CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
4 Alasan Mengapa Inggris Tidak Menggunakan Euro
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb0c7a82d49554ed197caf/4-alasan-mengapa-inggris-tidak-menggunakan-euro

4 Alasan Mengapa Inggris Tidak Menggunakan Euro

4 Alasan Mengapa Inggris Tidak Menggunakan Euro


Sebelum membahas 4 Alasan Mengapa Inggris Tidak Menggunakan Euro saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Kenapa Inggris Raya tak memakai Euro serta tetap mempertahankan Poundsterling-nya? Bukankah Inggris pula masih terdapat atau terletak di Benua Eropa? Pertanyaan dasar ini tentu pernah terlintas di benak kita. baik selaku trader forex ataupun orang awam. Ada 4 hal yg mendasari alasan kenapa Inggris tak memakai Euro. tulisan atau artikel ini akan mengupasnya.

1. 5-Uji-Ekonomi Untuk Euro Yg Sukar Dipenuhi
Disaat Euro pertamakali digagas selaku mata uang tunggal atau juga single currency untuk Uni Eropa sekitar tahun 1990-an. Perdana Menteri Inggris. Tony Blaire mendeklarasikan bahwasanya ada 5 Poin Uji Ekonomi yg perlu dipenuhi oleh Inggris sebelum mendapatkan Euro selaku mata uang resmi di negara mereka-mereka.
Uji Ekonomi yang telah di sebutkan adalah usulan dari Gordon Brown. Menteri Keuangan Inggris yg menjabat pada tatkala itu. Sesudah pemerintahan Inggris didominasi oleh partai buruh pada Mei 1997. sejumlah pihak pernah sempet memprediksikan bahwasanya Inggris akan bergabung dengan mata uang Euro di tahun 1999 tatkala itu. Perkiraan yang telah di sebutkan diluar dugaan salah.
Gordon Brown malah mengajukan lima poin uji ekonomi yg perlu mampu dipenuhi oleh Inggris ataupun Zona Euro. sebelum Inggris ikut memakai mata uang Euro.
Isi dari 5 uji ekonomi yang telah di sebutkan antara lain:

Struktur ekonomi serta siklus usaha perlu berjalan harmonis. salah satunya suku bunga. Inggris perlu mampu bertahan dengan tingkat suku bunga yg setara dengan Zona Euro.
System yg ada perlu mempunyai fleksibilitas yg cukup untuk menyelesaikan masalah-masalah ekonomi serta agregat di kedua wilayah.
Mengadopsi Euro mempunyai arti perlu menciptakan kondisi yg kondusif bagi perusahaan-perusahaan serta investasi individu di Inggris.
Euro akan tetap memungkinkan industri jasa keuangan untuk tetap dalam posisi yg kompetitif secara internasional.
Mengadopsi Euro mempunyai arti perlu mampu mengangkat pertumbuhan. stabilitas. serta lapangan kerja dalam jangka yang lama.

Kelima poin itulah yg membuat Pemerintah Inggris perlu berpikir panjang untuk bergabung dengan Euro. Sejumlah pihak malah berspekulasi bahwasanya lima poin yg dicantumkan dalam uji ekonomi yang telah di sebutkan memanglah sengaja dirancang supaya susah dipenuhi. menjadikan Inggris selamanya tidak akan mampu bergabung dengan Euro.

2. Inggris Tidak Mau Kehilangan Otoritas Mengatur Suku Bunga
Selain itu. pemerintah Inggris pula tidak mau melepaskan otoritasnya begitu saja terhadap tingkat suku bunga mereka-mereka sendiri. dimana mungkin yang telah di sebutkan akan berlangsung andai Inggris berada di bawah system Euro. Dengan bergabung System Euro. Inggris pula mampu kehilangan level nilai tukar Pound Sterling yg telah dianggap cukup nyaman serta strategis tanpa melebur dengan Euro.

3. Mempermudah Kinerja Investor
Tetap memakai Poundsterling pula dianggap mempermudah aktifitas para investor di Inggris. Sebuah perusahaan ataupun seorang investor di Inggris yg umumnya cuma butuh merubah GBP menjadi Dolar AS serta sebaliknya. akan dipaksa menyesuaikan dengan nilai tukar Euro andaikan Inggris pula memakai Euro.
Nilai tukar serta informasi Euro terkini mampu di lihat pada grafik berikut:


4. Kriteria Konvergensi Euro Memberatkan Inggris
Pemerintah Inggris pula keberatan untuk memenuhi kriteria konvergensi Euro yg dipersyaratkan sebelum mengadopsi Euro selaku mata uang Inggris. berhubung satu dari sekian banyaknya syaratnya ialah Pemerintah Inggris perlu melindungi rasio debt-to-GDP dalam level tertentu yg berpotensi memberikan batas kebijakan fiskal Inggris. Pada tahun 2014 saja. Inggris cuma mampu memenuhi 20 % dari kriteria konvergensi yang telah di sebutkan.

