CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f10099768cc95222f54e686/dilema-para-emak-terkait-sistem-pendidikan-di-era-new-normal-demo-atau-legowo

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?


Era new normal sudah diberlakukan kurang lebih satu bulan yang lalu. Semua aspek kehidupan dan aktivitas masyarakat, perlahan kembali berjalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Awalnya, mungkin menjadi dilema bagi banyak kalangan. Seperti yang kita ketahui, pandemi yang merambah hampir di seluruh belahan dunia, melumpuhkan aktivitas masyarakat. Di Indonesia sendiri, pasien positif kian bertambah dari hari ke hari.

Namun demikian, jika kita tetap mengurung diri, terutama bagi pencari nafkah, keluarga, istri, dan anak-anak mau dikasih makan apa? Kalau yang memiliki harta berlimpah dan tidak habis dimakan tujuh turunan, tentu lain cerita, ya.

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?


Oleh sebab itu, penerapan era new normal di segala aspek kehidupan, adalah solusi yang saat ini diambil oleh pemerintah. Namun, kebijakan itu belum diterapkan dalam bidang pendidikan. Tahun ajaran baru yang dimulai pada 13 Juli lalu, masih menggunakan sistem daring atau belajar secara jarak jauh. Dalam hal ini, sistem belajar online bisa memakai hp atau laptop. Banyak aplikasi yang bisa digunakan, seperti zoom atau google meet.

Akan tetapi, sistem belajar seperti ini, banyak dikeluhkan oleh masyarakat, terutama emak-emak. Waktu mereka jadi tersita lebih banyak untuk mendampingi anak-anaknya selama menjalani sekolah online. Selain itu, banyak sebab lain yang menjadi pemicu keluhan kaum multi talenta ini. Kaum emak pasti paham.

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?

Contohnya saja yang baru-baru ini terjadi. Sejumlah emak-emak melakukan demonstrasi ke salah satu Sekolah Dasar (SD) di Desa Tebul Barat, Kabupaten Pamekasan.

Salah satu dari mereka, bahkan mengancam akan mengeluarkan dan memindahkan anaknya jika pihak sekolah tak juga membuka sekolah untuk mengaktifkan kegiatan belajar mengajar secara langsung.

Aksi yang dilakukan para emak ini bukan tanpa alasan. Selama pandemi mewabah yang mengharuskan sekolah meliburkan anak-anak selama empat bulan ini, banyak dari mereka (anak-anak) justru sibuk bermain. Orang tua khawatir, jika sekolah tetap libur, pendidikan anak-anaknya akan terampas. Sangat wajar, sih menurut ane. Jujur, ane juga lebih menyukai KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) bertatap muka langsung.

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?


Sistem belajar mengajar bertatap muka langsung dan sistem daring atau online, tentu memberi efek yang sangat jauh berbeda. Dengan belajar secara langsung, anak-anak dapat mengekpresikan ilmu yang mereka dapat. Kemampuan bersosialisasi pun tentu saja akan meningkat, seiring naiknya tingkat kelas mereka. Terutama bagi siswa-siswi yang masuk ke jenjang yang lebih tinggi.

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?


Sementara itu, sekolah dengan sistem online, memberatkan sebagian kalangan. Terutama bagi orang tua tak berpunya hp yang menunjang kegiatan tersebut. Memangnya masih ada orang yang tak memiliki hp? Banyak. Dan ini nyata terjadi di masyarakat, loh.

Hal lain yang memberatkan adalah, bagi yang memiliki hp pun, mengeluh akan sekaratnya kuota karena dipakai online video selama berjam-jam. Untuk kalangan berduit, hal itu mungkin hal remeh, ya. Kuota habis tinggal beli. Atau pasang wifi biar kuota tidak jebol. Namun, yang jadi masalah adalah kondisi ekonomi tiap orang, kan berbeda. Ditambah lagi kendala orang tua yang (maaf) gaptek. Mereka tentu akan kesulitan mengajari anak selama belajar di rumah dengan menggunakan aplikasi yang bikin mumet.

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?


Sementara di sisi lain, jika sekolah dibuka di tengah pandemi seperti sekarang, justru akan menambah masalah baru. Kita semua tentu khawatir jika anak-anak akan terpapar virus tersebut, mengingat tingkat kekebalan tubuh masing-masing anak, kan berbeda.

Sungguh membuat dilema, ya, GanSis, karena dari pihak Menteri Pendidikan pun belum ada keputusan kapan sekolah akan kembali dibuka.

Lalu, langkah apa yang sebaiknya kita lakukan selaku orang tua siswa untuk sekarang ini? Ikut berdemo ataukah menerima dengan legowo keadaan pendidikan saat ini? Jujur saja jika banyak dari kita yang dilema. Berdoa agar pandemi cepat berlalu adalah langkah yang saat ini sebaiknya kita ambil, sehingga anak-anak bisa kembali ke sekolah tanpa rasa khawatir. Jujur ane sedih, GanSis. Mereka sering mengeluh jika sudah sangat bosan di rumah terus. Bahkan anak ane pernah menangis saking bosannya. Mereka rindu ke sekolah dan bertemu guru serta teman-teman, rindu bebas bermain tanpa rasa khawatir terpapar covid-19.

Semoga saja, musibah yang telah merenggut ribuan nyawa ini, segera berakhir dan segala aktivitas bisa kembali berjalan seperti sebelum pandemi menyerang. Aamiin.

Terakhir, bagaimana tanggapan GanSis tentang sistem belajar online selama empat bulan ini? Bagi Agan Sista yang mau berbagi pengalaman selama menjadi 'guru' di rumah, juga ane persilakan.

