CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f016f2dc8208411cb7fd197/memilih-hidup-miskin-atau-kaya-pahami-ini-sebelum-mengeluh-tuhan-tidak-adil

Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!

Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!

Memilih miskin atau kaya?
Usaha kuncinya meski takdir penentunya!


Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!


Hidup adalah pilihan, mungkin sering sekali kita mendengar istilah tersebut diucapkan oleh orang-orang yang mempunyai kepercayaan diri terhadap kehidupan yang mereka jalani.
Mempercayai bahwa hidup itu adalah pilihan!

Memang tidak salah menyebutkan jika hidup adalah pilihan, sebab apa yang kita inginkan semua harus kita usahakan, apa yang kita pilih juga pastinya akan kita pertanggung jawabkan. Terlepas Tuhan mengizinkan atau mentakdirkan itu sudah menjadi kewenangan sang pencipta terhadap Hamba ciptaan-Nya.

Perlu Agan dan Sista ketahui, manusia di dunia ini lahir sama. Lahir tanpa busana, menangis ketika melihat dunia, dan hidup tanpa menyandang pangkat atau strata. Mungkin memang ada sebagian orang yang terlahir dengan langsung menyandang pangkat atau sebuah kedudukan. Namun itu tidak dapat dikatakan bahwa mereka terlahir berbeda, mereka sama dengan bayi yang lain hanya saja Tuhan menakdirkannya hidup dari keluarga yang berada.
Bayi tersebut tidak memilih lahir dari keluarga mana, dia juga tidak dapat menolak kuasa Tuhan, jadi di sinilah takdir itu berkehendak atas apa yang menjadi garisnya.


Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!


Agan dan Sista pernah melihat seseorang yang bekerja keras untuk mencukupi kebutuhannya namun tidak juga lekas kaya?
Pasti pernah!
Dan apa yang terjadi?
Kita akan menganggap kehidupan itu tidak adil.
Mereka yang bersusah payah berjuang untuk kehidupannya tidak bisa kaya, sedangkan ada beberapa orang yang hanya bekerja ringan tanpa harus memeras keringat bisa hidup dengan penuh kebahagiaan serta dalam kekayaan.

Kembali lagi pada takdir, iya takdir manusia terbagi dalam dua jenis yaitu takdir Mu'allaq dan takdir Mubram.
Keduanya datang dari Allah, hanya saja perbedaannya terletak pada penetapannya.
Takdir Mu'allaq adalah takdir dari Allah dengan penetapan atas usaha dan ikhtiar Makhluk-Nya sedangkan takdir Mubram penetapannya adalah Hak Allah semata.

Jika dilihat dari ke dua jenis takdir di atas maka rezeki masuk ke dalam takdir mu'allaq yang itu tandanya dapat diusahakan oleh manusia atau makhluk hidup yang lain.


Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!


Lantas kenapa jika takdir rezeki masuk ke dalam jenis takdir mu'allaq namun masih banyak orang yang miskin, padahal mereka sudah bekerja keras?

Ingat, Ridho Allah adalah hal yang tidak dapat dilupakan.
Allah adalah sebaik-baik pencipta dan pengatur kehidupan.

Mungkin kita sudah menganggap bahwa diri kita pekerja keras, namun kerja keras saja itu tidak cukup sebab kerja keras tanpa ilmu itu sebuah kesia-siaan.
Lantas mungkin kita juga pernah merasa bahwa kita sudah bekerja keras dan menjalankannya dengan ilmu yang kita miliki, namun tetap saja belum kaya. Salahnya di mana?
Bisa saja kita hanya bekerja keras dengan ilmu namun mempunyai niat lain yang tidak baik dan itu tidak mendapatkan ridho dari Allah, maka tidak akan pernah kita temui kekayaan.

Bagaimana untuk mereka yang kaya tanpa usaha keras, dengan menggunakan ilmu tapi merugikan orang lain? (Contoh hal koruptor), itu adalah takdir Allah, hanya Allah yang tau atas semua kehendak-Nya.

