CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Premium dan Pertalite Akan Dihapus, Begini Rencana Pertamina
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efd49cdc0cad74060729cf2/premium-dan-pertalite-akan-dihapus-begini-rencana-pertamina

Premium dan Pertalite Akan Dihapus, Begini Rencana Pertamina

Premium dan Pertalite dihapus karena tidak ramah lingkungan! Begini prosedur yang dicanangkan pemerintah untuk tahap penghapusannya.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!
 
Premium dan Pertalite Dihapus, Apa Gantinya?

PT Pertamina (Persero) mengiyakan bahwa bahan bakar minyak berjenis research octane number (RON) 88 atau bensin Premium dan RON 90 atau bensin jenis Pertalite tidak ramah lingkungan.

Atas dasar itu, Pertamina menyiapkan tiga tahapan untuk mengurangi BBM yang bersumbangsih pada polusi udara.

Tiga tahapan itu merupakan simplifikasi varian produk dan comply dengan Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/3/2017 yang mengatur soal baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
Dalam beleid itu, pemerintah menetapkan BBM tipe euro 4 atau setara BBM oktan 91 ke atas mulai tahun 2019 secara bertahap hingga 2021.

Adapun yang kadar oktannya di bawah 91 atau masuk standar euro 2 saat ini adalah Premium dan Pertalite. Berikut tahapannya;

Pertama, pengurangan bensin Premium disertai dengan edukasi dan campaign untuk mendorong konsumen menggunakan BBM Ron 90 ke atas.

Kedua, pengurangan bensin Premium dan Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disertai dengan edukasi dan campaign untuk mendorong menggunakan BBM di atas RON 90 ke atas.

Ketiga, simplifikasi produk yang dijual di SPBU hanya menjadi dua varian yakni BBM RON 91/92 (Pertamax) dan BBM RON 95 (Petamax Turbo).
Sementara mengacu pada data yang tersebar, konsumsi bensin jenis Premium dan Pertalite dari tahun ke tahun masih mengalami kenaikan.

Premium dan Pertalite Akan Dihapus, Begini Rencana Pertamina

 
Pada Rabu (01/06) ini Kontan melaporkan untuk penggunaan bensin Premium di tahun 2018 secara nasional mencapai 31,3% dari konsumsi BBM secara nasional.

Nah, pada tahun 2019 konsumsi naik menjadi 33,3% dari penggunaan secara nasional.

Begitu juga dengan penggunaan bensin Pertalite yang masih mengalami peningkatan, dari yang tahun 2018 mencapai 52,4% secara nasional meningkat di tahun 2019 menjadi 56,3% secara nasional.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menjelaskan mengenai filosofi penyederhanaan produk di mana sesuai regulasi pemerintah dan kesepakatan dunia tentang lingkungan, seluruh negara harus berupaya menjaga ambang batas emisi karbon dan polusi udara dengan standar BBM minimal RON 91 dan CN minimal 51.

"Jadi sesuai ketentuan itu, Pertamina akan memprioritaskan produk-produk yang ramah lingkungan. Apalagi tentu juga kita telah merasakan di masa PSBB langit lebih biru dan udara lebih baik. Untuk itu, kita akan teruskan program yang mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM yang ramah lingkungan dan mendorong produk yang lebih bagus,” katanya beberapa waktu yang lalu.
Meski begitu, sampai sejauh ini Pertamina masih menyediakan dan menyalurkan bensin Premium dan Pertalite.

"Saat ini, sesuai ketentuan yang ada, Pertamina masih menyalurkan Premium di SPBU," ujar Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina dalam pernyataannya.

Selain Premium, Pertamina juga masih menyediakan jenis BBM Umum yang meliputi Perta Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Pertamina Dex dan Dexlite).
 
Kata Pengamat

Sementara itu, Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi menyampaikan, bensin Premium berkontribusi sangat signifikan terhadap polusi di Jakarta.

Pasalnya, lebih dari 30 persen bensin Premium digunakan oleh kendaraan bermotor. Jika Premium tak dihapus, kota Jakarta akan makin tenggelam dan kelam oleh polusi.

Oleh karena itu, semua pihak baik pemerintah pusat dan daerah perlu satu suara dalam kebijakan menghilangkan Premium.

