CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Habis Digebuki, Diinjak dan Disiksa Polisi, Kuli Bangunan Sarpan Disetrum
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f06a4e6c0cad76849172135/habis-digebuki-diinjak-dan-disiksa-polisi-kuli-bangunan-sarpan-disetrum

Habis Digebuki, Diinjak dan Disiksa Polisi, Kuli Bangunan Sarpan Disetrum

Habis Digebuki, Diinjak dan Disiksa Polisi, Kuli Bangunan Sarpan Disetrum

Seorang kuli bangunan, Sarpan menceritakan detik-detik dirinya digebuki polisi di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Polres Deli Serdang, Sumatera Utara.
Sarpan mengaku menjadi korban penyiksaan saat berada di sel tahanan. Dia ditangkap polisi untuk jadi saksi kasus pembunuhan. Namun belakangan dipaksa mengakui membunuh dan mau jadi tersangka pembunuhan itu.
Sarpan lelaki berusia 57 tahun. Sarpan merupakan warga Jalan Sidomulyo Pasar IX Dusun XIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Sarpan pun bisa bebas dan pulang ke rumah setelah kantor Polsek di demo warga. Tapi dia menderita luka memar di sekujur tubuh dan wajahnya.
Di dalam sel tahanan, Sarpan didiksa, dipukul dan diinjak-injak. Wabahnya sampai babak belur.
Ikhwal penyiksaan yang dialaminya ini terjadi ketika dia diamankan untuk sebagai saksi pembunuhan yang terjadi di Jalan Sidomulyo Gang Gelatik Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan pada Kamis 2 Juli 2020 lalu.
Saat disiksa, Sarpan dipaksa untuk mengakui bila dirinya adalah pelaku pembunuhan terhadap Dodi Somanto (41). Padahal, Sarpan adalah saksi dari pembunuhan tersebut.

Untuk pelaku pembunuhan A (27) sudah ditangkap pasca kejadian oleh petugas Polsek Percut Sei Tuan.
“Saya menjadi korban keberingasan oleh oknum Polisi di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan. Sebab, di sana dihujani pukulan bertubi-tubi. Padahal, saya sudah mengatakan bahwa bukan pelaku dari pembunuhan itu. Namun, tetap saja disiksa sampai sekujur tubuh dan wajah jadi begini,” cerita Sarpan sembari menunjukkan bekas luka seperti dilansir SinarLampung.

Salah satu kejadian dalam penyiksaan polisi itu, Sarpan disuruh ke kamar mandi untuk cuci kaki. Lalu dia disuruh jongkok. Lututnya diletakan sebatang kayu.
Tak berhenti sampai di situ, kata Sarpan, dia bukan hanya diperlakukan seperti binatang dengan cara disiksa. Tapi, juga disetrum di dalam sel tahanan Polsek Percut Seituan.
“Setelah itu, dari belakang ada beberapa orang menutup mata dan mulut saya, kemudian langsung memukuli di bagian dada dan perut serta diinjak-injak oleh orang yang di dalam tahanan,” jelasnya sambil menangis.
Atas peristiwa itu, Sarpan mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lantaran tidak mengetahui maksud dirinya disiksa.
“Saya sudah seperti ‘binatang’ dibuat di dalam sel tahanan. Bahkan ironisnya, saat diinterogasi, oknum Polisi menuding saya telah berselingkuh dengan pemilik rumah, dan ketahuan dengan Dodi Somanto. Dari itu, mengira saya yang membunuh si korban. Padahal, tudingan itu tidaklah benar,” terangnya.

“Padahal, awalnya diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi, namun hal tersebut berbanding terbalik. Ternyata, sewaktu di dalam sel tahanan disiksa dan diintimidasi dengan disuruh mengaku jika telah membunuh si Dodi Somanto,” lanjutnya.
Sarpan mengaku dia bisa bebas dari Kantor Polisi, saat sejumlah warga Jalan Sidomulyo Pasar IX Dusun XIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, datang melakukan aksi demo di depan Polsek Percut Seituan.
“Sejumlah warga datang ke Polsek Percut Seituan meminta saya dibebaskan. Hal itu dilakukan lantaran mendapat keterangan dari istri saya yang melihat kondisi saat di sel tahanan sudah dalam keadaan luka-luka dibagian wajah,” jawabnya.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Otniel Siahaan saat dikonfirmasi soal penyiksaan terhadap Sarpan, Kapolsek membantah.
“Tidak benar. Terima kasih atas informasinya,” jawab Kompol Otniel Siahaan lewat pesan Aplikasi WhatsApp.


https://jatim.suara.com/read/2020/07...rpan-disetrum

HAM MANA HAM?

