CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
[COC Bisnis] Kiat Memenuhi Permintaan Telur Ayam Kampung Di Masyarakat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb69b0af7e934d1e3a505b/coc-bisnis-kiat-memenuhi-permintaan-telur-ayam-kampung-di-masyarakat

[COC Bisnis] Kiat Memenuhi Permintaan Telur Ayam Kampung Di Masyarakat

ASSALAMU'ALAIKUM gansis..

[COC Bisnis] Kiat Memenuhi Permintaan Telur Ayam Kampung Di Masyarakat

[COC Bisnis] Kiat Memenuhi Permintaan Telur Ayam Kampung Di Masyarakat

Ane kali ini bakal share tentang bisnis yang lagi digeluti oleh paman ane.. tepatnya suami dari kakaknya ibu ane. Kalo di jawa biasa dipanggil Pakpuh (bapak sepuh).


Pakpuh yang berprofesi sebagai Polisi tahun ini adalah tahun terakhir beliau dinas. Beliau pensiun mulai bulan November mendatang. Untuk mengisi kekosongan hari esok, dari jauh hari beliau sudah berencana untuk berbisnis.


Pakpuh tinggal di Kota Pare Kab. Kediri, Jawa Timur. Masyarakat disini kebanyakan mengkonsumsi telur dari ayam ras. Benar sih telurnya lebih besar dari telur ayam kampung. Namun ada banyak sumber yang menyebutkan bahwa telur ayam kampung lebih sehat dan bergizi daripada telur ayam ras.


Maka dari itu permintaan telur ayam kampung menjadi cukup banyak. Pastinya ayam kampung yang dibiarkan di halaman rumah butuh waktu lama untuk diambil telurnya. Belum lagi jika pemilik ayam tidak tahu dimana tempat bertelur ayamnya. Sehingga para pemilik ayam lebih memilih untuk membiarkan telur hingga menetas. Mereka lebih memilih menjual ayam kampung yang berukuran sedang, daripada menjual telurnya.


Melihat fakta di lapangan, Pakpuh memilih untuk beternak ayam kampung. Namun tidak dibiarkan bebas di halaman rumah. Ayam-ayam ini dipelihara didalam kandang. Kandang ini mirip dengan kandang ayam petelur, ada sekat yang memisahkan tiap ayam. Dengan mengurangi ruang geraknya, diharapkan ayamnya tumbuh lebih cepat. Pastinya telur ayam mudah diambil.


Spoiler for penampakan kandangnya:


Untuk saat ini, pakpuh masih fokus untuk menambah jumlah ayamnya. Beliau menetaskan telur dengan mesin penetas seadanya. Sangat sederhana, hanya menggunakan kardus bekas dan lampu bohlam 5watt. Telur diletakkan didalam kardus lalu dihangatkan dengan cahaya dari bohlam.


Spoiler for kandang pembesaran:


Jadi mulai dari telur hingga menjadi induk yang siap bertelur, semuanya dipelihara sendiri gan.. mungkin hasilnya akan berbeda jika membeli ayam kecil dan dipelihara hingga besar. Namun pakpuh lebih memilih untuk menetaskan sendiri. Daripada modalnya dibelikan ayam, lebih mending dibelikan pakan, hitung-hitung juga menambah pengalaman menetaskan ayam.


Ditempat pakpuh harga telur ayam kampung per butirnya sekitar Rp.2.500 gan.. kalau sedang jarang ada, harga bisa sampai Rp.3.000 per butir. Kalau skala besar cukup menjanjikan bukan. Mungkin saat ini pakpuh ane masih berada difase merintis bisnisnya. Semoga beberapa waktu kedepan bisnis ini menjadi besar dan dapat memenuhi kebutuhan akan telur ayam kampung.


Spoiler for telur ayam kampung:


Cukup sekian trit sederhana dari ane.. terimakasih sudah membaca dan maaf jika ada salahnya.


Tulisannya : mr.zen204...
Sumber gambar : dokumentasi pribadi

WASSALAMU'ALAIKUM
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rrputro dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mr.zen204...
jadi ayamnya ga dilepas ya? dikandang kayak ayam petelur yang disuntik itu yaemoticon-Bingung (S) lama banget dong ya dari netes sampe gede..jantan sama betina perbandingannya berapa dong ?
wah itu kandang apa tidak kekecilan ya gan? emoticon-Bingung
Ane juga peternak ayam kampung emoticon-Nyepi
Salam ternak.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di