dan denominasi Kristen yang mengejar kebenaran telah kembali ke hadapan takhta Tuhan. Tuhan yang berinkarnasi telah menyelesaikan pekerjaan "kedatangan rahasia Anak Manusia" yang dinubuatkan di Alkitab dan segera akan menampakkan diri secara umum kepada semua bangsa dan tempat di seluruh dunia. Semua orang di setiap bangsa dan tempat yang haus akan penampakan Tuhan akan memandang penampakan Tuhan secara publik. Tidak ada kekuatan yang bisa menghalangi atau menghancurkan kerajaan Tuhan dan semua orang yang menentang Tuhan akan dihukum oleh murka Tuhan, seperti yang dikatakan dalam firman Tuhan: "Kerajaan-Ku akan datang dan mengambil bentuk di atas seluruh alam semesta dan takhta-Ku berdiri tegak di dalam hati triliunan orang. Dengan bantuan para malaikat, pencapaian besar-Ku akan segera terwujud. Semua anak-anak-Ku dan umat-Ku menantikan kedatangan-Ku dengan napas tertahan, menantikan-Ku kembali bersatu dengan mereka, tidak akan pernah terpisahkan lagi. Bagaimana mungkin warga kerajaan-Ku yang jumlahnya banyak itu tidak berlomba-lomba merangsek maju dalam perayaan sukacita karena kesatuan-Ku dengan mereka? Bukankah ini adalah kesatuan yang tidak perlu ada harga yang harus dibayar? Aku dihormati di hadapan seluruh manusia, Aku disebut-sebut dalam ucapan mereka. Ketika Aku kembali, Aku akan menaklukkan seluruh kekuatan musuh lebih lagi. Waktunya sudah tiba! Aku akan menggerakkan pekerjaan-Ku, Aku akan memerintah sebagai Raja di antara manusia! Dan Aku akan segera pergi! Inilah yang semua orang harapkan, karena inilah yang mereka inginkan. Aku akan membiarkan seluruh umat manusia melihat kedatangan hari-Ku, dan membiarkan mereka menyambut kedatangan hari-Ku dengan sukacita!" ("Perkataan Ke Dua Puluh Tujuh" dari "Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman menampakkan diri dalam rupa manusia"). "Semua orang yang Kucintai pasti akan hidup untuk selama-lamanya, dan semua orang yang menentang Aku pasti akan Kuhukum untuk selama-lamanya. Karena Aku adalah Tuhan yang cemburu, Aku tidak akan dengan mudah menyayangkan umat manusia atas segala yang telah mereka perbuat. Aku akan mengawasi seluruh bumi, dan menampakkan diri di Timur dari dunia ini dengan kebenaran, kemegahan, murka, dan hajaran, Aku akan menyatakan diri-Ku kepada segenap umat manusia!" ("Perkataan Ke Dua Puluh Enam" dari "Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman menampakkan diri dalam rupa manusia").

Pekerjaan Tuhan yang luar biasa telah menyingkapkan semua antikristus, nabi palsu, dan penipu. Pekerjaan-Nya telah menyingkapkan orang percaya palsu yang hanya mencari anugerah Tuhan dan berkat-Nya dan merasa puas. Firman penghakiman Tuhan itu seperti pedang bermata dua yang tajam yang mampu menembus hati dan roh manusia, membuat mereka yang tidak suka ditegur, yang membenci firman yang murni, dan yang tidak menyukai kebenaran akan menunjukkan wajah aslinya.

Di dalam firman, Tuhan mengungkapkan kedatangan rahasia-Nya untuk bekerja, kita melihat kenyataan penolakan manusia terhadap kebenaran dan pemberontakan terhadap Tuhan yang terutama bermanifestasi dalam tiga aspek:

1. Umat manusia seringkali berdosa dan menentang serta memberontak terhadap Tuhan adalah karena setelah manusia dirusak oleh Iblis, sifat mereka dikotori oleh berbagai racun Iblis dan telah menjadi orang yang menentang dan memberontak terhadap Tuhan. Itulah sebabnya mereka berdosa setiap hari dan seringkali mengaku dosa, tapi masih tidak bisa lepas dari ikatan dan belenggu sifat mereka yang berdosa. Sifat manusia yang memberontak terhadap Tuhan adalah akar dari dosanya.

2. Umat manusia telah sangat dirusak oleh Iblis. Hati manusia telah dipenuhi oleh filosofi Iblis, aturan hidup Iblis, dan cara pikir Iblis, membuat mereka tidak mampu mengerti atau mengenal firman Tuhan yang adalah kebenaran. Tanpa pencerahan dan penerangan Roh Kudus, umat manusia tidak mampu menerima kebenaran. Bahkan walau umat manusia yang rusak percaya kepada Tuhan, mereka hanya mengakui adanya Tuhan, mereka tidak mengakui bahwa Tuhan adalah kebenaran. Karena itu, umat manusia yang sudah berdosa menjatuhkan penghakiman pada Tuhan, menyerang Tuhan, menentang Tuhan, dan memberontak terhadap Tuhan.