Terima kasih buat Agan Sista yang sudah menyimak tulisan ini sampai selesai. Sampai jumpa di trit ane selanjutnya.


Penulis : @anna1812
Referensi : opini pribadi dan di sini


Silakan Kunjungi B-Log Kami. Cukup Klik Banner Di Bawah Ini, Ya.

Dilema Para Emak Terkait Sistem Pendidikan di Era New Normal, Demo Atau Legowo?



profile-picture
profile-picture
profile-picture
MienHessel dan 38 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Pejwan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 3 lainnya memberi reputasi
Pendapat ane lebih baik jangan KBM tatap muka, on line dulu. Bersabar dulu, sambil menunggu sikon lebih baik.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memang masalah ini bikin dilema, seperti buah simalakama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
istijabah dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
ane lebih baik gpp dirumahkan dulu daripada penyebarannya semakin jadi apalagi untuk anak anak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ane juga lbh suka kbm tatap muka daripada belajar daring. Belajar daring tu ga efektif buat bocah. Sekolah anak ane sih mulai minggu ini dah masuk tapi blm full.
Seminggu cuma masuk sehari. Dan jam sekolah juga dipangkas dari yg tadinya sehari 7.5 jam jd cm 2 jam. Satu hari cm satu kelas digilir dgn klas yg lain. Dan tentunya tetap menjalankan protokol kesehatan.
Mungkin kalau situasi sudah benar benar kondusif baru perlahan lahan normal lagi. Lumayan lah mengobati kerinduan bocah belajar di sekolah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kazuya99 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
sebenernya yang kesulitan dalam proses KBM daring gak cuma siswa loh, tapi guru juga emoticon-Big Grin
Kalau disuruh milih tentunya guru akan lebih memilih untuk melakukan KBM secara tatap muka, tapi dengan keadaam kaya gini guru bisa apaa ??
Melaksanakan daring didemo wali murid, menerjang jalur dengan melaksanakan KBM tatap muka di kecam sama dinas

Wali murid melakukan demo disekolah ?? emoticon-Leh Uga mau nuntut pindahin anaknya ke sekolah lain ? Ya monggo
Karena pihak sekolah gak bisa melakukan apa²
Kalau mau demo ya ke dinas karena yang bikin aturan dinas pendidikan

Wali murid boros kuota ?? Sama bukibuk...kuota kami juga terkuras habis untuk KBM daring
Jika siswa boros kuota hanya untuk menyimak materi dari guru, guru boros kuota untuk nyiapin materi, nyari materi, susun materi, menyampaikan Materi
Kalau siswa kuotanya berkurang hanya untuk upload satu tugas, guru harus men-download semua tugas kemudian harus mengoreksi

Jadi mohon pengertiannya...jangan seolah² menjadi pihak yang paling menderita dalam KBM daring ini
Posisikan diri sebagai pihak lain juga


Saya yakin dinas juga pusing bikin kebijakan yang bisa memuaskan banyak pihak...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Can354dra dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Menurut ane udah waktunya sekolah2 di zona hijau dibuka, dengan catatan menerapkan protokol kesehatan, Dan untuk SMP keatas. Klo masih TK atau SD Kan belum mudeng mesti jaga jarak, pake masker dll.
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
dilema sih jelas ya
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Begitulah hal yang membuat emak menjadi repot dan tidak enak. Maka dari itu pendidikan yang alam saja tanpa diikat ini itu oleh sebuah sistem yang memang seperti kita lihat hasilnya apa. Korupsi di sana sini dan ada yang memalsukan ijazahnya. Pendidikan yang alam saja di alam bebas.
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Untuk ortu yang kurang mampu memang dilema. Tapi kalo untuk ortu yang 2-2 nya kerja apalagi mapan agak aneh kalo dilema.

Kalo SD, SMP, SMA selama kotanya zona hijau menurut ane gpp masuk.
profile-picture
profile-picture
anna1812 dan kicquck memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Corona blm reda inget emoticon-Ngakak

Keliatan spt normal karna kita ud pd g betah lama2 dirumah sbnr nya virus ini skrg malah nambah jumlah kasus penularan nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lonelylontong dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh didit.d
Lihat 1 balasan
Akhirnya para emak nggak gaptek lagi:emoticon-Purple Repost
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ini dilema parahsiii. disisi lain kl di zona hijau pun dibuka, bakalan susah jg ngga si ngedukasi anak anak
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Kbm online dulu, tapi spp harus diskon 50%, pemerintah hrs ksh kebijakan donk, lah bayangin aja, byr spp mahal2, tapi gedung ga dipake, seragam ga dipake, yg ajarin emaknya, yg stress bapaknya....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 27 balasan
Disinilah peran besar orang tua bagi anak anaknya.
profile-picture
profile-picture
kumaniaks dan anna1812 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yap betul gan.. ane pun juga lebih memilih kbm.. demo yang baik aja.. kurangnya sosialisasi kalo memakai zoom dan google meetin.. gak semua paham teknologi apalagi dipedesaan
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan anna1812 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
katanya semua orang semua guru... nampaknya itu belum berlaku di +62 dimana orgtua yg msh ketergantungan sama sekolah untuk mendidik anaknya..
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
emang serba salah gan.. ane jg pengen ketemu sama murid2, tp apa daya masih zona kuning
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Ya harus legowo dari pada dipaksakan anak anaknya buat pergi kesekolah tapi nanti kena virus kan mending dirumah aman dari virus emoticon-Matabelo
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Harus demo kalau spp masih bayar fullemoticon-Leh Uga
profile-picture
anna1812 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di