CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
RI Terancam Resesi, Terus Aku Kudu Piye?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0bfcad10d2950f1301fee1/ri-terancam-resesi-terus-aku-kudu-piye

RI Terancam Resesi, Terus Aku Kudu Piye?

RI Terancam Resesi, Terus Aku Kudu Piye?

Jakarta, CNBC Indonesia - Suka tidak suka, mau tidak mau, Indonesia kemungkinan bakal mengalami resesi. Pahit memang, tetapi pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) membuat ekonomi dunia mengkerut, bukan cuma Indonesia.

Dalam proyeksi terbarunya, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi dunia mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) 4,9%. Lebih dalam dibandingkan proyeksi sebelumnya yakni -3%.

imfIMF

Lembaga yang berkantor pusat di Washington DC (Amerika Serikat/AS) itu juga merevisi ke bawah proyeksi untuk Indonesia. Awalnya, IMF memperkirakan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 0,5% pada tahun ini. Namun proyeksi terbaru memperkirakan ekonomi Tanah Air akan terkontraksi -0,3%.

Resesi didefinisikan sebagai kontraksi ekonomi dalam dua kuartal beruntun pada tahun yang sama. Pada kuartal I-2020, ready viewed ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 2,97%. Meski menjadi catatan terendah sejak 2001, tetapi itu bisa dicapai kala negara-negara lain mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif). Bahkan China mengalai kontraksi sampai -6,8%.

Namun pada kuartal II-2020, sepertinya Indonesia sudah tidak bisa menghindar dari kontraksi. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, memperkirakan ekonomi April-Juni akan terkontraksi dalam kisaran -3,5% hingga -5,1%.

Jika pada kuartal III-2020 kontraksi kembali terjadi, maka Indonesia secara sah dan meyakinkan akan masuk jurang resesi. Pemerintah memperkirakan ekonomi pada kuartal III-2020 berada di kisaran -1% hingga 1,2%. Kemungkinan kontraksi masih ada, sehingga risiko resesi tidak bisa dikesampingkan.

"Secara definisi begitu (resesi). Namun kita berharap kuartal III tidak negatif," ujar Sri Mulyani.

Ini Dia Tips Mempersiapkan Diri Hadapi Resesi

RI Terancam Resesi, Terus Aku Kudu Piye?

Tidak ada salahnya kita berharap yang terbaik, tetapi pada saat yang sama kita harus bersiap menghadapi situasi terburuk. Hope for the best, prepare for the worst.

Skenario terburuknya adalah Indonesia masuk zona resesi. Sekarang adalah bagaimana kita harus siap menghadapi mimpi buruk itu.

Mengutip Forbes, setidaknya ada tujuh hal yang harus disiapkan kala akan berhadapan dengan resesi. Apa saja itu?

Pertama adalah memastikan orang-orang di sekitar kita terjamin. Orang tua, pasangan, anak, jangan sampai ikut menderita gara-gara resesi.

"Pastikan Anda memiliki asuransi yang memadai. Baik itu asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, itu akan sangat membantu," sebut artikel berjudul 7 Things You Need To Do To Prepare For A Potential Recession yang ditulis oleh Camilo Maldonaldo, Co-Founder Finance Twin, itu.

Kedua, naikkan jumlah anggaran darurat Anda. Sebab jika Anda khawatir situasi ekonomi akan memburuk, maka Anda harus siap bertahan hidup tanpa pekerjaan setidaknya 3-6 bulan. Jangan sampai kemudian resesi membuat Anda tidak bisa makan, membayar cicilan, dan sebagainya.

Ketiga adalah menghemat pengeluaran. Kalau selama ini Anda membayar mahal untuk layanan seluler, akses internet, dan lain-lain, mungkin Anda bisa mulai mempertimbangkan mencari yang lebih murah.

Keempat adalah usahakan menambah pemasukan. Kalau Anda punya tenaga untuk lembur atau pekerjaan sampingan, maka lakukan saja. Tambahan pemasukan akan sangat berguna untuk menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian.

Kelima adalah lunasi pinjaman yang memiliki bunga tertinggi. Ini menjadi penting karena membayar bunga tanpa disadari mempengaruhi arus kas kita. Absennya tagihan besar pada awal bulan akan membuat Anda bisa bertahan hidup dengan lebih baik di tengah resesi.

