CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Myanmar Tuduh China PERSENJATAI Pemberontak Rohingya, AA dan ARSA
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eff4f8edbf7640bbb08f7be/myanmar-tuduh-china-persenjatai-pemberontak-rohingya-aa-dan-arsa

Myanmar Tuduh China PERSENJATAI Pemberontak Rohingya, AA dan ARSA

Quote:


MOSKOW - Pemerintah Myanmar menuduh Pemerintah Komunis China mempersenjatai kelompok pemberontak di negaranya.

Khususnya Tentara Arakan (AA) dan Tentara Keselamatan Arakan Rohingya (ARSA).

Dalam wawancara baru-baru ini dengan saluran TV pemerintah Rusia Zvezda, Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Min Aung Hlaing menyampaikan hal itu

Dia mengatakan kelompok pemberontak yang aktif di negaranya didukung oleh pasukan negara kuat.

Disebutkan, kelompok pemberontak itu mencari bantuan internasional untuk menekan pemerintahannya.

Jenderal Hlaing mengatakan pemberontak telah menggunakan senjata buatan China ketika menyerang militer pada 2019.

China memasok dana dan persenjataan canggih kepada kelompok-kelompok bersenjata di Myanmar.

Terutama kelompok teroris yang disebut Pemerintah Myanmar.

Khususnya Tentara Arakan yang memperjuangkan pemisahan Negara Bagian Rakhine, kawasan Muslim Rohingya.


Quote:


Saat ini, jutaan Muslim Rohingya mengungsi ke kamp-kamp kumuh di Bangladesh.

Mereka berasal dari negara bagian Rakhine, tempat militer Myanmar dan milisi Budha melakukan aksi tidak berprikemanusiaan.

Dia menambahkan China ingin membangun pengaruhnya lebih luas melalui kelompok pemberontak di Myanmar dan India.

Pada November 2019, militer Myanmar menemukan kembali sejumlah besar senjata.

Termasuk rudal darat-ke-udara dari Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang.

Setelah juru bicara militer Myanmar, Mayor Jenderal Tun Tun Nyi menyatakan sebagian besar senjata yang disita adalah senjata Tiongkok.

Tuduhan China mendanai kelompok-kelompok teror di Asia Tenggara bukanlah hal baru.

Sebuah sumber militer di Asia Tenggara mengonfirmasi kepada Licas News, Kamis (2/7/2020) China menyediakan sekitar 95 persen dana Tentara Arakan.

Bahkan, Angkatan Darat Arakan memiliki sekitar 50 MANPADS (Sistem Pertahanan Udara Man-Portable) yaitu rudal dari permukaan ke udara.

“Tiongkok memainkan game multi dimensi di Asia Selatan," kata seorang Akademi Australia.

Dia mengatakan China ingin melemahkan India yang sedang berperang dengan Pakistan.

Seorang diplomat yang ditempatkan di wilayah itu mengatakan tujuh kelompok berbeda di Myanmar telah menerima senjata dan dukungan dari China.

Dia menambahkan China ingin menjauhkan Barat dari Myanmar dengan membuat negara itu lemah.

Termasuk catatan kemanusiaan yang buruk, pembantaian Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

Tentara Arakan adalah kelompok besenjata terbesar di negara bagian Rakhine Myanmar.

Juga bagian dari sayap bersenjata partai politik, Liga Arakan (ULA).

"Pemberontak tidak mendapatkan senjata dari Tiongkok secara gratis," kata akademisi Australia itu.

Tetapi melakukan pembayaran ke organisasi-organisasi terkait dengan Tiongkok di Asia Tenggara untuk semua senjata dan amunisi.(*)


Sumber : Link
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Akong.Cinconk
sudah ane duga cinconkland pasti punya peran terselubung emoticon-Najis
Wah baik sekali komunis membanti muslim Rohingya berjihad melawan kezaliman dan menegakkan khilafah
Xijinpinghuakbar
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
warga dunia aja udah tahu yg suka danai pemberontakan itu adalah amerika
profile-picture
neptunium memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Lha China salah satu investor terbesar tambang di rakhine, disamping Thailand & Petronas Malaysia

Dan yg selama ini koar2 berita hoax pembantaian Rohingya adalah Barat

(padahal aslinya clash 2 suku Rohingya vs Rakhine, itupun disebabkan oleh separatis Rohingya didikan Alqaeda)

China malah siap bekingi Myanmar dgn hak veto pbb untuk memblokir sanksi dari barat tsb

DAN yang jajah Myanmar dulu adalah Inggris, hingga jadi negara terbelakang

Padahal dulu Kerajaan Bagan/Myanmar adalah salah satu kerajaan paling maju & kuat militernya se asia tenggara

Tapi setelah dijajah Inggris, emas dan artifak kerajaan dirampok habis hingga jadi miskin

Yang awalnya membawa budak & pasukan Rohingya ke Myanmar juga Inggris, mereka adalah orang Bengali asal Pakistan & Bangladesh

Setelah inggris Cabut & Myamar merdeka, para Bengali/Rohingya tersebut ditinggal begitu saja

Berhubung sejarah kelam penjajahan masa lalu tentu rakyat Myanmar khususnya Rakhine sakit hati sama turunan imigran antek inggris tsb

Myanmar sendiri sempat kasih kesempatan kewarganegaraan ke bengali tsb, bbrp ada yg ikut membaur menjadi WN myanmar

Sisanya singgah di perbatasan Bangladesh Cox Bazaar - Rakhine, mereka anti nasionalis, tidak bisa berbahasa myanmar, bahkan berbaur dengan separatis didikan Alqaeda
Diubah oleh therminust
Tidak ada bukti. Sebatas tuduhan, dan terindikasi disetir oleh pihak tertentu. Dimungkinkan pada kondisi seperti ini, itu karena rebutan proyek dan semacamnya.
Karena China sendiri punya banyak investasi disana. Kalau kondisi negara disana tidak stabil, maka investasi mereka disana juga akan terancam.
Diubah oleh bingsunyata
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
berita paok tdk masuk akal, mending china dukung myanmar hajar rohingya, itu lebih logis emoticon-Ngakak
Dimana ada cina, disitu ada keributan dan penderitaanemoticon-Mewek

tak lupa juga hama penyakit emoticon-Matabelo emoticon-Blue Guy Bata (L)
Tuh denger, masalah rakhine itu masalah separatis


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di