CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Green Lifestyle /
Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f06ef87af7e9367086d9464/pengelolaan-sampah-di-indonesia-vs-negara-maju-miris

Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!

Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!



Hallo Agan Sista, belum lama ini ane membaca cerpen-cerpen dari seorang penulis facebook.



Spoiler for intro:




Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!




Kebayang gak sih, Gan Sist? Seandainya semua manusia di dunia ini baik. Tidak mengganggu orang lain, tidak menyakiti orang lain, tidak merugikan orang lain, saling menolong, saling men-support. Begitu indah untuk di-halu-kan, bukan?

Meski Agan-Sista mungkinakan menganggap kondisi dimana semua orang adalah orang baik sangatlah tidak mungkin terjadi. Bukankah kebaikan sejatinya bisa kita mulai dari diri sendiri? Lalu apa hubungannya, Gung? Antara jadi orang baik dan buang sampah? Coba baca ampe akhir ya, Gan. emoticon-Keep Posting Gan


Pengelolaan Sampah di IndonesiaVs Negara Maju, Miris!





Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!

Membuang sampah pada tempatnya tentu merupakan sesuatu yang sejatinya sangat mudah dilakukan, namun realitanya sangat susah untuk dibudayakan khususnya bagi (maaf) kaum non-intelek. Kaum non-intelek yang ane maksud adalah kaum yang hidupnya gak mikirin orang lain dan mikirnya pendek (Tak peduli latar belakang pendidikannya).Termasuk agan sista yang suka merokok, dan buang abu, bahkan puntungnya sembarangan.

Kenapa membuang sampah sesuai tempat dan jenisnya menjadi penting? karena setiap sampah memiliki cara pengolahan yang berbeda. Memisahkan jenis-jenis sampah tentu sangat membantu pemulung dan petugas kebersihan mengelola sampah, tahukah berapa banyak sampah yang manusia produksi dalam sehari? Di Jakarta saja bisa produksi hingga 7000 Ton sampah setiap hari! Pengolahan sampah yang tepat dapat meminimalisir pencemaran lingkungan.

Di Indonesia sendiri tempat sampah biasanya dibagi menjadi tiga warna, hijau untuk sampah yang mudah terurai, kuning untuk sampah yang bisa didaur ulang, dan merah untuk sampah yang tidak bisa di daur ulang.



Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!


Meski sayangnya warna-warna tersebut masih begitu sering diabaikan. Bukan karena buta warna, hanya saja masih banyak oknum yang kurang peduli pentingnya membedakan sampah.



Berkaca dari negara maju dengan pengelolaan sampah terbaik,

1. Jepang

Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!




Di Jepang secara umum terdapat tiga pembagian sampah, sampah yang dibakar dan bisa diolah secara alami, sampah yang tidak bisa dibakar, dan sampah barang bekas yang tidak dapat dimasukkan ke dalam plastik (seperti televisi, sofa, kulkas, dan semacamnya).

Selain itu, di Jepang setiap rumah tangga diwajibkan untuk memisahkan setiap sampah sesuai jenisnya ke dalam plastik yang berbeda-beda, bahkan ada tempat yang mengharuskan kantong transparan (agar sampah bisa kelihatan dipisah atau tidak).




Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!



2. Jerman


Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!




Di "Negara Hitler" ini, pemilahan sampah jauh lebih kompleks dari Indonesia. Bahkan kertas, sisa makanan pun memiliki wadah sampah yang berbeda. Dan tahu kah apa yang terjadi jika warga salah atau tidak memasukkan sampah sesuai wadah? Maka sampah tersebut tak akan diambil oleh petugas!

3. Korea Selatan

Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!

Di Korea Selatan tak kalah unik, mereka memiliki kantong kresek yang memang dikhususkan untuk sampah, bahkan setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing untuk kantong plastiknya. Sehingga jika ada seseorang dari daerah A membuang sampah secara sembarangan, maka akan dengan mudah dapat di lacak.


Berkaca dari negara-negara di atas, kira-kira apa yang kurang dalam pengelolaan sampah di indonesia?

Menurut ane adalah kedisiplinan, ketegasan, dan keseriusan. Baik dari masyarakat dan tentunya pemerintah (yang memberikan regulasi).


Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!


Sumber tulisan : Opini Pribadi, dan darisini
Gambar : Google

Pengelolaan Sampah di Indonesia Vs Negara Maju, Miris!


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vondrow dan 32 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh agungdar2494
Sepakat gak, bahwa ada kaitan erat antara jadi orang baik, dan buang sampah pada tempat dan sesuai wadahnya berdasarkan jenis?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
antialayers00 dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
kalo indon sih gitu, ngakunya religius, pake baju menutup aurat, paham kitab2, sering ikut pengajian, gegara gubernur kafir demo berjilid,

tapi urusan simple yg basic di ajarkan agamanya " kebersihan sebagian dari iman " malah gagal menerapkan,
so pathetic, mereka LEBIH SUKA sibuk urusan hal2 yg besar yg tidak berdampak ke kehidupannya secara langsung daripada hal2 kecil yg erat dalam kehidupannya