Secara keseluruhan. empat hal yg paling mendasar bagi Inggris untuk tak melepaskan Pound Sterling serta mengganti nya dengan Euro mampu disimak lagi dalam ilustrasi menarik berikut:
Ada juga pandang-an lain pendapat dari penjelasan dari sebuah tulisan atau artikel yg di terbitkan oleh BBC pada tanggal 14 April 1998. tidak lebih dari satu tahun sebelum Euro diresmikan di Eropa. Dasarnya memang. tulisan atau artikel yang telah di sebutkan mengulas perihal beberapa dampak merugikan. keuntungan. serta potensi bahaya yg menjadi konsekuensi andai Inggris memakai Euro.

Potensi Kerugian Bagi Inggris Andai Memakai Euro

Perusahaan-perusahaan di Inggris tak akan mendapatkan keuntungan sebesar andai negara yang telah di sebutkan memakai Poundsterling saja. karena biaya transaksi serta nilai tukar yg perlu ditanggung kompetitor-kompetitor mereka-mereka di Eropa dalam transaksi antar negara Zona Euro akan akan berkurang.
Segala keputusan dalam menentukan kebijakan moneter akan diambil oleh para anggota Euro. yg pengertiannya otoritas Inggris cuma akan sekedar menjadi anak bawang atau juga tak akan bisa atau mampu memberi-kan pengaruh apa-apa pada kebijakan.
Peran politik Inggris di kancah Eropa akan semakin termarjinalisasi.


Keuntungan Adanya Euro (Tanpa Inggris Bergabung)

Andai single currency diluar dugaan berakhir tidak baik. sedangkan Inggris belum bergabung memakai mata uang yang telah di sebutkan. maka bisnis-bisnis di Inggris akan meroket.
Bank Sentral Inggris (BoE) akan mampu terus berusaha untuk mempertahankan wewenangnya terhadap pengaturan suku bunga Inggris serta menyesuaikannya dengan takaran yg tepat sesuai dengan kebutuhan ekonomi Inggris.


Potensi Bahaya Andai Inggris Terlambat Bergabung Dengan Euro

Usaha-bisnis Inggris. khususnya Bisnis Kecil. akan menanggung kerugaian yg cukup besar berhubung kalah bersaing dengan negara negara yg telah memakai Euro.
Inggris mau tidak mau perlu menerapkan fix rate terhadap Euro. serta hal ini akan semakin menyulitkannya.


Poundsterling Serta Euro Di Sedang Isu Brexit
Demikianlah beberapa alasan kenapa Inggris tak memakai Euro walaupun negara itu masuk dalam kesatuan Uni Eropa. Belasan tahun telah berlalu semenjak Euro resmi dipakai serta Inggris yg masih mempertahankan Poundsterlingnya. Kita telah melihat sendiri. diluar dugaan tak ada dampak yg fatal pada kedua belah pihak. Perekonomian Inggris tetap kuat serta negara negara Zona Euro pun tetap bertahan walau sama-sama didera masalah deflasi.
Tapi demikian. tahun 2016 ini Inggris kembali diramaikan dengan isu Brexit. Semenjak terpilihnya kembali David Cameron selaku Perdana Menteri Inggris di tahun 2015 kemarin. kabar mengenai referendum untuk menentukan apakah Inggris keluar ataupun tak dari keanggotaan Uni Eropa - yg dikenal dengan sebutan Brexit - kembali muncul ke permukaan serta malah direncanakan akan dilaksanakan selambat-lambatnya tahun 2017. Wacana ini menuai pro serta kontra dengan selisih bunyi yg ketat mengingat konsekuensi keuntungan serta kerugiannya. Beberapa investor malah sudah menunda penanaman dana di Inggris sampai-sampai ada kejelasan yang telah di sebutkan.
Ada korelasi tidak langsung antara penggunaan Poundsterling serta keanggotaan Inggris di Uni Eropa. Andai Inggris terus bergabung dengan Uni Eropa. maka besar mungkin cepat ataupun lambat Inggris perlu tunduk dengan ketentuan Uni Eropa. salah satunya memakai mata uang Euro yg memanglah di tujukan selaku mata uang tunggal di Uni Eropa. Hal ini pula menjadi satu dari sekian banyaknya alasan bagi pihak yg pro Brexit (menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa). Pihak yg pro Brexit enggan memakai Euro serta ikuti segala ketentuan Uni Eropa yg dianggap tak sesuai bagi Inggris.
Terlepas dari konsekuensinya. Brexit akan memberi-kan dampak pada pergerakan mata uang. baik Poundsterling sendiri ataupun Euro. menjadikan para trader forex butuh memperhatikan peristiwa ini selaku pertimbangan fundamental. Selain melalui komentar. Kamu bisa ikuti diskusi langsung dengan ahlinya pada forum tanya jawab berikut. Pertanyaan akan langsung di jawab langsung oleh ahli dari Seputarforex.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di