CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Lama Kuliah Sama Dengan S-2 Tetapi dianggap S-1, Kok Masih Jadi Rebutan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0eb928eaab2558f74a0863/lama-kuliah-sama-dengan-s-2-tetapi-dianggap-s-1-kok-masih-jadi-rebutan

Lama Kuliah Sama Dengan S-2 Tetapi dianggap S-1, Kok Masih Jadi Rebutan?

Lama Kuliah Sama Dengan S-2 Tetapi dianggap S-1, Kok Masih Jadi Rebutan?
dr. Reisa Broto Asmoro

Idealnya kuliah itu cepat lulus dan cepat kerja. Oleh karena itu tempat-tempat kuliah berbasis ikatan dinas menjadi incaran bagi calon-calon mahasiswa yang menginginkan cepat bekerja atau yang kondisi ekonominya tidak memungkinkan untuk menempuh pendidikan dengan durasi yang lama. Terlebih jika mereka harus indekost.

Biaya indekost dan makan sehari-hari jika diakumulasikan bisa melebihi biaya kuliah itu sendiri, terutama jika universitasnya berada di kota yang biaya hidupnya tinggi, contohnya Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang.

Secara pengalaman, ada kota-kota yang biaya hidupnya rendah seperti Solo dan Jogja. Tetapi tentu saja yang melandasi seorang untuk memilih sebuah Universitas paling pokok adalah kemampuannya untuk bersaing dengan calon-calon mahasiswa lainnya yang memiliki kesamaan minat.

Ada banyak tempat kuliah yang memberikan kenyamanan ikatan dinas, tetapi jangan tanya saingannya, banyak banget. Biaya kuliahnya ditanggung negara, alias gratis tis, siapa yang nggak kepengen? Dari biaya kuliah sampai buku, pensil, dan alat tulis lainnya didapat secara cuma-cuma. Tempat kuliah semacam itu antara lain PKN STAN, STIS, STIN, dan IPDN.
Mahasiswa yang memasuki tempat kuliah yang memiliki fasilitas ikatan dinas tentunya harus lulus ujian sebagai mahasiswa juga sebagai calon pegawai negeri. Semua yang didapat, sebanding dengan perjuangan dalam mendapatkannya.

Lama Kuliah Sama Dengan S-2 Tetapi dianggap S-1, Kok Masih Jadi Rebutan?
dr. Lula Kamal, dr Boyke dan Dokter Ryan

Namun, ada prodi (program studi) tertentu yang sudah waktu tempuhnya lebih lama dari sarjana yang lain, eh, startanya disamain dengan S-1.Β  Prodi apakah itu? Yup, Program Pendidikan Dokter.

Jika sarjana S-1 di prodi lain hanya membutuhkan waktu study 4 tahun, maka mahasiswa-mahasiswa kedokteran umum harus menempunya selama 6 tahu. Kok bisa?

Program Pendidikan Dokter masa perkuliahannya dibagi menjadi 3 tahap.
1. Program pendidikan dasar (PPD)
2. Program Pendidikan Sarjana (PPS)
3. Program Pendidikan Profesi.

Di tingkat PPD mahasiswa mempelajari ilmu-ilmu dasar seperti biokimia, fisiologi, patofisiologi, anatomi, biologi kedokteran, dan lain-lain.

Di Tingkat PPS mempelajari ilmu-ilmu klinik seperti Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kebidanan dan Kadungan, Ilmu Penyakit Anak, Farmasi, Radiologi, Bedah, Kedokteran Forensik, THT, Mata, dan lain-lain.

Setelah lulus di tingkat sarjana, mahasiswa kedokteran umum akan diwisuda sebagai Sarjana Kesokteran, bersama sarjana S-1 dari prodi lain.

Lama Kuliah Sama Dengan S-2 Tetapi dianggap S-1, Kok Masih Jadi Rebutan?
dr. Boyke

Jika sarjana prodi lainnya sudah bisa mencari kerja, maka seorang sarjana kedokteran masih harus kuliah lagi 2 tahun di PPD.

Masa PPD selama dua tahun dijalani di Rumah Sakit, alias nggak lagi belajar di ruang kuliah biasa. Jika pun mendapat materi-materi biasanya di ruang diskusi setiap bagian saat mendiskusikan kondisi pasien atau diskusi kasus.

Setelah lulus PPD, mahasiswa kedokteran diwisuda untuk kedua kalinya, tetapi tetap bersama sarjana S-1. Jika mahasiswa prodi lain setelah lulus S-1 kuliah lagi S-2, mungkin wisudanya akan berbarengan dengan temannya yang kuliah di kedokteran.