3. Umat manusia telah sangat dirusak oleh Iblis. Bahkan mereka yang telah percaya kepada Tuhan selama bertahun-tahun tidak akan pernah mengenal Tuhan tanpa penghakiman dan hajaran-Nya atau pekerjaan keselamatan dari Tuhan yang berinkarnasi. Dalam kepercayaan mereka kepada Tuhan, mereka hanya bisa menikmati anugerah Tuhan dan mengakui bahwa Tuhan memang benar-benar ada. Mereka tidak bisa benar-benar mengenal Tuhan. Mereka hanya bisa penuh dengan doktrin dan gagasan agamawi, menjadi semakin sombong dan merasa benar sendiri dan bahkan berani menghakimi Tuhan, mencela Tuhan, dan menghina pekerjaan Tuhan. Itu semua bukan hal baru, tapi sudah sering terjadi di dunia agamawi, yang seharusnya membuat manusia melakukan refleksi mendalam dari manusia, dan telah menggenapi kata-kata Yesus: "Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, Tuhan, Tuhan, yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga; melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga. Banyak orang akan berkata kepada-Ku di hari itu kelak, Tuhan, Tuhan, bukankah kami telah bernubuat demi nama-Mu, telah mengusir setan-setan demi nama-Mu, dan melakukan banyak pekerjaan ajaib demi nama-Mu? Saat itu Aku akan menyatakan kepada mereka, Aku tidak pernah mengenalmu: pergilah daripada-Ku, hai engkau yang melakukan kejahatan" (Mat 7:21-23). Kita semua sudah melihat dengan jelas bahwa dalam dunia agamawi, ada terlalu banyak orang yang bekerja dalam nama Tuhan, tapi menolak dan mengutuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Semua yang percaya kepada Tuhan, tapi hanya mengakui bahwa Tuhan itu ada, dan tidak tahu bahwa Tuhan adalah kebenaran, bisa dengan mudah menentang Tuhan, menyerang Tuhan, dan menista Tuhan. Karena memiliki sedikit pengetahuan Alkitab dan doktrin agamawi, mereka percaya mereka memiliki kebenaran dan mengenal Tuhan. Mereka bahkan berani menista pekerjaan Roh Kudus dan menantang Kristus yang berinkarnasi. Satu-satunya yang menanti mereka adalah penghakiman dan hajaran Tuhan yang benar, megah, dan penuh murka. Di hari kedatangan Tuhan dinyatakan kepada semua orang, semuanya akan tersingkap!


Dari orang-orang yang memberitakan Injil di berbagai tempat, kita sudah sering mendengar banyak dari mereka yang tadinya menentang pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa atau mereka yang ikut campur dan merusak penerimaan manusia terhadap Tuhan Yang Mahakuasa, dihukum dan dikutuk dalam berbagai tingkatan. Bisa dikatakan bahwa sampai suatu tahap tertentu, hal ini telah memainkan peran positif dan mendukung pekerjaan Injil kita. Setelah mendengar kabar seperti itu, kita tidak bisa tidak untuk memuji kebenaran Tuhan; lebih dari itu, kita bersyukur karena Tuhan mendengar doa kita. Sebagai tambahan, penghormatan dan kekaguman terhadap Tuhan tumbuh dengan spontan dalam hati kita. Tuhan tidak akan meninggalkan domba-Nya, apalagi membiarkan semua yang melakukan kejahatan dan menentang-Nya. Tuhan itu mahahadir dan mahakuasa, dan pekerjaan Tuhan tidak bisa dihalangi oleh kuasa jahat mana pun. Tuhan telah menunjukkan kepada kita banyak contoh kasus di mana kejahatan dihukum. Kita percaya bahwa ini juga merupakan peringatan diam-diam bagi masing-masing kita. Karena itulah kita mengumpulkan banyak contoh tentang orang yang dihukum, yang meliputi berbagai mulai dari Gereja Katolik, dan denominasi Kristen. Periode waktunya hanya dari tahun 1993 sampai 2002, dan lokasinya meliputi 24 provinsi dan kotamadya. Secara keseluruhan ada lebih dari sepuluh ribu kasus orang yang dihukum karena menentang Tuhan Yang Mahakuasa, di antaranya kami telah memilih lebih dari 870 kasus yang khas. Namun, kasus-kasus itu saja sudah cukup untuk dijadikan pelajaran bagi semua orang (bdk. Kasus Penghukuman Khas Bagi Mereka yang Menentang Tuhan Yang Mahakuasa)

Dari kasus-kasus yang mengejutkan tentang mereka yang dihukum karena menentang Tuhan, kami mengidentifikasi ada empat jenis orang yang cenderung memberontak terhadap Tuhan:

Pertama: Mereka yang ditipu oleh orang lain atau diperbudak oleh hamba yang jahat karena tidak mengenal pekerjaan Roh Kudus dan akibatnya mereka tidak mampu membedakan yang benar dan salah. Karena itulah, mereka ikut melakukan kejahatan, dan mengucapkan kata-kata yang sama seperti mereka, mengatakan banyak perkataan yang menentang Tuhan dan melakukan perbuatan jahat untuk menghentikan manusia dari menerima pekerjaan Tuhan. Tuhan hanya menghukum orang-orang seperti ini dengan hukuman ringan dan tidak mencabut nyawanya. Sebagian dari mereka menderita penyakit aneh atau kecelakaan dan sebagian lagi ada anggota keluarganya menderita bencana. Tuhan memberikan orang-orang seperti ini kesempatan untuk bertobat. Tentu saja, ada orang-orang yang keras kepala yang tidak mau bangun setelah dihukum; mereka terus melakukan kejahatan dan karenanya harus dibinasakan.