"Misalnya tagihan kartu kredit. Kalau Anda hanya membayar jumlah minimal, maka yang ada tagihan Anda akan semakin membengkak. Bayangkan kalau Anda sampai menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan melihat tagihan seperti ini. Jadi utang-utang semacam ini adalah yang harus segera dibereskan selagi resesi belum datang," papar Maldonaldo.

Keenam, teruslah berinvestasi. Melihat pasar keuangan saat ini, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah yang cenderung melemah, atau imbal hasil reksa dana yang menguap, mungkin minat untuk berinvestasi jadi berkurang.

Baca: Duh! Citi Sebut Reli di Pasar Saham Baru Terjadi Setahun Lagi

Namun jangan menyerah, jangan sampai berhenti berinvestasi. Badai pasti berlalu. Pada saatnya nanti, vaksin atau obat virus corona bakal tersedia secara massal.

Akan datang waktunya kita menang 'perang' melawan virus corona. Saat hari kemenangan itu tiba, yakinlah pasar keuangan akan pulih.

Saham yang sekarang Anda beli dengan harga 'recehan' bisa naik berkali-kali lipat. Saat itu lah Anda juga akan merasakan kemenangan finansial.

Terakhir, jangan sampai penilaian kredit Anda turun. Kalau bisa malah harus dinaikkan.

Dalam situasi resesi, ada kalanya kita harus berpaling kepada bank untuk mendapatkan suntikan 'darah'. Ketika pinjaman bank menjadi satu-satunya harapan untuk bertahan hidup, Anda tentu tidak ingin permohonan pinjaman ditolak karena jejak rekam yang buruk.

Jadi mumpung Indonesia belum resmi resesi, Anda harus menjaga kualitas skor kredit. Jangan sampai bank punya penilaian buruk terhadap Anda.

link

Lembaga yang berkantor pusat di Washington DC (Amerika Serikat/AS) itu juga merevisi ke bawah proyeksi untuk Indonesia. Awalnya, IMF memperkirakan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 0,5% pada tahun ini. Namun proyeksi terbaru memperkirakan ekonomi Tanah Air akan terkontraksi -0,3%.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trac0ne dan 30 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Quote:


Masa sih.

Kok aku yakin dengan dibangunnya Disney Sea di Jakarta, pertumbuhan ekonomi akan melesat mencapai yah kurang-lebih 10% lah. emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trac0ne dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Pertumbuhan ekonomi minus 5% sodara sodara emoticon-Big Grin

Makin Miskin Lu emoticon-Angkat Beer @beatgrey
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fat.max dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 18 balasan
ditengah krisis konsumsi masyarakat menurun
otomatis ekonomi melemah

asal harga bahan pokok masih aman kemungkinan rusuh kecil
L'Histoire se Répète, bak awal abad yll yak emoticon-Bingung (S)
Udh biasa sih, sejak pakde ini ane dah terlatih buat hidup hemat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abayahmed dan 5 lainnya memberi reputasi
Mengutip Forbes, setidaknya ada tujuh hal yang harus disiapkan kala akan berhadapan dengan resesi. Apa saja itu?

Pertama adalah memastikan orang-orang di sekitar kita terjamin. Orang tua, pasangan, anak, jangan sampai ikut menderita gara-gara resesi.

"Pastikan Anda memiliki asuransi yang memadai. Baik itu asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, itu akan sangat membantu," sebut artikel berjudul 7 Things You Need To Do To Prepare For A Potential Recession yang ditulis oleh Camilo Maldonaldo, Co-Founder Finance Twin, itu.

Kedua, naikkan jumlah anggaran darurat Anda. Sebab jika Anda khawatir situasi ekonomi akan memburuk, maka Anda harus siap bertahan hidup tanpa pekerjaan setidaknya 3-6 bulan. Jangan sampai kemudian resesi membuat Anda tidak bisa makan, membayar cicilan, dan sebagainya.

Ketiga adalah menghemat pengeluaran. Kalau selama ini Anda membayar mahal untuk layanan seluler, akses internet, dan lain-lain, mungkin Anda bisa mulai mempertimbangkan mencari yang lebih murah.