gue ngomong gini karena gue pernah berantem ama temen gue kaum celana cingkrang jidad item yg suka ngludah sembarangan. .emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kumaniaks dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Btw di Swiss/Swedia ya lupa (karena namanya sama sama S) wkwk, disana juga keren loh ngelolanya. Malah katanya rumah tangga dpt uang dari sampah yg diolah. cmiiw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
goal481 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
kalo di indonesia pernah ngeliat di pisahin antara organik sama plastik.. tapi pas pengambilan sampah malahan di campur jadi 1 wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mantelbulu dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
knp qt gak disiplin dg sampah, ya karna emg gak ad hukum yg tegas jd org pd sembarangan buang sampah, gak bs ada lahan kosong, wah bs jd spot baru buang sampah, mayan kan gak kluar duit tuk bayar petugas sampah bulanan. coba kalo tegas ama yg buang samapah sembarangan, misal didenda, dihukum sosial, atau apalah yg bs membuat jera, mgkn saja qt disiplin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
goal481 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane pernah masuk ke TPST Bantar gebangemoticon-Najis
Tempat nya mirip puncak gan, jalanan nya nanjak, trus belok2 gitu... pokoknya mirip sm puncak dah, bedanya klw puncak kanan kiri nya kebun teh, klw itu kanan kiri nya sampahemoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
luxun34 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Ane pernh lihat tempat sampah dipisah organik dan non organik di taman2 di bandung. Saya biasakan memisah kan tp setelah dibuka , tempat sampahnya tdk ada sekat pemisahnya alhasil percuma aja , semua sampah di dalam akan nyampur
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
masalahnya di indo mayoritas sampahnya langsung masuk tpa
ga pake diolah lg
dikit bgt daerah yg punya fasilitas pengolahan sampah jd biogas,pupuk, recycle plastik dll
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Ane ikut komeng ya Gan, soalnya pernah dapat penjelasan dari dosen ane
Setau ane buat jadiin sampah organik jadi energi listrik, kan prinsipnya ada 2 ya:
1. Sampah->Biogas->Biogas menggerakkan turbin & generator -> Listrik
2. Sampah->Dibakar di Insinerator -> Listrik
Nah dari 2 opsi itu sama-sama nggak feasible secara ekonomi di Indonesia. Kenapa? Karena kalau misal jadi listrik, dimana listrik di Indonesia dimonopoli oleh PLN (harus dibeli & dijual oleh PLN), berarti harus dijual dong listriknya ke PLN. Nah masalahnya PLN nggak mau beli kalau harga listrik/kWh nya lebih tinggi dari TDL yang ditetapkan, padahal emang wajar harga energi terbarukan itu mahal dibanding fosil (batubara). Nah nggak cuman energi dari sampah, energi terbarukan lainnya (angin, solar, ombak) pun mengalami kendala yang sama, itu juga kenapa energi terbarukan susah berkembang di Indonesia, selalu kalah sama listrik-nya PLN yang bisanya dari PLTU batu bara yang harga jual listrik/kWh nya murah. Dari sini jadi sedikit yang mau investasi energi terbarukan di Indo, gara-gara kebijakan pemerintahnya kurang suportif. Dan PLT-Sampah yang ada pun akhirnya biasanya lebih ke fokus penelitian aja, bukan komersil.

Faktor lainnya adalah untuk opsi 1 membutuhkan lahan yang luas (buat menghasilkan si biogas itu), jadi otomatis butuh uang lagi buat tanah dsb.
Lalu untuk opsi 2, ini simple sih tinggal dibakar aja di insinerator terus energi panasnya buat gerakin turbin. Cuman energi density yang dihasilkan proporsinya rendah jadi nggak efisien, plus menghasilkan banyak produk samping berupa CO dan CO2. Nah ini malah jadi paradoks, mau nyelametin lingkungan dengan pemanfaatan sampah tapi disisi lain malah ngerusak lingkungan juga dengan nyumbang CO2.
Kalau di negara maju, pemerintahnya udah ngasih insentif buat energi terbarukan, bahkan kayak Jerman, Swiss, dan negara2 eropa utara sebagian besar kebutuhan listriknya disupply sama energi terbarukan. Jadi ini kembali lagi sih permasalahn di Indo tuh ke kebijakan pemerintah 😅
Duh maapin gan, ane komen panjang banget haha
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalo di tempat ane skrg masih banyak yg di campur aduk dan buang sembarangan.

Ane malah penasaran. Apakah ada tentang aturan produksi barang yg mengandung sampah macam plastik, botol dsb. Terus regulasi brg tersebut masuk ke suatu daerah kek mana aturannya. Karena pasti pengaruh ama lingkungan tsb. Dan tentunya kebijakan pemerintah yg ngebolehin masuk tu brg kek mana.

Mungkin buat yg bekerja di instasi2 terkait boleh share, kalo ada yg baca dan tahu.

Negara2 yg di share tsb di atas bagus sih. mereka tahu cara mengurus apa yg udah mereka produksi, sampahnya harus kmn udah ada aturan ketat. jadi gak terlalu berdampak ama lingkungan dan sekitarnya.
profile-picture
profile-picture
goal481 dan agungdar2494 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di