CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Stop Victim Blaming, Mental Korban Bisa Rusak !
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0bcf2b7e3a722782163aa4/stop-victim-blaming-mental-korban-bisa-rusak

Stop Victim Blaming, Mental Korban Bisa Rusak !

Stop Victim Blaming, Mental Korban Bisa Rusak !
Gambar dari sini

HALO AGANSIS

Pernakah agansis mendapatkan seorang korban tindak kejahatan mendapat bullying?

Ada banyak kasus yang pernah terjadi, bahkan kasus menyalahkan korban kerap kali terjadi d sekitar kita. Dan dianggap biasa saja, bahkan dianggap remeh dan korban tidak dipikirkan mengenai perasaannya.

Victim Blaming atau menyalahkan korban merupakan salah satu perbuatan yang dilakukan dimana seorang korban tindak kejatahan atau kriminal yang mendapatakn penyalahan atas dirinya sendiri. Karena perbuatan tersebut disebabkan oleh dirinya sendiri, bukan orang lain, padahal tidak.

Jika agansis sudah paham dengan istiah ini, pasti akan dibayangi beberapa kasus victim blaming yang pernah terjadi di Indonesia. Bukannya korban di lindungi, malah di salahkan atas perbuatannya sendiri.

Apa saja yang bisa di kategorikan sebagai victim blaming ?
Stop Victim Blaming, Mental Korban Bisa Rusak !
Gambar dari sini

Semua yang berhubungan dengan tindakan menyalahkan korban, atau korban hanya bisa disalahkan atas sebuah tindak kejahatan. Victim blaming paling banyak terjadi pada kasus pelecehan seksual. Apalagi kasus pelecehan terhadap korban wanita, sering sekali terjadi.

Mereka di anggap bersalah dengan kriminial yang terjadi atau yang sedang menimpa mereka. Padahal mereka sendiri tidak ingin kejahatan tersebut terjadi pada mereka. Siapa juga yang ingin mendapatkan kejahatan.

Ada beberapa kasus mengenai pelecehan seksual yang di laporkan ke pihak berwajib, dan respon yang didapatkan hanya penyalahan balik terhadap korban. Apalagi dengan kasus pelecehan seksual. Sebut saja kasus pelecehan seksual yang pernah terjadi di beberapa kampus ternama di Indonesia. Bukannya korban di lindungi, malah di serang balik dan disalahkan atas apa yang telah terjadi padanya.

Analoginya seperti ini, seorang wanita yang dengan pakaian terbuka di dalam kendaraan umum yang mengalami pelecehan seksual di dalam kendaraan tersebut. Lalu si wanita tadi melaporkan tindakan kriminal itu kepada pihak berwajib. Kira kira dari kejadian di atas agansis akan menyalahkan siapa? Pelaku atau Korban ?

Jika kita melihat dari beberapa kasus yang ada, korbanlah yang akan di salahkan. Kok bisa ? kan salah wanita tadi, kenapa berada di dalam kendaraan umum dengan pakaian terbuka. Pasti setiap orang yang ada di sana akan memandangnya, terlebih lagi laki laki yang akan tergoda untuk melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Dalam hal ini perlaku seperti tidak bersalah sama sekali.
Stop Victim Blaming, Mental Korban Bisa Rusak !
Gambar dari sini

Dalam kasus tersebut, kacamata pandang yang digunakan tidak boleh memihak atau berat sebelah. Bagaimana jika wanita tersebut kemana-mana dengan pakaian tersebut dan sudah terbiasa dengan pakaian itu. Lalu mendapatkan pelecehan seksual, dan ketika melaporkan hanya mendaptkan bullying.

Kita tidak bisa menyalahkan korban dengan pakaian yang dia gunakan atau berusaha menayalahkan bahwa wanita tersebutlah yang membuat pelecehan tersebut terjadi pada dirinya

Dan apa dampak negatif bagi korban?

Jika agansis menjadi atau berada di posisi korban, kira kira apa yang dirasakan. Pastinya ada serangan mental yang di dapatkan. Beranggapan bahwa setiap kali berbuat salah, akan beranggapan hal itu bisa terjadi karena dari diri sendiri dan bukan dari orang lain. Apabila hal tersebut terus terjadi, mental seseorang bisa rusak, bahkan bisa berujung bunuh diri.

Rasa trauma dan akan selalu memendam perasaan bersalah seumur hidup. Dimana hari harinya akan terus dibayangi dengan rasa bersalah. Kegiatan menjadi terganggu dan berujung merusak mental diri sendiri.

Oleh karenanya, buat agansis untuk berhenti menyalahkan korban dalam sebuah tindak kejahatan apapun itu. Cobalah pikirkan perasaan seseorang, dimana agan memposisikan menjadi seorang korban tersebut.

Dari victim blaming ini, ane hanya menempatkan satu sisi kasus saja. Yaitu kasus korban pelecehan seksual yang tidak mendapatkan perlindungan sama sekali. Sebenarnya masih banyak kasus lainnya. Semoga thread ane bisa membuka wawasn kita semua.


TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA

emoticon-Shakehand2
Ditulis Oleh @jabalnursaja 
Referensi 1 2 dan 3
G
ambar source google

Well said gan TS. Emang orang2 kita masih banyak yg nyalahin wanita yg jadi korban pelecehan seksual. Pakaian terbuka lah, menggoda lah, padahal laki2nya yg gak bisa tahan nafsu. Wajar emang laki2 nafsu liat cewe, tapi mbok ya dikontrol dan gak seenaknya.
profile-picture
jabalnursaja memberi reputasi
Jangan salahin korban tapi tuh kelamin (pelaku) mesti disekolahin biar gak asal embat.
profile-picture
jabalnursaja memberi reputasi
ada contoh kasusnya ga gan ?
profile-picture
jabalnursaja memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di