CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Bu Risma, Walikota Surabaya Sujud di depan IDI. Ada Apa Gerangan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb54fff4ae2f48ec731a4d/bu-risma-walikota-surabaya-sujud-di-depan-idi-ada-apa-gerangan

Bu Risma, Walikota Surabaya Sujud di depan IDI. Ada Apa Gerangan?

Bu Risma, Walikota Surabaya Sujud di depan IDI. Ada Apa Gerangan?
Sumber CNN Indonesia.com


Selamat malam Gan, Sist, gimana kabarnya? Semoga sehat selalu ya gengs.

Okay, langsung saja capcus.

Siapa yang tak kenal dengan Ibu Tri Rismaharini atau yang akrab dipanggil dengan Bu Risma? Seorang wanita pertama yang menjadi walikota Surabaya.

Memiliki banyak prestasi selama menjabat sebagai walikota Surabaya. Diantaranya adalah penghargaan yang diraih oleh kota Surabaya selama delapan kali piala adipura kencana berturut-turut yaitu tahun 2011 hingga 2018 untuk kategori kota metropolitan, serta adipura paripurna pada tahun 2016 sampai menjadi kota pertama di Indonesia yang mendapat penghargaan Lee Kuan Yew City Prize bersama dengan kota Hamburg, Jerman; Kazan, Rusia dan Tokyo, Jepang pada Juli 2018.

Kali ini warga +62 kembali dikejutkan dengan Kota Surabaya. Bukan karena penghargaan yang diterimanya, melainkan sebuah kejadian yang amat mencengangkan bagi kita semua guys. Penasaran yuk, simak.

Bu Risma, walikota Surabaya diketahui sujud di hadapan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) ada apa nih? Cek kronologinya yuk,

Pada senin, 29 Juni 2020, walikota Surabaya, Bu Risma mengadakan pertemuan dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan para direktur rumah sakit di Surabaya. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas tentang pasien virus covid 19 yang semakin membludak di Surabaya.

Awalnya, diskusi berjalan seperti biasa sampai akhirnya, dokter paru RSUD Dr Soetomo, Dr. Sudarsono menceritakan keluh kesahnya mengenai banyaknya pasien covid 19 meninggal dunia yang salah satunya disebabkan karena belum optimalnya penanganan yang dilakukan akibat penuhnya rumah sakit. Mendengar pernyataan itu, kemudian Bu Risma, walikota Surabaya itu menangis dan bersujud.

Dr. Sudarsono juga mengungkapkan kesedihannya mengenai penuhnya rumah sakit rujukan lain di Surabaya yang mengakibatkan banyak pasien kritis karena tidak mendapatkan perawatan. Ia juga bercerita bahwa dirinya sempat menangis saat dimintai tolong oleh pasien yang membutuhkan ruang perawatan. Namun karena kapasitas yang penuh, ia mengaku tak bisa berbuat apa-apa.

“Saya nangis, di poli ada pasien nangis-nangis minta dicarikan tempat, saya nangis, gimana ya gak ada tempat. Saya juga nangis melihat teman-teman saya berguguran, melihat perawat juga melihat masyarakat yang seperti ini," ujarnya.

Selain itu, Dr. Sudarsono juga mengatakan bahwa kondisi ini bukan hanya disebabkan oleh penuhnya rumah sakit saja. Melainkan dari masyarakat Surabaya yang harusnya bisa menerapkan protokol kesehatan agar penularan virus covid 19 ini tidak semakin parah. Namun, nyatanya masyarakat Surabaya masih banyak yang belum menerapkan dengan baik. Seperti banyaknya anak muda yang masih nongkrong di warung kopi.

"Usaha Bu Risma sudah sangat bagus, cuma saya melihat, di daerah itu, di jalan-jalan kecil itu masih ada warung kopi, anak-anak muda [ramai]," katanya.

Dengan adanya kondisi ini, Dr. Sudarsono pun meminta agar Pemkot Surabaya menjalin koordinasi dengan para rumah sakit rujukan di Surabaya, hal itu tersebut dilakukan agar permasalahan ini bisa segera teratasi.

"Mohon nanti ada koordinasi, konsolidasi, saya ingin ketemu Bu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita dengan stafnya, karena saya merasa kurang koordinasi," ucapnya.

Mendengar pernyataan-pernyataan Dr. Sudarsono, Bu Risma menjawab, "Mohon maaf Pak Sudarsono, saya memang goblok, nggak pantas saya jadi Wali Kota Surabaya," ujar Bu Risma.

Gimana Gan dan Sist menurut kalian? Kalau menurut ane sih ya, yang paling penting itu kesadaran dari diri sendiri. Jangan hanya menyalahkan pemerintah ataupun dokter. Ayo mulai dari kita sendiri. Terapkan protokol kesehatan Guys. Yuk, gunain waktu kita sebaik-baiknya. Mari kita bekerja sama melawan covid 19. Ini merupakan tugas kita bersama Okeyy, boleh liburan tapi tetap jaga protokol kesehatan. Pikirkanlah damagenya bukan hanya senangnya. Ane boring kalian juga boring. Okeyyy, Mari kita bekerja sama.

Sekian dari saya, mohon maaf jika banyak salah-salah kata.

Selamat malam Gan, Sist
Stay safe and stay health okeyyy


Sumber : CNN Indonesia.com, Detik News.com, Suara Jatim.Id, Wikipedia
Hola Guyss, gimana menurut kalian?
Sedih gak uyy
komen yuk
Cendolnya Guyss
Merapat-merapat
Bukan walikotanya yg salah gan tapi masyarakat nya 🤧, pemerintah udah menghimbau dengan sangat baik untuk pencegahan covid 19 tapi emang warganya yang ngenyel 🤧
profile-picture
kiyazm memberi reputasi
Lihat 4 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di