Yang kedua: Mayoritas orang-orang yang ini adalah pemimpin dari berbagai denominasi. Mereka dihadapkan pada pilihan antara posisi mereka dan Tuhan. Demi posisi, mereka meninggalkan jalan yang benar, sengaja menentang pekerjaan Tuhan dan mengendalikan orang-orang yang ada di bawah mereka. Demi menikmati keuntungan yang didapat dari posisi mereka selamanya, mereka menipu dan menjebak orang. Sepertinya mereka akan kehilangan posisinya jika mereka kehilangan orang-orang dan mereka tidak bisa hidup tanpa posisinya. Karena itu mereka melakukan apa saja yang mereka bisa untuk bersaing dengan Tuhan memperebutkan umat pilihan-Nya, menyebut domba Tuhan sebagai domba mereka. Mereka adalah tipikal antikristus. Apa yang mereka layani adalah posisi dan kehidupan mereka. Hati mereka semakin lama semakin keras. Mereka menikmati anugerah Tuhan tapi juga ingin mengendalikan umat pilihan Tuhan, bahkan tidak memberikan kebebasan memilih kepada umat. Mereka adalah hamba yang sangat jahat yang dinubuatkan oleh Tuhan Yesus. Tuhan juga menghukum orang-orang ini hingga ke berbagai tingkatan sesuai dengan sikap mereka, dan juga memberi kesempatan kepada mereka untuk bertobat. Namun, sebagian dari mereka bahkan melangkah lebih jauh, dan lebih suka mati daripada bertobat. Karena itulah Tuhan mengakhiri hidup mereka. Bagi mereka yang bisa mengendalikan diri atau berhenti melakukan kejahatan setelah dihukum, Tuhan mengampuni nyawanya dan masih menunggu mereka bertobat.

Yang ketiga: Mereka adalah orang yang dulunya dikuasai roh jahat, atau dalam beberapa kasus, bergantung pada roh jahat untuk memperlihatkan kekuatan supernatural. Mereka adalah orang yang percaya pada pekerjaan roh jahat dalam diri mereka, tapi tidak memiliki sedikit pun pengetahuan tentang pekerjaan Tuhan. Sebagai hasilnya, ketika pekerjaan baru Tuhan dikhotbahkan kepada mereka, timbul pertentangan keras dalam diri mereka. Orang jenis ini biasanya menyerang pekerjaan Roh Kudus, dan mereka membenci kebenaran yang diungkapkan oleh Tuhan. Dalam semua denominasi, suara perlawanan mereka terhadap Tuhan adalah yang paling keras, tindakan mereka paling kasar, dan perlawanan mereka terhadap Tuhan adalah yang paling agresif dan bersemangat. Mereka adalah alat roh jahat, musuh Tuhan, dan kawan sekerja Iblis sehingga mereka akhirnya dikutuk dan ditakdirkan untuk kehancuran dan neraka.

Yang keempat: Orang-orang yang dihukum ini adalah mereka yang menjadi tulang punggung dan dilatih oleh Gereja Tiga Pendirian. Mereka melayani dan memberikan hidup mereka secara khusus bagi Partai Komunis dan melawan semua yang benar-benar percaya kepada Tuhan. Didukung oleh kekuatan negara, mereka menganiaya orang-orang yang mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh dan bersaksi bagi Tuhan, mereka menjadi alat pemerintah. Mereka memegang "mangkok nasi" yang diberikan Partai Komunis, menyatakan dan menyerahkan hidup bagi Partai Komunis, dan menjadi juru bicara Partai Komunis di dunia agamawi. Partai Komunislah yang menjadi tuan mereka. Orang-orang ini memegang posisi penting di banyak gereja dan mengendalikan banyak orang percaya yang bodoh. Mereka adalah iblis yang menentang Tuhan. Mereka sebenarnya adalah orang tidak percaya dalam kekristenan. Walau mereka sepertinya bebas merajalela untuk sementara waktu, mereka ditakdirkan untuk dihancurkan dan dikutuk.

Tokoh-tokoh terkenal dalam berbagai Katolik dan denominasi Kristen ini dihukum Tuhan dan bahkan dikutuk dan mati, karena mereka menolak pekerjaan Tuhan dan menghentikan terlaksananya kehendak Tuhan. Bukankah seharusnya ini membuat orang berpikir? Jika yang mereka lawan bukan Tuhan, siapakah yang bisa menghukum dan mencabut nyawa mereka? Jika mereka benar-benar milik Tuhan, siapakah yang berkuasa mengambil nyawa mereka dari tangan Tuhan? Tidakkah engkau mengakui bahwa Tuhan itu benar?