Lama Kuliah Sama Dengan S-2 Tetapi dianggap S-1, Kok Masih Jadi Rebutan?

dr. Tompi

Meskipun kondisinya begitu, Kedokteran Umum masih menjadi incaran banyak calon mahasiswa. Kenapa? Padahal profesi itu bahkan di zaman covid ini menuai banyak hujatan meski sebagian juga pujian.

Program Pendidikan Dokter pun dalam tes mandirinya memasang biaya uang pangkal yang tinggi, berkisar antara 75 juta hingga ratusan juta. Hmmm ... kira-kira apa sih menurut Agan dan sista daya tarik menjadi dokter ini?

Ditulis oleh @cattleyaonlyΒ 
Sumber: Opini pribadi
Sumber
Sumber
Sumber
Sumber

profile-picture
profile-picture
profile-picture
morr1 dan 36 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Pejwan
Kalo menurut orang awam seperti ane sih, karena masa depannya yg lebih cerah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unisa2011 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Karena menjamin. Lulusannya kebanyakan sukses secara finansial. Itu yg menggiurkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
kalo menurut ane kuliah bukan untuk mengejar cepat lulusnya sih. yg penting ilmunya yg didapet bisa masuk apa ngga, kalo mengulang pun rasanya ya gamasalah. cuma yg bikin beban itu omongan orang lain
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ardyannputra dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Mayan gede juga ya biaya pangkalnya. Heemmm
profile-picture
profile-picture
Sigit Purnama dan cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Kalau menurut aku yang orang awam ini, liat orang berjubah putih itu keliatan kerenπŸ˜…
profile-picture
profile-picture
profile-picture
The Predator dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Ane aja pengen kuliah lagi
profile-picture
profile-picture
Sigit Purnama dan cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Soalnya mesti profesi dulu.
Padahal s1 udah bisa kerja
profile-picture
cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Jok cakep banget ya si dr reisa
profile-picture
profile-picture
Sigit Purnama dan cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ya wajarlah begitu,sesudah dapat gelar dokter pasti dapat kerja.Sedangkan sarjana lain lowongan untuk jurusannya sangat terbatas dan kalo pun ada yang semua jurusan saingan sangat banyak. Gak bisakan posisi dokter diisi sarjana jurusan lain? sedangkan jadi pegawai bank semua jurusan bisa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eMHidayats dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
dan karena tanggung jawabnya gedhe juga siii, jadi emang seurgent itu posisinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yurikaede dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Seandainya ane baru lulus SMA,
ane gak tertarik,emoticon-Big Grin
Krn itu profesi pengabdian
bukan profesi cari uang emoticon-Hammer (S),
Tp trimakasih lah penjelasan dan riset
dan peneliti,
Klo dokternya mumpuni enak diajak ngomong,
ada latar reverensinya dan uji klinisnya emoticon-Big Grin
ane tau hapalannya banyak,
dan hrus bisa terpakai di masyarakat pula,
Lebih baik pilih jurusan Fakultas teknik,
krn lebih menantang hidupnya, apalagi tamatannya slalu diabaikan emoticon-Big Grin,
Klo pun dapet kerja paling di prusahaan asingemoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
maunya sih pengabdian gan
tapi ane ngalami oknum2 yg jadi dokter demi gengsi
jadi ilfil ama profesi satu nih
emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pelajaranya berat, bayarnya mahal, mau gak mau harus rajin belajar, sayang kalo sampe gagal..

krn tujuanya adalah nyawa pasien.

profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan Sigit Purnama memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yaa enggak apa-apa sih, toh kita masih butuh juga tenaga dokter yang mumpuni dan syukur-syukur bisa disebar ke seluruh Indonesia.. biar kesehatan merata emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan Sigit Purnama memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ane beritahukan kepada kalian semuanya bahwa tentu saja jaman itu bergulir. Dok ters memang tampaknya menggiurkan, tapi bahkan menjadi sebaliknya ke depan. Banyak orang akan lari dari kamar-kamar kerja mereka.
profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan Sigit Purnama memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Klo menurut ane, punya gelar dr. di depan nama itu keren, hehe,

Untuk masalah finansial, ane nggak tahu pasti ya, tapi biasanya yg sekolah di kedokteran emang udah kaya dari awal nya, mungkin gitu,

Dan klo udah jadi dokter pasti jadi kebanggaan keluarga,





emoticon-Salaman
profile-picture
cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 4 balasan
masa depan yang cerah, dan penghasilan yang menjanjikan, lihat saja cuma seseorang konsultasi ke dokter saja mesti bayar.
profile-picture
cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 1 balasan
karna ya banyak pekerjaan dan kemungkinan lain yang lebih baik yak
profile-picture
cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Bakal keren dimanapun, termasuk di mata camer emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan vampiire memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di