Ada satu yang perlu kita ketahui dan itu penting!
Harta adalah hal yang pertama kali akan dihisab atau dipertanggungjawabkan saat kelak di Yaumil akhir.
Allah akan meminta pertanggung jawaban makhluk-Nya atas rezeki dan harta yang Ia berikan.

Jika manusia yang kaya lantas mereka kufur akan nikmat yang Allah berikan, pasti akan mendapatkan siksa yang nyata.
Tapi bagi mereka yang miskin dan tidak mampu, maka hisab hartanya kian lebih ringan.

Jadi ingin menjadi miskin atau kaya?
Tugas kita adalah berusaha, ikhtiar, berdoa dan tawakal.
Jika hal itu bisa kita lakukan dengan baik, maka Allah tidak akan pernah mengingkari janji dan menyengsarakan hamba-Nya.


Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!


Seperti itulah kehidupan GanSis, penuh misteri dan pertanyaan.
Banyak liku dan halangan!

Tapi itu semua sudah menjadi suratan dan rencana. Bahkan jutaan tahun sebelum manusia lahir dan ada, takdir sudah tertulis dalam kitab Lauhul Mahfudz.

Tak perlu menjadi kaya, jangan sedih menjadi miskin.
Tapi malu dan hinalah seorang hamba, jika dia lupa pada perintah dan larangan pencipta-Nya.

Oke, itulah tadi GanSis sedikit kata yang dapat ane sampaikan di dalam thread kali ini.
Mudah-mudahan memberikan kebaikan bagi ane pribadi dan semua yang membaca!

Terima kasih telah singgah, dan sampai jumpa di thread ane yang lain.


Kunjungi Blog Komunitas KOMPAK dengan Klik Gambar di Bawah Ini!
Memilih Hidup Miskin atau Kaya? Pahami Ini Sebelum Mengeluh Tuhan Tidak Adil!


Penulis: @masnukho@2020
Narasi: opini pribadi
Sumber gambar: 1, 2, 3,4, 5


emoticon-Toastemoticon-Rate 5 Staremoticon-Keep Posting Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abahekhubytsany dan 24 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Jika yang sedikit tidak bisa membuat kita bersyukur, tidak menutup kemungkinan yang banyak akan membuat kita kufur.
Ketenangan dan kebahagiaan (menurut ane) bisa diukur dari seberapa besar kita mampu utk bersyukur..
Tapi yang pasti ane suka thread ini.
Diubah oleh abahekhubytsany
kalau mau kaya dunia akhirat jadilah manusia yg jujur dn legowo..
Quote:

emoticon-Matabelo Alhamdulillah, semangat selalu gan

Quote:

emoticon-Ngakak sabar gan

Quote:

emoticon-Shakehand2 sepakat gan, tetap berusaha ya

Quote:

emoticon-Matabelo iya gan, sama-sama ya
Semangat mengejar Ridho-Nya

Quote:

emoticon-Shakehand2 sip gan, silakan percayai apa yang bisa kita pertanggungjawabkan

Quote:

emoticon-Mewek ane cuma bahas setaunya ane mbak
Quote:


Quote:


Asyik, mas sedang berdakwah, mengamalkan ilmunya yaemoticon-Recommended Seller
profile-picture
masnukho memberi reputasi
sory to say ane udah stop percaya takdir. sing penting berusaha dengan perhitungan. ibaratkan lempar kertas ke tempat sampah dari jauh apa dekat. ane usahakan lempar dari dekat. masuk sukur gak masuk ulangi lagi dari dekat.
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Nice banget gan 🙏, yang terpenting adalah usaha,berdoa dan serahkan semua kepada yg maha kuasa 😇
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Masing pny rejeki sndri
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Quote:


Heh satanic gay hayalan g Akan pernah Jadi kenyataan ingat ituk emoticon-Smilie
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Alhamdulillah walau serba berkecukupan hati tetep damai 😍
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Quote:

emoticon-Tepar wahhh satu persen

Quote:

emoticon-Matabelo iya bener, lebih riskan

Quote:

emoticon-Shakehand2 nah itu tepat sekali gan

Quote:

emoticon-Matabelo wahh mantap dan dalam nih maknanya
profile-picture
241084 memberi reputasi
Kalau bicara takdir, sebisa mungkin jangan lupa memasukkan faktor alam lingkungan (nature) sebagai salah satu bahan pemikiran, karena takdir itu cenderung bersifat alamiah.
Sehingga bila pernyataan diatas itu dibalik (tanpa diplintir) ..
Bila didapati kasus dimana alam lingkungan (berikut sifatnya, seperti manusia lahir suatu saat akan mati karena itu alamiah sifatnya) .. tidak ikut memegang peranan, maka itu bukanlah takdir.

Terkait yang terjadi saat sekarang ini, itu cenderung terjadi karena komplikasi masalah, antara takdir ... dan juga keinginan manusia (yang tidak jarang cuma untuk kepentingan dirinya pribadi) berikut reaksi berkelanjutan alam lingkungan dan juga sosial manusia terhadapnya.

Harus bisa memilah ...

...
Baik dan benar ...
Baik ..., kalau itu didasari atas cinta, kasih, simpati-empati, cenderung tetap/ajeg dari masa ke masa.
Benar ..., cenderung logis, layaknya rumusan matematis. Itu tergantung pada situasi kondisi yang ada.



profile-picture
masnukho memberi reputasi
kl gue sih mikir nya gini aja
mungkin kl dikasih harta yg berlimpah, gue bakal jadi org yg sombong, ga mau beramal, miskin hati dan sifat2 jelek yg lain
jadi ya dgn keadaan biasa2 aja ky gini, gue bs jadi org yg lbh baik drpd byk harta
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Hidup memang penuh dengan pilihan dan itulah sebuah peristiwa biasa. Jadi silahkan untuk memilih miskin atau kaya, semua bisa dikondisikan saja. Namun kalau kaya di jaman kedholiman ini merupakan hal yang tidak enak.
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Yang sering terjadi ini mindset kita sudah terbentuk untuk selalu meminta. Kalau kita termasuk orang yang suka minta ke orang tua dan mengandalkan apa yang mereka punya, yakinlah kesuksesan ini tinggal 1%
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Quote:

emoticon-Mewek iya bener, karena emang nominalnya besar 10juta

Quote:

emoticon-Toast mantap
Quote:

emoticon-Shakehand2usaha itu yang utama gan, jangan pikirkan hasilnya tapi usahanya

Quote:

emoticon-Matabelo yap betul gan, kalau kita pengen seperti mereka ya harus berusaha sekuat tenaga dengan ilmu, betdoa dan pasrahkan
Insya Allah kalau rezeki kita jadi kaya pasti kaya kok

Quote:

emoticon-Mewek iya bener gan, semoga kita menjadi kaya yang murah kepada sesama biar gak berat hisabnya

Quote:

emoticon-Ngakak sini bagiin sama ane uangnya

Quote:

emoticon-Matabelo semoga ente diberi kekayaan gan
profile-picture
profile-picture
unknownnymous dan androidiot memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ya jelas kaya

siapa yg mau miskin ? emoticon-Leh Uga

klo pilihanya kaya tp membosankan atau sederhana tp bahagia, baru deh mikir2 emoticon-Leh Uga
profile-picture
masnukho memberi reputasi
menurut ane, sukses itu adalah dimana kita bisa bersyukur atas apa yg kita punya.

uang 10 juta yg diterima dengan bersyukur akan terasa lebih menyenangkan dari pada uang 500 ribu yg diterima tanpa bersyukur.
profile-picture
masnukho memberi reputasi
orang miskin bakal lebih cepet hisabnya, jadi masuk surganya lebih cepet

berbeda dg orang kaya, ujian menjadi orang kaya juga jauh lebih berat.. kalo ane pribadi siap kok menerima beban berat tersebut emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
Fikrullah dan masnukho memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di