Keempat adalah usahakan menambah pemasukan. Kalau Anda punya tenaga untuk lembur atau pekerjaan sampingan, maka lakukan saja. Tambahan pemasukan akan sangat berguna untuk menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian.

Kelima adalah lunasi pinjaman yang memiliki bunga tertinggi. Ini menjadi penting karena membayar bunga tanpa disadari mempengaruhi arus kas kita. Absennya tagihan besar pada awal bulan akan membuat Anda bisa bertahan hidup dengan lebih baik di tengah resesi.

"Misalnya tagihan kartu kredit. Kalau Anda hanya membayar jumlah minimal, maka yang ada tagihan Anda akan semakin membengkak. Bayangkan kalau Anda sampai menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan melihat tagihan seperti ini. Jadi utang-utang semacam ini adalah yang harus segera dibereskan selagi resesi belum datang," papar Maldonaldo.

Keenam, teruslah berinvestasi. Melihat pasar keuangan saat ini, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah yang cenderung melemah, atau imbal hasil reksa dana yang menguap, mungkin minat untuk berinvestasi jadi berkurang.

Baca: Duh! Citi Sebut Reli di Pasar Saham Baru Terjadi Setahun Lagi

Namun jangan menyerah, jangan sampai berhenti berinvestasi. Badai pasti berlalu. Pada saatnya nanti, vaksin atau obat virus corona bakal tersedia secara massal.

Akan datang waktunya kita menang 'perang' melawan virus corona. Saat hari kemenangan itu tiba, yakinlah pasar keuangan akan pulih.

Saham yang sekarang Anda beli dengan harga 'recehan' bisa naik berkali-kali lipat. Saat itu lah Anda juga akan merasakan kemenangan finansial.

Terakhir, jangan sampai penilaian kredit Anda turun. Kalau bisa malah harus dinaikkan.

Dalam situasi resesi, ada kalanya kita harus berpaling kepada bank untuk mendapatkan suntikan 'darah'. Ketika pinjaman bank menjadi satu-satunya harapan untuk bertahan hidup, Anda tentu tidak ingin permohonan pinjaman ditolak karena jejak rekam yang buruk.

Jadi mumpung Indonesia belum resmi resesi, Anda harus menjaga kualitas skor kredit. Jangan sampai bank punya penilaian buruk terhadap Anda.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PneumonoCyclone dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
RI Terancam Resesi, Terus Aku Kudu Piye?

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yakuzha dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Harga harga bisa terjun bebas
Kaya Hrg mobil Tanah dan Rumah
Solusinya cmn satu yaitu tegakkan reklamasi Ancol emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PneumonoCyclone dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
bagus saran2nya...
Kudu piye?
Yo wes nek ora biso mangan sego karo lawuh ayam yo mangan sego karo lawuh tahu tempe, nek tetep ora biso yo mangan sego karo sayur, nek tetep ora biso yo mangan sego aking wae.
emoticon-Betty
Nek tetep ora biso yo wis ora usah mangan, mati yo ben, dijamin matimu sahid matimu ora bakal nyemplung neroko.
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suekethos dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ora.w4r45
kudu sabar gan,... kalo saya bilang muter..., muter yaa....muter...muter....muter...
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
resesi.

makannya jangan rese, begitu kata menkeu.
emoticon-Leh Uga
profile-picture
jasakurirjkt memberi reputasi
sepertinya dari dulu ane udh resesi
Yg penting orderan demo tetep lancar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suekethos dan 4 lainnya memberi reputasi
Kudu bikin roket untuk membawa mobil esemka ke planet namex. Karena disana sudah menunggu 7000 alien untuk menaiki mobil ghoib tersebut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Makan nasi kucing
profile-picture
suekethos memberi reputasi
Lihat 2 balasan
udah mau sebulan ane nganggur baca artikel kaya gini bikin ane tambah bingung buat napkahin anak bini pake apaemoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
tyoss33 dan 666fapfap memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Nyimak, sudah ada yang menjilat emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mewtwo68d dan 3 lainnya memberi reputasi
Dengar2 sih banyak perusahaan yg pake tenaga kerja besar bakal rampingkan jumlah pegawai, siap2 aja bagi para karyawan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
buzzerp dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di