CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pada Zaman Dulu, Januari Bukanlah Bulan Di Awal Tahun Masehi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efbe5f2f4d6951d11168840/pada-zaman-dulu-januari-bukanlah-bulan-di-awal-tahun-masehi

Pada Zaman Dulu, Januari Bukanlah Bulan Di Awal Tahun Masehi

Quote:



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam damai sejahtera untuk kita semua, Om swastiastu, Namo budhaya, Salam kebajikan


SELAMAT DATANG

di

Pada Zaman Dulu, Januari Bukanlah Bulan Di Awal Tahun Masehi

emoticon-Hai emoticon-Hai emoticon-Hai


Dalam kehidupan sehari - hari yang kita jalani bak roda yang berputar. hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, serta tahun yang terus bertambah.

Quote:


Tak ada angin tak ada hujan, kita mungkin bisa dianggap aneh oleh orang - orang terutama netizen jika merayakan perayaan tahun baru pada tanggal satu (1) Maret. Monggo ditahan dulu keheranannya gan emoticon-Big Grin. Di masa lampau, hal ini bermula pada zaman babilonia kuno yang mana tahun baru dirayakan sekitar bulan Maret atau ketika musim panen yang ditandai dengan datangnya musim semi.

Menurut history.com, masyarakat Babilonia kuno merayakan tahun baru dengan melakukan sebuah ritual festival yang dinamakan Akitu. Di kala itu sudah ada tradisi memantapkan tujuan atau tuntutan. Tetapi, resolusi tahun baru yang dilakukan oleh orang Babilonia kuno pun berbeda dengan yang dilakukan sekarang. Pada festival Akitu yang berlangsung 12 hari itu, masyarakat Babilonia akan kembali memberikan sumpah setia mereka pada rajanya sekaligus menyelesaikan masalah yang belum tuntas dalam setahun terakhir, seperti menyelesaikan urusan utang-piutang, dan mengembalikan barang pada pemiliknya.

Tak hanya kembali melakukan sumpah setia pada raja dan juga menyelesaikan masalah hutang piutang, masyarakat Babilonia kuno juga melakukan sebuah "resolusi tahun baru". Bedanya, resolusi tahun baru mereka lebih mirip sebagai sebuah janji pada Tuhan dan jika mereka gagal memenuhi resolusi tersebut, akan ada hukuman yang menanti mereka. Berbeda dengan resolusi tahun baru sekarang ya gan, dimana bila tak terpenuhi pada tahun ini, bisa ditunda ke tahun berikutnya emoticon-Big Grin

Quote:


Praktik membuat janji pada awal tahun tersebut kemudian terbawa hingga zaman Romawi kuno. Bahkan pada masa Romawi kuno, resolusi tahun baru menjadi salah satu bagian dari operasi pemerintahan Romawi sebelum berdirinya Kekaisaran Romawi. Setiap tanggal satu (1) Maret, para hakim kota dan pemimpin militer akan menghadap senat untuk mendeklarasikan bahwa mereka telah menyelesaikan tugas mereka. Setelah itu, para hakim dan pemimpin militer akan kembali melakukan sumpah setia untuk tugas mereka tahun depan sekaligus mengambil sumpah setia dari para hakim baru. Segala janji spiritual dan sumpah setia dengan para penguasa atau Tuhan itu, adalah target dan janji yang berusaha akan ditepati dalam waktu setahun ke depan.

Pada awalnya kalender romawi ini hanya memiliki 10 bulan, dan seperti dikatakan sebelumnya, bulan Maret menjadi bulan pertama, sedangkan akhirnya tetap di bulan Desember. Tapi, seiring berjalannya waktu, disadari bahwa dengan hitungan tersebut jumlah hari dalam satu tahun hanyalah 304 hari. Secara lengkapnya, terdiri dari Martius/Maret (31 hari), Aprilis/April (30 hari), Maius/Mei (31 hari), Junius/Juni (30 hari), Quintilis/Juli (31 hari), Sextilis/Agustus (30 hari), September (30 hari), October (31 hari), November (30 hari), dan December (30 hari).

Quote:


Pada tahun 700 SM, Raja Numa Pompilius menambahkan jumlah bulan yang awalnya hanya ada 10 menjadi 12. Hal ini dilakukan beliau demi menyesuaikan dengan perubahan musim. Ditambahkanlah dengan bulan Januari dan Februari, dimana bulan Februari adalah bulan terakhir dalam setahun. Berkat penambahan dua bulan ini, jumlah hari dalam satu tahun pun menjadi 354 atau 355 hari dimana pada bulan Ianuarius/Januari bertambah (29 hari), dan Februarius/Februari bertambah menjadi (28 hari).

Hitungan tanggal dari era Raja Numa Pompilius ini pun masih dinilai bermasalah, karena tidak sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada alam.