Dari contoh kasus keempat jenis orang tersebut dan tindakan mereka, kita bisa melihat dengan jelas bahwa dalam sifat aslinya, mereka tidak menyukai kebenaran. Mereka membenci pekerjaan penyelamatan dan pengubahan Tuhan manusia lewat penghakiman dan hajaran, sangat membenci firman Tuhan yang menelanjangi sifat manusia dan menembus jiwa manusia, dan bahkan marah jika kedatangan Tuhan mengganggu mimpi indah mereka. Karena itulah hati mereka yang suka menggerutu terhadap Tuhan dan sifat dasar mereka yang memberontak terhadap Tuhan akan disingkapkan. Mereka bahkan mengutuk, menghujat, dan menentang Tuhan dengan sombong, tidak tahu diri. Mereka bahkan lebih jahat dari orang Farisi yang menganiaya Tuhan Yesus dua ribu tahun lalu. Perbuatan jahat mereka akhirnya akan membawa mereka kepada hukuman dan kutukan. Banyak dari mereka yang menyadari bahwa watak Tuhan tidak boleh dilanggar hanya ketika kematian datang. Namun, mereka hanya bisa meratap dan menggertakkan gigi dalam kegelapan. Fakta membuktikan bahwa mereka yang menyalibkan Kristus sekali lagi akan dihukum!


Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Kerajaan diperluas di tengah umat manusia, kerajaan terbentuk di tengah umat manusia, kerajaan ditegakkan di tengah umat manusia; tidak ada kekuatan apa pun yang bisa menghancurkan kerajaan-Ku. Di antara orang-orang yang ada dalam kerajaan-Ku hari ini, manakah dari antara engkau semua yang bukan manusia di antara manusia? Siapa di antaramu yang tidak memenuhi syarat sebagai manusia? Ketika awal baru-Ku diumumkan kepada banyak orang, bagaimana reaksi umat manusia? Engkau semua sudah melihat dengan mata kepala sendiri keadaan umat manusia, tentu engkau semua tidak berharap akan terus bertahan selamanya di dunia ini? Aku sekarang berjalan di tengah umat-Ku, Aku hidup di tengah umat-Ku. Hari ini, mereka yang mengasihi-Ku dengan tulus, orang-orang seperti itulah yang diberkati; berbahagialah mereka yang tunduk kepada-Ku, mereka akan tinggal dalam kerajaan-Ku, diberkatilah mereka yang mengenal-Ku, mereka akan menggunakan otoritas dalam kerajaan-Ku; diberkatilah mereka yang mencari-Ku, mereka akan lepas dari ikatan Iblis dan menikmati berkat dalam-Ku; diberkatilah mereka yang mampu meninggalkan kesenangan dirinya, mereka akan menjadi milik-Ku dan mewarisi harta kerajaan-Ku. Mereka yang berlari karena Aku akan aku hargai, mereka yang pergi karena Aku, akan aku rengkuh dengan sukacita, mereka yang mempersembahkan korban karena Aku, akan Kuberi sukacita. Mereka yang menemukan sukacita dalam firman-Ku akan aku berkati, mereka akan menjadi tiang yang menjadi penopang kerajaan-Ku, mereka akan mendapat banyak berkat di rumah-Ku dan tidak ada yang bisa menandingi mereka. Sudahkah engkau semua menerima berkat yang diberikan kepadamu? Sudahkah engkau semua mencari janji yang dibuat bagimu? Dalam tuntunan terang-Ku, engkau semua pasti akan menghancurkan kubu-kubu pertahanan kekuatan kegelapan. Engkau semua pasti tidak akan kehilangan terang yang membimbingmu, bahkan saat engkau semua ada dalam kegelapan. Engkau semua pasti akan menjadi penguasa atas seluruh ciptaan. Engkau semua pasti akan menjadi penakluk atas Iblis. Engkau semua akan berdiri di hadapan kerajaan naga merah yang sangat besar yang sudah jatuh, dan di antara banyak orang engkau semua akan menjadi saksi bagi kemenangan-Ku. Engkau semua pasti akan teguh dan tidak goyah di tanah Sinim. Lewat penderitaan yang kau semua tanggung, engkau semua akan mewarisi berkat-Ku dan bersinar di seluruh alam semesta dengan kemuliaan-Ku."("Perkataan Kesembilan Belas" dari "Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman menampakkan diri dalam rupa manusia").
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bukhorigan dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KambaliLasmono
Artikel yang dibagikan sangat bagus!
profile-picture
KambaliLasmono memberi reputasi
Kek baca novel...
profile-picture
profile-picture
darksorrow dan KambaliLasmono memberi reputasi

Tinggal Tunggu Bukti

Tinggal Tunggu Bukti

Tlg diberikan jika sdh ada ya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vickytej2301 dan 2 lainnya memberi reputasi

