CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Proses Penukaran Koin Kreator Ada Perubahan Cek Infonya di Sini Gan!
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
soal cinta beda agama, menurut kalian?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efc7e95f0bdb24923701081/soal-cinta-beda-agama-menurut-kalian

soal cinta beda agama, menurut kalian?

kemarin gue sempet nongkrong di coffee shop sama temen-temen, ada salah 1 temen gue cerita soal case yang dialamin sama temennya yag udah pengen ngelamar, tapi gak direstui sama orang tua gara-gara pacarnya ini beda agama, dan temen gue ini minta gue bikin podcast soal cinta beda agama, sebenernya gue udah ada jawaban, tapi kan itu opini gue, gue pengen tahu menurut agan-agan gimana ngelihat soal cinta beda agama, soalnya banyak juga kan sekarang yang nikah walau beda agama, gimana menurut kalian soal "Cinta beda agama" ini?
profile-picture
monkeydfarly memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Kalo ane pribadi sih ok, dengan syarat temen ente dan pasangannya bukan tipe yang terlalu religius dan ga memaksakan fahamnya.

Karena ane sendiri bukan tipe yang religius, mau diajak ibadah sana-sini juga ok selama positif dan memberikan ketenangan batin. Asal bukan aliran sesat, apalagi radikal. Ane pun kagak pernah tuh sakit ati kalo ada yg kritik agama ane, selama ucapannya memang sesuai realita.

Tapi kalo temen ente tipe religius, keluarganya religius, ya susah atuh...
profile-picture
Sebatangduarebu memberi reputasi
Diubah oleh sugar.dessert
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
ane pertamax

bawah ane silakan komen isi trit
profile-picture
Sebatangduarebu memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
balik ke niat dan goal nikahnya dulu gan. kalo cuma buat hidup sama2 ya bisa aja. tp kalo udah melibatkan ibadah ke Tuhan, ya ga bakal bisa jalan dg baik. gimana mau mencapai goal yg sama kalo jalannya aja udah beda
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan Sebatangduarebu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Ortu udah ga klik, pake wacana pindah agama biar sah nikah segala pula. Trs nanti kalo udah sah bakal balik ke agama masing2 lg? Tuhan aja dibohongin. Ortunya gimana? Shock berat psti. Udah ga bener mah.
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan Sebatangduarebu memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
kalo ane BIG NO... tujuan berumah tangga bukan hanya sekedar penyatuan laki2 dan wanita.. tapi lebih pada tujuan hidup sebenarnya.. agama gw punya aturan.. gw ga akan cinta seseorang melebihi cinta gw kepada pencipta gw. gmn hidup gw mau di ridhoin pencipta gw kalo gw ga taat aturan agama yg sudah Allah jelasin dalam Quran n hadist...

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
beda agama,, ribet gan, biarpun salah 1 ngalah,, ya ntr pasti ada aja dh klo lg berantem, diungkit2.. pengalaman ane dl gt,, pdhal ane gk pernah maksa dy utk ikut agama ane,, ahh ribet lah
menikah beda agama susahlah buat dijalanin,
pasti banyak pertentangannya kalo engga ada yg mau kalah pindah keyakinan,
saran ane cari pasangan hidup yg seiman aja gan
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Enggak apa2lah kafir2in orang tuh orang udah gila apa gimana? Tapi nanti hasil akhirnya gimana ya? emoticon-Bingung
Diubah oleh monkeydfarly
Saya menikah sudah 10 tahun lebih. Istri saya muslim, saya non muslim. Kita menikah sah hukum dan agama di KTP tidak berubah/ masih masing2.
Ini kalau dibahas terus gk akan selesai masalah seperti ini, terutama di negara tercinta ini.
Tapi saya bantu jawab mengenai solusinya. Namun sebelumnya, apabila itu temennya mau convert, dipikir dulu. Kalau memang mau convert agama, hanya fomalitas aja atau bener2 mau convert. Kemudian kalau ingin tetap pada agama masing2, saya sharing pengalaman saya. Namun yang saya sharing hanya pada point2 masalah yang akan dihadapi saja.

1. Kalian berdua harus sama2 open minded dalam menyikapi agama masing2. Kalau salah satu ada ego sedikit aja sama agama. Kedepan akan ada masalah.
2. Masalah agama pada anak juga harus dipikirkan. Kalau di saya, saya terapkan ethic moral di anak. Nanti kalau sudah 21 tahun, baru saya bebaskan mau memeluk agama pilihan mereka masing2. Namun di kelurahan, sayangnya kolom agama blm boleh kosong, ini harus didiskusikan mau diisi apa sementara. Pd intinya semua agama itu baik.
3. Masalah terbesar adalah di keluarga besar dan orang tua. Selama kalian sudah mantab dengan keputusan masalahnya ini, masalah terberat ada di keluarga masing2.
4. Kalau di saya, orang tua saya membebaskan saya untuk masalah ini. Kemudian mertua, saat itu saya mendatangi mereka, saudara2 mereka dan berbicara mengenai masalah ini. Karena saya laki2, maka saya tegaskan dan menjelaskan kepada mereka kalau niat saya adalah menikahi anaknya namun kita tetap berbeda agama. Kalau semisal waktu itu ego keluarga mereka besar, ya saya mundur, dunia tdk selebar daun kelor koq kwkwkwk. Namun pada intinya bicarakan baek2, musyawarah. Pasti ada jalan.
5. Kemudian masalah lain ada di plat merah. Karena walau menikah beda agama itu harus ada tanda tangan dari pejabat kelurahan, kecamatan dll untuk surat jalan pernikahan. Semisal ada oknum yang egonya tinggi juga terhadap masalah ini. Mereka tidak mau tanda tangan loh.