Quote:


Julius Caesar menggenapi 1 tahun menjadi 365 hari dan setiap 4 tahun sekali berumur 366 hari atau disebut tahun kabisat. Kemudian, tradisi tahun baru diubah oleh Julius Caesar pada tahun 46 Sebelum Masehi. Menurut history.com, ia mengubah hari tahun baru dari tanggal 1 Maret ke tanggal 1 Januari karena masalah simbolis. Nama Januari berasal dari nama dewa Romawi yang memiliki dua wajah, Janus, yang bisa melihat ke depan dan belakang secara sekaligus, sebuah tema yang tepat bagi tahun baru. Tetapi, menurut laporan Live Science, perubahan tanggal tahun baru dari 1 Maret ke 1 Januari terjadi karena musim semi yang biasanya datang di bulan Maret adalah waktu terbaik untuk berperang. Menurut analisis Richard Alston, profesor sejarah Romawi di Royal Holloway University of London, dalam hal ini Romawi berusaha melakukan efisiensi militer. Begitu bulan Maret tiba, mereka memulai kampanye militer, dan para jenderal yang telah didaulat pada bulan Januari, bisa langsung mulai menggerakan pasukannya dan berperang. Dari sinilah Romawi tidak lagi mengumpulkan pemimpin militer atau jenderal untuk kembali ke ibu kota Roma pada bulan Maret, melainkan di bulan Januari, dan mereka bisa langsung melancarkan perang pada Maret karena waktunya sangat tepat dengan musim panen.

Quote:


Pada awalnya, Julius Caesar menetapkan bulan Februari ada 29 hari, dan pada tahun kabisat menjadi 30 hari. Setelah masa kepemimpinannya berakhir, dan digantikan oleh Kaisar Agustus, lagi-lagi terjadi perubahan pada kalender. Kaisar Agustus mengubah bulan Sextilis menjadi Augustus (Agustus) untuk mengabadikan namanya. Dan jika pada kalender sebelumnya bulan ini hanya berjumlah 30 hari, kali ini ditambah 1 hari menjadi 31 hari.

Namun demikian, penambahan hari di bulan Agustus itu tidak diiringi dengan penambahan jumlah hari dalam satu tahun. Karena tidak ingin repot, Kaisar Agustus lebih memilih mengambil 1 hari dari bulan Februari lalu dipindahkan ke bulan Agustus. Sehingga sampai sekarang, bulan Februari hanya punya 28 hari, atau 29 hari pada tahun kabisat.


~~~~~~~~~~~




emoticon-cystg

Nah, sekarang udah tau kan gan, bulan apa yang menjadi bulan di awal tahun masehi sebelum bulan Januari ditetapkan sebagai bulan pertama tiap tahunnya. dan eiittss... ternyata dulu, Februari adalah bulan akhir tahun dalam kalender masehi sampai kaisar romawi Julius Caesar merombaknya.



Semoga dapat menambah wawasan kita bersama dan TS mohon maaf bila repost.



Sekian dan Terima Kasih

emoticon-Shakehand2




Sumber:
primer
sekunder
gambar gif by google
profile-picture
profile-picture
profile-picture
noekoe19 dan 19 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
akhirnya aku tahu emoticon-Smilie
Lihat 1 balasan
kok bisa ya mereka menemukan sistem hitungan kalender.. emoticon-Smilie

kenapa harus ada bulan, kenapa nggak cuma hari aja? emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AriLucifer dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Ada filosofinya ya kenapa tahun baru jatuhnya Januari. Julius Caesar keren emang. Udah lama gak joget di tivi emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
packyu dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
et dah dirombak rombak seenak udele.. kok tidak berdasarkan ilmu pengetahuan
profile-picture
profile-picture
Ariwanas dan putrateratai.7 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
kecerdasan orang dulu sangat tinggi,salutemoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ach.titan dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
ahok ahok ah
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Quote:


Ahok yg mana ya? emoticon-Bingung
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
terimakasih infonya gan. menarik memang nih.. ane kira januarii bulan awal niih..
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 2 balasan
si agustus pengen pansos
emoticon-Betty
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kok kayak suka² penguasa gitu ya, kirain melalui riset ilmiah emoticon-Ngakak

Ane lebih suka ngikutin tahun Hijriah, walaupun ga populer (ketimbang masehi) tp keakuratannya lebih ilmiah, sebagai contoh kasus bagi yg doyan mancing laut kebanyakan pake kalender hijriah terkhusus pemancing INA cukup liat pergerakan bulan bisa menganalisa potensi ikan yg ditangkap emoticon-I Love Indonesia

Atau contoh lain, dgn hijriah bagi kaum muslim bisa melakukan amalan² sunnah seperti puasa ayyamul bidh, bekam
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Lucunya, pertama kali tau dari 9gag.
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ane msh blum paham, bagaimana para pakar di masa lalu bs mnghitung hari demi hari tuk bs tentukan tgl bln thn brp pd saat2 awal proses buat kalender nya tuk pertama kali nya dlm catatan sejarah nya, gan..... emoticon-Mewek
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Diubah oleh yoseful
Lihat 2 balasan
seandainya satu tahun ada 24 bulan emoticon-Hammer2
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 2 balasan
klo bulan bisa ngomong
sayang bulan tak bisa ngomong
profile-picture
profile-picture
Ariwanas dan kaiharis memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ane sukak bingits baca trit sejarah...
emoticon-Ultah
Pada Zaman Dulu, Januari Bukanlah Bulan Di Awal Tahun Masehi
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 2 balasan
zaman dulu menetapkan sesuatu itu kebanyakan berdasarkan kejadian2 ya.
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 1 balasan
owhh begitu ya jadi tau sejarahnya nih mantapp menambah wawasan terimakasih infonya gan emoticon-2 Jempol
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Bagian rumit yang akhirnya ditemukan juga,
profile-picture
Ariwanas memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di