Waspadalah! Jangan Mengulangi Kesalahan Orang Farisi dalam Menyambut Tuhan

Celakalah Mereka yang Menyalibkan Tuhan Sekali Lagi

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Apakah engkau sekalian ingin tahu apa akar masalahnya mengapa orang Farisi menentang Yesus? Apakah engkau sekalian ingin tahu substansi orang-orang Farisi? Mereka penuh dengan khayalan tentang Mesias. Terlebih lagi, mereka hanya percaya bahwa Mesias akan datang, tetapi mereka tidak mencari kebenaran tentang hidup. Jadi, sampai hari ini mereka masih menunggu Mesias, karena mereka tidak memiliki pengetahuan tentang jalan kehidupan, dan tidak tahu apa itu jalan kebenaran. Menurutmu sekalian, bagaimana orang-orang bodoh, keras kepala, dan bebal bisa mendapatkan berkat Tuhan? Bagaimana mereka bisa melihat Mesias? Mereka menentang Yesus, karena mereka tidak mengetahui arah pekerjaan Roh Kudus, karena mereka tidak mengetahui jalan kebenaran yang diucapkan Yesus, dan terlebih lagi, karena mereka tidak memahami Mesias. Dan, karena mereka tidak pernah melihat Mesias, dan tidak pernah bersama-Nya, mereka membuat kesalahan dengan sia-sia berpegang pada nama Mesias sambil menentang hakikat Mesias dengan segala cara yang mungkin. Orang-orang Farisi ini pada hakikatnya keras kepala, sombong, dan tidak mematuhi kebenaran. Prinsip kepercayaan mereka kepada Tuhan adalah: tidak peduli sedalam apa khotbahmu, tidak peduli setinggi apa otoritasmu, Engkau bukan Kristus kecuali jika Engkau disebut Mesias. Bukankah pandangan ini tidak masuk akal dan konyol? Aku bertanya lagi kepada kalian: tidakkah sangat mudah untuk melakukan kesalahan seperti yang dilakukan orang Farisi mula-mula, mengingat engkau sekalian tidak memahami Yesus sama sekali? Dapatkah engkau membedakan jalan kebenaran? Dapatkah engkau benar-benar menjamin bahwa engkau tidak akan menentang Kristus? Dapatkah engkau mengikuti pekerjaan Roh Kudus? Jika engkau tidak tahu apakah engkau akan menentang Kristus, Aku katakan bahwa engkau sudah hidup di ambang kematian. Semua orang yang tidak mengenal Mesias mampu menentang, menolak, atau memfitnah Yesus. Semua orang yang tidak memahami Yesus mampu menyangkal dan mencerca-Nya. Selain itu, mereka mampu melihat kedatangan kembali Yesus sebagai tipu muslihat Iblis, dan semakin banyak orang akan mengutuk Yesus yang sudah kembali menjadi daging. Tidakkah semua ini membuat engkau sekalian takut? Yang akan engkau hadapi adalah penghujatan terhadap Roh Kudus, penghancuran firman Roh Kudus kepada gereja-gereja, dan penolakan atas semua yang dinyatakan oleh Yesus. Apa yang bisa engkau sekalian dapatkan dari Yesus jika engkau sangat bingung? Bagaimana engkau sekalian bisa memahami pekerjaan Yesus ketika Ia kembali menjadi daging di atas awan putih, jika engkau dengan keras menolak menyadari kesalahanmu? Aku katakan hal ini kepadamu sekalian: orang-orang yang tidak menerima kebenaran, tetapi dengan membabi buta menantikan kedatangan Yesus di atas awan putih, pasti akan menghujat Roh Kudus, dan merekalah kategori orang yang akan dimusnahkan. Engkau sekalian hanya menginginkan kasih karunia Yesus, dan hanya ingin menikmati alam surgawi yang penuh kebahagiaan, tetapi tidak pernah mematuhi perkataan yang diucapkan Yesus, dan tidak pernah menerima kebenaran yang dinyatakan Yesus saat Ia kembali menjadi daging. Apa yang akan engkau sekalian tunjukkan demi menukar kenyataan bahwa Yesus datang kembali di atas awan putih? Apakah disebut ketulusan jika engkau sekalian terus-menerus berbuat dosa, tetapi kemudian berulang kali mengakuinya? Korban apa yang akan engkau sekalian persembahkan kepada Yesus yang datang kembali di atas awan putih? Apakah itu jerih payah kerjamu selama bertahun-tahun yang justru membuatmu sekalian meninggikan diri? Apa yang akan engkau tunjukkan untuk membuat Yesus yang datang kembali itu percaya kepadamu? Apakah sifat sombongmu, yang tidak mematuhi kebenaran?" ("Pada Saat Engkau Melihat Tubuh Roh Yesus, Tuhan Sudah Menciptakan Langit dan Bumi yang Baru" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia").
profile-picture
Sharonwhite memberi reputasi

Firman Tuhan Harian - Juruselamat Telah Datang Kembali di Atas 'Awan Putih' - Kutipan


