CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Market Motion - Teori Isaac Newton Untuk Forex
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb0a10c8393a28ca367f9c/market-motion---teori-isaac-newton-untuk-forex

Market Motion - Teori Isaac Newton Untuk Forex

Market Motion - Teori Isaac Newton Untuk Forex


Sebelum membahas Market Motion - Teori Isaac Newton Untuk Forex saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Sir Isaac Newton. seorang fisikawan. matematikawan. ahli astronomi. filsuf alam. kimiawan. serta teolog asal Inggris. Selaku ilmuwan yg Amat berpengaruh sepanjang sejarah. malah di katakan selaku bapak ilmu fisika klasik.
Bukunya - Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica tahun 1687 - dianggap selaku buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar-dasar mekanika klasik. yg menjabarkan hukum gravitasi serta tiga hukum gerak yg mendominasi pandang-an sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton sukses menunjukan bahwasanya gerak benda di bumi serta benda-benda luar angkasa lain-lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yg percis. Dalam bidang mekanika. Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum serta momentum sudut.Tapi. siapa yg menyangka andai teori-teori Newton sebetulnya pula mampu diaplikasikan dalam trading forex. Tulisan atau artikel ini akan membahas penerapan teori Isaac Newton dalam memandang pergerakan di pasar (Market Motion).
Semacam yg di katakan Sir Isaac Newton dalam Hukum Pertama wacana Gerak yg memunculkan konsep momentum. Sebuah benda yg bergerak akan tetap bergerak. hingga dengan adanya kekuatan lain bekerja padanya (bila kekuatannya percis maka gerakannya terhenti. bila kekuatannya lebih besar maka gerakannya berganti arah). Dalam pasar keuangan. harga pula mempunyai momentum. Daryl Guppy. mendokumentasikan dalam bukunya wacana karakteristik pergerakan harga. Dia memverifikasi observasinya dengan hasil aktual serta berikut ialah rinciannya:
Gerak Menyamping / Sideway

Sebuah perdagangan saham dalam sebuah band (kisaran harga) mempunyai kesempatan 70% untuk bergerak sideways lanjut. Oleh karenanya. ada mungkin 15% untuk harga berganti naik serta 15% untuk harga berganti turun.
Gerakan cenderung ke atas / Uptrend

Disaat harga bergerak naik. ada mungkin 75% baginya untuk bergerak ke arah yg percis. serta dalam kisaran yg percis. Tidak sama dengan tatkala aksi harga sideway. probabilitas harga untuk naik serta turun tak lagi percis. Ada peluang yg lebih tinggi bagi harga untuk naik lebih cepat keatas sebesar 15%. serta keseringan lebih kecil (10%) bagi harga untuk berakselerasi ke bawah.
Gerakan cenderung ke bawah / Downtrend

Disaat harga trending turun. ada mungkin 80% baginya untuk melanjutkan ke arah yg percis. Ini mempunyai arti. harga mempunyai kesempatan 15% untuk bergerak semakin cepat kebawah. serta cuma ada 5% kesempatan bagi harga untuk berakselerasi keatas.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di