CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efc117fb41d3058d10d5b9e/cinta-beda-agama

Cinta Beda Agama

Hari ini aku sedang me time di salah satu mall di kotaku. Aku membaca buku dan meminum segelas es kopi susu gula aren favoritku. Di tengah ketenangan itu, tiba-tiba ada seorang cowok menghampiriku. Dia dengan senyum ramahnya mengajakku untuk berkenalan dan ngobrol basa-basi. Setelah beberapa menit kami mengobrol ngalor ngidul, dia meminta nomor whatsappku. Dan aku pun memberikannya.

Sepulang dari me time, dia chat aku. Tetap mengobrol basa-basi sewajarnya orang baru kenal. Singkat cerita kami jadi intens chattingan setiap hari. Dan kami berdua sama-sama cocok. Sangat lampu hijau untuk menjadi hubungan yang lebih serius. Kami menceritakan berbagai macam hal dari yang receh banget sampe hal yang berat banget, dan kami saling menguatkan satu sama lain.

Sampai pada suatu hari, dia bilang dia mau serius sama aku dan mau ketemu orang tuaku. Aku waktu itu belum bisa mengiyakan dia buat ketemu ortuku karena aku masih belum begitu mempercayainya. Dari sekian 'tes' yang aku beri ke dia, ada beberapa hal dari respon dia yang cukup mencurigakan buatku.

Aku coba cek alamat rumah dia di street view dan aku melihat ada seekor anjing peliharaan. Aku menanyakan ke dia, katanya sih itu anjing titipan tantenya. Aku gak masalah sih, toh temenku juga ada yang melihara anjing dan dia muslim. Asal ngerti cara bersucinya kan gak masalah. Dia juga mengaku kenal seorang habib dan cukup sering cerita tentang habibnya itu. Dia bahkan memberikanku kontak habib itu ke aku.

Semua masih berjalan cukup baik sampai pada suatu hari kami janjian ketemu. Kami membahas tentang keinginan dia buat menikah dalam waktu dekat. Dan dia bilang kalau aku adalah calon yang tepat buat dia. Lalu dia cerita bahwa sebenarnya kami ini tidak satu agama. Aku antara kaget dan gak kaget juga karena aku udah merasakan beberapa hal itu sebelumnya. Saat itu aku bilang aku gak bisa pindah agama. Dia pun juga sama. Dan sepertinya hubungan kami sudah berakhir sejak saat itu.

Kami masih tetep chattingan tapi kali ini sudah gak intens kayak dulu. Dan kami sudah memutuskan untuk jadi temen aja. Dia juga udah nemuin seseorang yang lebih cocok untuk dia. Aku sendiri memutuskan untuk stay single sampe bener-bener ketemu orang yang tepat buat aku. Semoga semua luka ini segera kembali membaik. Semoga.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dakdikdukdor dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anindita1995
Hehehe 😁, paling sedih kalo denger cerita kaya gini gan 🥺. Disaat sudah ada yg cocok dan serius tapi masih ada tembok besar yg menghalang 🥺
profile-picture
anindita1995 memberi reputasi
berat kalo udah masalah ini, ane pernah punya pengalaman yang se-iman aja masih kepentok sama orang tuanya. emoticon-Mewek tetap semangat!
profile-picture
anindita1995 memberi reputasi
Quote:


Kerasa nyesek sih emang, tapi yah mau gimana lagi. Mungkin aku emang harus lebih ekstra keras lagi buat nyari cowok lain yang bakal jadi jodohku nanti. Hehe.

Quote:


Sebelum sama yang ini juga aku kepentok di keluarganya jg gan. Keluarganya nyari cewek yang kalem gak neko-neko. Padahal cowoknya lebih nyaman sama aku, kalo sama ceweknya yg bakal jadi calonnya ini, dimarahin terus dan udah keliatan gak cocok sama cowoknya. Sampe kasian ane gan. Ceweknya pinter banget ambil hati ortu cowok ini. Btw makasih~
profile-picture
dakdikdukdor memberi reputasi
Lihat 5 balasan
bersyukur lah bisa saling mengerti kan 1 sama lain bahwa memang itu harus berakhir
profile-picture
anindita1995 memberi reputasi
Yah enggak apa2lah saya dulu sering jalan ngemall nonton jalan2 sama cewek katolik saya muslim taat bukan aliran bid'ah!
profile-picture
anindita1995 memberi reputasi
Quote:


Iya dia mau ngakhirin gan. Lagipula dia udah dapet cewek yg cocok dan mau ngikutin kemauan cowok itu.

Quote:


Aku juga banyak temen yg beda agama. Semuanya baik banget. Tapi untuk jadi pasangan hidup tentu itu urusan lain gan.
profile-picture
monkeydfarly memberi reputasi
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di