Firman Tuhan Harian - Juruselamat Telah Datang Kembali di Atas 'Awan Putih' - Kutipan

Ketika sang Juruselamat datang pada akhir zaman, seandainya Ia masih disebut Yesus, dan sekali lagi terlahir di Yudea, dan melakukan pekerjaan-Nya di Yudea, maka hal ini akan membuktikan bahwa Aku hanya menciptakan bangsa Israel dan hanya menebus bangsa Israel, dan Aku tidak mempunyai hubungan apa-apa dengan bangsa-bangsa bukan Yahudi. Bukankah ini akan berlawanan dengan firman-Ku, bahwa "Aku-lah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan segala sesuatu"? Aku meninggalkan Yudea dan melakukan pekerjaan-Ku di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi karena Aku bukan hanya Tuhan atas bangsa Israel, tetapi Tuhan atas seluruh ciptaan. Aku menampakkan diri kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi pada akhir zaman karena Aku bukan hanya Yahweh, Tuhan bangsa Israel, tetapi, terlebih lagi, karena Aku-lah Pencipta semua umat pilihan-Ku di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi. Aku bukan hanya menciptakan Israel, Mesir, dan Libanon, tetapi juga semua bangsa-bangsa bukan Yahudi di luar Israel. Dan karena inilah Aku adalah Tuhan atas seluruh ciptaan. Aku hanya memakai Israel sebagai titik awal pekerjaan-Ku, menggunakan Yudea dan Galilea sebagai kubu-kubu pekerjaan penebusan-Ku, dan memakai bangsa-bangsa bukan Yahudi sebagai landasan Aku mengakhiri segala zaman. Aku melakukan dua tahap pekerjaan di Israel (kedua tahap pekerjaan pada Zaman Hukum Taurat dan Zaman Kasih Karunia), dan Aku tengah melaksanakan dua tahap pekerjaan selanjutnya (Zaman Kasih Karunia dan Zaman Kerajaan) di seluruh negeri-negeri di luar Israel. Di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, Aku akan melakukan pekerjaan penaklukkan, dan menyudahi zaman ini. Jika manusia selalu memanggil-Ku Yesus Kristus, tetapi tidak menyadari bahwa Aku telah memulai zaman baru pada akhir zaman ini dan telah memulai pekerjaan baru, dan jika manusia selalu terobsesi menantikan kedatangan Yesus sang Juruselamat, maka Aku akan menyebut orang-orang seperti ini orang-orang yang tidak percaya kepada-Ku. Mereka adalah orang-orang yang tidak mengenal-Ku, dan kepercayaan mereka kepada-Ku palsu. Mungkinkah orang-orang seperti ini menyaksikan kedatangan Yesus sang Juruselamat dari surga? Yang mereka nantikan bukanlah kedatangan-Ku, tetapi kedatangan Raja orang Yahudi. Mereka tidak mendambakan pemusnahan yang Kulakukan terhadap dunia lama yang najis ini, melainkan sangat merindukan kedatangan Yesus yang kedua kalinya, saat mereka akan ditebus; mereka menantikan Yesus sekali lagi menebus seluruh umat manusia dari tanah yang cemar dan jahat ini. Bagaimana mungkin orang-orang seperti itu menjadi mereka yang menyelesaikan pekerjaan-Ku pada akhir zaman? Hasrat manusia tidak mampu memenuhi keinginan-Ku maupun menyelesaikan pekerjaan-Ku, karena manusia hanya mengagumi atau menghargai pekerjaan yang Kulakukan dahulu, dan tidak tahu bahwa Aku adalah Tuhan itu sendiri yang selalu baru dan tak pernah usang. Manusia hanya tahu bahwa Aku adalah Yahweh, dan Yesus, tanpa sedikit pun pemahaman bahwa Aku adalah Yang Terkemudian, Pribadi yang akan membawa umat manusia menuju akhir. Segala yang didambakan dan dikenal manusia hanya berdasarkan pemahamannya sendiri, dan tak lebih dari yang dapat dilihat dengan matanya sendiri. Hal itu tidak sejalan dengan pekerjaan yang Kulakukan, justru bertentangan dengan pekerjaan-Ku. Jika pekerjaan-Ku dilakukan menuruti gagasan-gagasan manusia, kapan pekerjaan itu akan rampung? Kapan umat manusia akan memasuki tempat perhentian? Dan bagaimanakah Aku akan dapat memasuki hari ketujuh, hari Sabat? Aku bekerja seturut rencana-Ku, sesuai dengan tujuan-Ku, dan bukan berdasarkan niat manusia.