Penghapusan BBM yang tidak ramah lingkungan seperti Premium, juga sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon sebagaimana Perjanjian Paris (Paris Protokol), yang telah diratifikasi.
Pengurangan emisi karbon antara 29-40% akan sulit tercapai jika masyarakat masih dominan menggunakan BBM yang tidak ramah lingkungan.

Kata Tulus, dalam kehidupan paska wabah Covid-19, di sektor energi/BBM pun harus berbasis new normal juga konsisten menggunakan BBM ramah lingkungan yang juga sejalan dengan filosofi konsumsi berkelanjutan.

Terlebih lagi, sejumlah negara maju telah melarang pemakaian Premium karena dianggap tidak ramah lingkungan.

"Sejatinya, pemerintah pusat sudah menetapkan Premium hanya berlaku di luar Pulau Jawa. Seyogyanya, BBM jenis ini harus dihapuskan peredarannya dari wilayah Jakarta jika Pemprov berkomitmen menciptakan kualitas udara yang baik bagi warganya. Harusnya makhluk Premium yang nilai Ron nya sangat rendah tidak dipakai lagi di Jakarta," ujar Tulus sebagaimana dikutip dari Kontan.

Premium dan Pertalite Akan Dihapus, Begini Rencana Pertamina
 
Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel diatas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.
 
Sumber Referensi:
Finansialku.com - https://www.finansialku.com/premium-...alite-dihapus/

Spoiler for referensi lain:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
galigulagalu dan 28 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10
Ternyata penghapusan premium dan pertalite ada maksudnya yaitu minyak itu istilahnya bisa mencemarii wilayah tertentu dengan cepat..bahasa pertamina menyatakan kalau itu adalah tingkat Ron nya yang rendah sehingga gampang tercemar,
Berbagai cara dilakukan untuk cari "Rupiah" karena beban hutang yg menggunung. Bukannya kelola hutang dengan kurangi hutangnya. Malah cari cara keruk rupiah dari "aset" terbesar bangsa ini ... rakyatnya. Tambah "beban" nya, kurangi "fasilitas"nya.
Quote:


dulu waktu awal peluncuran produk pertalite katanya ramah lingkungan, sekarang berubah lagi emoticon-Wakaka
ramah lingkungan tapi ga ramah kantong emoticon-Mewek
Dihapus gapapa sih asal pertamax jangan mahal mahal gan yak, kasian yang dari golongan menengah ke bawah hehehehe
selama solar 5150 ga dinaikin harga barang kemungkinan masih stabil.. hidup mesin diesel emoticon-Big Grin
buat para KadRun kencing unta di fermentasi cucok buat bahan bakar mungkin jon emoticon-Malu
Diubah oleh rony25
Kalau pakai pertamax semua mungkin harganya bisa disesuaikan dulu ya
kata gue kalo masalahin harga, kalo belinya di pom ky gk bgtu krsa sih. soalnya lgsg nembak bli brp gt kan. kalo di eceran baru kerasa
minyak dunia minus, bbm masih ga turun aja
pemerintah mcm apa ini, ga jelas
masalahnya, pemerintah ini nggak konsisten, harga minyak dunia naik dibikin alasan untuk menaikkan bbm, giliran turun diem2 bae
profile-picture
sophia77 memberi reputasi
waduh gimana nasib kami" yang punya mobil? ayo mahasiswa demo dong... kami yang punya kendaraan susah ini...
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
harganya asal terjangkau mah ya
Asal pertamaxnya harga = pertalite oke lah hahaha
bisa aja asal harga pertamax minimal seharga pertalit
kita masyarakat tentunya senang dengan adanya kualitas bbm yang lebih baik.
namun yang jadi tantangan adalah apakah bisa dengan bbm baru ini harganya minimal sama dengan harga pertalite saat ini.
jika harga yang menjadi lebih mahal masyarakat agak sulit mau beralih.
Ogut tiap hari nyepeda, jadi ga ngaruh wkwkw
premium pertalite gpp sih dihapus asal pertamax nya juga harganya diturunin woyy!!!
Gak guna lah itu komisaris barunya emoticon-Big Grin
memang kebijakan harus di pikirkan denagan matang, biar gak menyengsarakan rakyat kecil, harus bisa mengangkat ekonomi rakyatnya
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di