YASSONA KUDU MELEK SOAL INI emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ochezz dan 92 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh nevertalk
Halaman 1 dari 13
wew wew calon viral
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 20 balasan
Keparat eh aparat mah bebas ngapain aja..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 17 lainnya memberi reputasi
Nih polisi2 tega banget asal nangkep orang, dan sampe segitu amat nyiksa orang yg belum terbukti bersalah..

Pelakunya udah ketangkep, kenapa gak tanya aja ama pelakunya siapa2 aja yg ikut ngebunuh...

Gw juga kalo jadi saksi kejahatan, trus dipaksa polisi ngaku ikut melakukan kejahatan, tetep gw akan ngebela diri karena gw gak salah.. walaupun gw ga mampu bayar pengacara...

Gimana penjara gak penuh kalo ada polisi2 yg macem begini!

emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wahyusibulus dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh setiapmenit
Lihat 5 balasan
P*K*I bangst
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 7 lainnya memberi reputasi
eh ts di gotham city si sona, presiden siapa kek juga ga bisa ngapa2in di sana....gotham city gitu loh....emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
rezim laknat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekoctopus182 dan 8 lainnya memberi reputasi
kalo memang gak ada bukti membunuh ya 'kalian para polkis itu kasian banget ya cara kalian nyari duit dan naik pangkat'

pantesan gada wibawa !
kasian keluarga kalianemoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Lah terus itu mata sampe bisa bengkak gitu gimana ceritanya kalo gak bener.

Jangan sampe kejadian yang kaya di Amerika terjadi juga disini loh..

Sudah saatnya Lembaga Kepolisian direvolusi...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sylvester152 dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh balado.jengkol
Lihat 6 balasan
lama lama polisi indon kelakuannya mirip polisi amerikancut, mainnya kekerasan....

masih untung itu korbannya orang yg masih SATU RAS sama si polisi, coba kalo itu kuli bangunannya orang Papua yg beda ras sama polisinya, udah pasti demo sana sini bakar ban bawa bendera OPM dll.


mikir tong ? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
perigenit77 dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
semoga viral...karena perlakuan kaya gini sering terjadi makanya sebuah kasus pidana masyarakat enggan menjadi saksi karna bakal di siksa ...
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
ok sip,kalau ada apa2 disekitar lingkungan, ane 100% gak mau jadi saksi!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anti.liberal dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
werang anjiiing....kelakuanya sering bgt salah tangkep dan meres orang kecil...kasih hukuman berat nih aparat keparat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vlad.eisenhauer dan 9 lainnya memberi reputasi
Oknum polisi tululemoticon-Mad (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 3 lainnya memberi reputasi

57 taun masih dibantai kayak gitu juga yaa..

profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 5 lainnya memberi reputasi
ACAB!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rr32aston dan 2 lainnya memberi reputasi
Ngga aneh kalau itu nasib temen ane juga kaya gitu emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 4 lainnya memberi reputasi
Yg kasian tuh yg gabung kesatuan bener2 niatnya baik.

Jd Ikutan kena getahnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Dan polisi mengharapkan kerja sama dari masyarakat kalau ada apa2. Masyarakat udah kerja sama mau jadi saksi di gebukin dan di siksa.

Dulu saya pernah denger kata2 polisi dan penjahat itu ibarat koin. hanya berbeda sisi saja. Dan semakin tua semakin setuju dengan statement tersebut.

Semoga bapaknya cepat sembuh dan bisa mendapatkan keadlian!!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekoctopus182 dan 23 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Halaman 1 dari 13


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di