Dikutip dari "Juruselamat Telah Datang Kembali di Atas 'Awan Putih'"
profile-picture
Sharonwhite memberi reputasi
Diubah oleh KambaliLasmono
Tuhan ko disalib...Rossi atau Marques gitu.. kan seru..
profile-picture
Maja2020 memberi reputasi
ngomong ngopo tohemoticon-Bingung
OPEN YOUR MIND...
AWALNY MENGAKUI TUHAN MAHA KUASA,
NAPE UJUNG2NYE MENGAKUI TUHAN DISALIB?
TUHAN TDK AKAN PERNAH MENCONTOHKAN KE HAMBANYA BAHWA TUHAN TDK BERDAYA, TETAPI MEREKA YG MENGAKUINYA TERLANJUR MALU SHG TURUN TEMURUN TETAP MENGANGGAP TUHAN PERNAH DISALIB, HNY KRN MALU...
profile-picture
Dewa2424 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
duduk ajalah, liat perkembanganemoticon-Ngacir

BATA!emoticon-Bata (S)
Diubah oleh red.bezos
emoticon-Bingungemoticon-Ngakak
kenapa ya Tuhan di salib ?


i found Messiah
"Barasheet"


who will pay off your debts ?

do you know, sheep, goats, and cows cannot pay off your debts

emoticon-Ngakak

emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
vickytej2301 dan decodeca memberi reputasi
Diubah oleh ThinSkunk
halu.. di mana tuhan ketika covid ? tu liat pendeta koar2.. umat kristen gak akan kena covid.. buktinya pendeta meninggal juga.. coba berargumen pake bukti.. jangan kaya bikin essay karangan buat ujian.. 😬


Firman Tuhan Harian - "Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru" - Kutipan

Rencana pengelolaan enam ribu tahun Tuhan sudah hampir berakhir, dan gerbang kerajaan-Nya telah dibukakan bagi semua orang yang mencari penampakan Tuhan. Saudara-saudari yang terkasih, tunggu apa lagi? Apa yang engkau cari? Apakah engkau menantikan penampakan Tuhan? Apakah engkau mencari jejak langkah Tuhan? Betapa didambakannya penampakan Tuhan! Betapa sulitnya menemukan jejak langkah Tuhan! Di zaman seperti ini, di dunia seperti ini, apa yang harus kita lakukan untuk bisa menyaksikan hari penampakan Tuhan? Apa yang harus kita lakukan untuk mengikuti jejak langkah Tuhan? Pertanyaan-pertanyaan itu dihadapi oleh semua yang menantikan penampakan Tuhan. Engkau sekalian sudah pernah mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan tadi lebih dari sekali—tetapi apa hasilnya? Di manakah Tuhan menampakkan diri? Di manakah jejak langkah Tuhan? Apakah engkau sudah menemukan jawabannya? Banyak orang akan menjawab seperti ini: Tuhan menampakkan diri di antara orang-orang yang mengikuti-Nya dan jejak langkah-Nya ada di antara kita; sesederhana itu! Setiap orang bisa saja mengetengahkan jawaban standar, tetapi apakah engkau paham apa arti penampakan Tuhan, dan apa arti jejak langkah Tuhan? Penampakan Tuhan berarti kedatangan-Nya secara pribadi ke bumi untuk melakukan pekerjaan-Nya. Dengan identitas dan watak-Nya sendiri, dan dengan cara khas-Nya, Ia turun ke antara umat manusia untuk melaksanakan pekerjaan-Nya yakni memulai sebuah zaman dan mengakhiri sebuah zaman. Penampakan seperti ini bukanlah semacam ritual. Bukan juga suatu tanda, gambaran, mukjizat, atau penglihatan yang hebat, apalagi semacam proses keagamaan. Penampakan ini merupakan fakta nyata dan aktual yang dapat disentuh dan dilihat. Penampakan seperti ini bukan sekadar untuk mengikuti sebuah proses, atau sekadar pekerjaan jangka pendek; tetapi merupakan sebuah tahap pekerjaan yang tercakup dalam rencana pengelolaan-Nya. Penampakan Tuhan selalu penuh makna, dan senantiasa terkait dengan rencana pengelolaan-Nya. Penampakan ini sepenuhnya berbeda dari penampakan berupa bimbingan, kepemimpinan, dan pencerahan yang Tuhan lakukan kepada manusia. Tuhan mengerjakan sebuah tahap pekerjaan yang hebat setiap kali Ia menyatakan diri-Nya. Pekerjaan ini berbeda dari pekerjaan di zaman lainnya. Pekerjaan ini tidak terselami pikiran manusia, dan belum pernah dialami manusia. Ini adalah pekerjaan yang memulai zaman yang baru dan menyimpulkan zaman yang lama, dan merupakan bentuk pekerjaan baru yang lebih baik bagi keselamatan umat manusia. Selain itu, ini adalah pekerjaan yang membawa umat manusia memasuki zaman yang baru. Inilah arti penting dari penampakan Tuhan.