Kemudian bagaimana caranya menikah beda agama di Indo secara legal? Ada 3 cara. Yang terpenting kalian harus mengantongi surat pernikahan,

1. Di Gereja Katolik. Mereka akan menikahkan kalian di dalam gereja, tentunya tanpa pemberkatan. Dan mereka sudah mendatangkan pihak catatan sipil saat acara di gereja. Jadi tidak perlu repot, mereka membantu. Tentunya tidak semua gereja Katolik juga mau menikahkan. Kembali lagi ke oknum. Ada yang egonya besar, ada yang tidak. Tapi secara gereja Katolik sangat diperbolehkan.
2. Di Penghulu Penghayat. Bingung siapa itu penghulu penghayat? Mereka adalah pimpinan aliran kepercayaan. Jadi kalian akan dinikahkan oleh mereka dan sah secara hukum.
3. Yang ketiga ini harus modal untuk beli tiket kapal dan passport. Tapi bkn keluar negeri. Tapi kalian akan menikah di tengah laut. Karena menikah di laut itu undang2nya adalah undang2 kelautan International, tidak terikat negara manapun, maupun agama. Jadi surat nikah kalian bkn keluaran Indo, tapi keluaran International kelautan. Caranya, hubungi orang pelayaran tentang jadwal berlabuh. Kalian ikut aja kapal mereka. Malah sekalian bisa dirayakan diatas kapal, hitung2 sembari wisata toh emoticon-Wkwkwk

ok itu saja, semoga membantu..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
my.blackpearl dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
ya awalnya harus dipikirkan secara matang, dia ikut kita atau kita ikut dia. harus punya konsekuen
pandangan ane pribadi sih kurang setuju cinta beda agama, kalo seandainya sampai ke jenjang pernikahan ya gan

karna pasti tantangan bakal banyak banget, apalagi udah ga dapat restu dari ortu.. memang kalo dari pihak laki laki, restu dari ortu ga dibutuhin, karena pihak laki laki tetap sah nikahnya, meskipun ortu ga merestui

tapi berkaca dari lingkungan dan keluarga ane, umumnya pernikahan tanpa restu ortu itu biasanya ada aja masalahnya, ntah masalah financial, pertikaian, entah di selingkuhi ato masalah sama anaknya

ane pribadi kalo smp tahap pernikahan bakal cari yang seiman aja sih, yang seiman aja kadang masih nakal kok emoticon-Wink
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan putrateratai.7 memberi reputasi
klo buat pacaran doang sih klo buat gw ga masalah, tp klo sampe nikah ga bisa 2 agama, harus ada yg ngalah & gw ngga bakal ngalah pastinya emoticon-Sorry
profile-picture
Sebatangduarebu memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bom waktu



udah pernah ngerasain dl





profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
FYI, Sebagai contoh nyata bahwa amat sangat tak akan mudah...Gading martin dan gisel pun yang masih satu agama namun hanya beda 'aliran' bisa jadi salah satu pemicu perceraian..
coba cermati video wawancara gisel ini https://www.youtube.com/watch?v=MSvu...youtu.be&t=420
terutama di menit 7.00 sampai menit 8.25

Belajar dari contoh nyata bisa di ambil kesimpulan bahwa case ini "very too much risk"..

seperti yg om @DJ4W4_S3S4T katakan diatas, khusus case ini kalau memang ingin sangat memaksakan....jgn asal nikah hanya karena 'cinta' tanpa memperhitungkan/membahas/menyiapkan segala sesuatunya untuk masalah yg 'PASTI' akan dilalui..

Nikah 'normal' saja butuh bekal yg g sedikit..apalagi kalau nikah yg bisa dibilang 'Anti Mainstream' ini, bisa dibayangkan klo dengan persiapan yg gak sangat2 extra...better not risk your life with the lowest change to survive..
Gini aja gan/sis. Kalo awalnya sudah ragu, dah jangan diteruskan. Tau kan akar dr keraguan apa?
Cintanya gak masalah, nikahnya yang jadi masalah.

Nikah menyangkut keluarga dan tradisi/kepercayaan. Agama sama saja kadang masih berbeda tradisi (aliran/mazhab), apalagi beda.

Tapi tentu ada juga yang berbeda agama dan langgeng, kayak Jamal Mirdad, Ari Sihasale, Jeremy Thomas, Rio Febrian, Marcell, dll. Pernikahan mereka dan pasangannya bukan seumur jagung.

Jadi ya tergantung orangnya, atau tergantung prinsip kita sendiri. emoticon-Smilie emoticon-shakehand
Diubah oleh Jangan.maling
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Klo ente laki, ajak itu cewe ke agama ente, jangan mau ngalah emoticon-Cool

Jangan ikut cewe nya yg jelas emoticon-Cool
Diubah oleh areszzjay
kasihan yang masih seagama dengan kita dan belum menikah.
Ujungnya ntar nyesek
Mending seiman. Ribet gan...
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di