Selagi memahami penampakan Tuhan ini, bagaimana seharusnya engkau mencari jejak langkah Tuhan? Pertanyaan ini tidaklah sulit untuk dijelaskan: Di mana ada penampakan Tuhan, di situ engkau akan temukan jejak langkah Tuhan. Penjelasan seperti ini terdengar amat lugas, tetapi sesungguhnya tidak semudah itu untuk dilakukan, sebab banyak orang tidak tahu di mana Tuhan menyatakan diri-Nya, apalagi di mana Ia bersedia atau akan menyatakan diri-Nya. Beberapa orang secara impulsif percaya bahwa di mana ada pekerjaan Roh Kudus, di sanalah ada penampakan Tuhan. Atau jika tidak begitu, mereka percaya bahwa di mana ada tokoh-tokoh rohani, di situ juga ada penampakan Tuhan. Atau jika tidak begitu, mereka percaya bahwa di mana ada orang-orang tersohor, di situ juga ada penampakan Tuhan. Untuk sementara ini, kita tak usah dulu memikirkan benar atau salahnya kepercayaan-kepercayaan itu. Untuk menjelaskan pertanyaan semacam itu, pertama-tama kita harus paham betul mengenai tujuan ini: Kita sedang mencari jejak langkah Tuhan. Kita tidak sedang mencari tokoh rohani, apalagi mengikuti tokoh ternama, melainkan sedang mengikuti jejak langkah Tuhan. Oleh karena kita sedang mencari jejak langkah Tuhan, maka kita harus mencari kehendak Tuhan, perkataan Tuhan, pernyataan Tuhan—sebab, di mana ada firman Tuhan yang baru, di sanalah ada suara Tuhan, dan di mana ada langkah kaki Tuhan, di situ juga ada perbuatan Tuhan. Di mana ada pengungkapan Tuhan, di situ juga ada penampakan Tuhan, dan di mana ada penampakan Tuhan, di situ juga ada kebenaran, dan jalan, dan hidup. Saat sedang mencari jejak langkah Tuhan, engkau mengabaikan firman yang mengatakan bahwa "Tuhan adalah kebenaran, dan jalan, dan hidup." Jadi, saat banyak orang menerima kebenaran, mereka tidak percaya bahwa mereka telah menemukan jejak langkah Tuhan, apalagi mengakui penampakan Tuhan. Betapa dalamnya kekeliruan itu! Penampakan Tuhan tidak dapat diselaraskan dengan gagasan manusia, apalagi terjadi atas perintah manusia. Tuhan membuat pilihan-pilihan-Nya sendiri dan memiliki rencana-rencana-Nya sendiri mengenai kapan Ia melangsungkan pekerjaan-Nya; lagipula, Ia memiliki tujuan-tujuan dan cara-cara-Nya sendiri. Ia tidak perlu membicarakan pekerjaan yang dilakukan-Nya dengan manusia atau mencari nasihat manusia, apalagi memberitahukan setiap orang mengenai pekerjaan-Nya. Inilah watak Tuhan, yang terlebih lagi perlu dikenali oleh semua orang. Jika ingin menyaksikan penampakan Tuhan, jika hendak mengikuti jejak langkah Tuhan, maka engkau harus pertama-tama melampaui gagasanmu sendiri. Engkau tidak boleh menuntut Tuhan melakukan ini atau itu, apalagi menempatkan-Nya dalam batas-batasmu sendiri dan membatasi-Nya dalam gagasan pribadimu. Akan tetapi, engkau harus bertanya bagaimana seharusnya engkau mencari jejak Tuhan, bagaimana seharusnya menerima penampakan Tuhan, dan bagaimana harus berserah pada pekerjaan baru Tuhan; itulah yang harus dilakukan oleh manusia. Oleh karena manusia itu bukan kebenaran, dan tidak memiliki kebenaran, manusia harus mencari, menerima, dan menaati.

Tanpa memandang apakah engkau berkebangsaan Amerika, Inggris, atau warga negara lainnya, engkau harus melangkah keluar dari batas-batasmu sendiri, harus melampaui dirimu sendiri, dan harus memandang pekerjaan Tuhan sebagai ciptaan Tuhan. Dengan cara ini, engkau tidak akan menghambat jejak langkah Tuhan. Sebab, sekarang ini, banyak orang menganggap bahwa tidak mungkin Tuhan akan menampakkan diri di negara atau bangsa tertentu. Betapa dalamnya makna pekerjaan Tuhan, dan betapa pentingnya penampakan Tuhan! Bagaimana mungkin semua itu diukur dengan gagasan dan pemikiran manusia? Jadi menurut hemat-Ku, engkau harus menghancurkan gagasanmu tentang kebangsaan atau kesukuan saat mencari penampakan Tuhan. Dengan cara ini, engkau tidak akan dihambat oleh gagasanmu sendiri; dengan cara ini, engkau akan dilayakkan untuk menyambut penampakan Tuhan. Jika tidak begitu, engkau akan selalu berada dalam kegelapan, dan tidak akan pernah berkenan di hadapan Tuhan.

Dikutip dari "Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru"
profile-picture
Sharonwhite memberi reputasi
"Di akhir zaman, Tuhan telah berinkarnasi di Tiongkok untuk bekerja dan menyampaikan jutaan firman, menaklukkan dan menyelamatkan sejumlah orang dengan firman-Nya"

Tuhan ke Tiongkok?? Ngapain om?? Pelesir??
Klo namanya Tuhan gak perlu datang jauh2 ke Tiongkok om... Tiongkoknya aja yg dipanggil menghadap Tuhan...
Wkwkwkwkwkwkwk... narasi ngawur...
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di