CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Krisis Venezuela: Ketika Secangkir Kopi Berharga 2 Juta
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb06a6365c4f60b90faf91/krisis-venezuela-ketika-secangkir-kopi-berharga-2-juta

Krisis Venezuela: Ketika Secangkir Kopi Berharga 2 Juta

Krisis Venezuela: Ketika Secangkir Kopi Berharga 2 Juta

Sebelum membahas Krisis Venezuela: Ketika Secangkir Kopi Berharga 2 Juta saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Minggu lantas. IMF (International Monetary Fund) memperingatkan bahwasanya hiperinflasi di Venezuela mampu mencapai 1.000.000 % dalam tahun 2018 ini. Malah. Bloomberg membuat laporan. harga secangkir kopi susu di negeri yg sedang dilanda resesi berat yang telah di sebutkan sudah mencapai 2.000.000 Bolivar. naik dari 1.400.000 seminggu sebelumnya. Apa asal muasal terjadinya krisis Venezuela?

Hiperinflasi
Hiperinflasi ialah akselerasi inflasi secara berlebihan. Pada situasi ini. kenaikan harga-harga barang serta jasa sampai-sampai ratusan malah ribuan % dalam tempo singkat pula mengikis nilai tukar mata uang negara terkait.
Dalam laporannya. IMF membandingkan krisis Venezuela yg sedang berjalan sekarang ini dengan sejumlah resesi paling parah dalam sejarah. di antaranya krisis Jerman 1923 serta krisis Zimbabwe 1998. Persamaan antara seluruh krisis ekonomi yang telah di sebutkan ialah hiperinflasi yg kebablasan sampai-sampai nilai tukar mata uangnya jatuh. sementara masyarakatnya tidak bisa atau mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari berhubung kelangkaan barang pasokan.

Dalam histori krisis Venezuela. hiperinflasi di mulai sekitar tahun kemarin. sesudah Presiden Nicolas Maduro mencoba mengambil jalan pintas untuk memecahkan krisis sosial-politik dengan mencetak uang secara proaktif. Satu dari sekian banyaknya strateginya yg kontroversial ialah menaikan gaji minimum nasional sampai-sampai empat kali. Walaupun demikian. inflasi naik jauh lebih tinggi lagi. Gaji minimum yg cuma berkisar antara 5 juta Bolivar per bulan itu malah tidak bisa atau mampu menebus tiga cangkir kopi susu.

Kronologi Krisis Venezuela
Andaikan diurut ke belakang. krisis Venezuela mulai mengemuka setelah wafatnya Presiden Hugo Chavez (Maret 2013) serta naik panggungnya Presiden Nicolas Maduro. Sebelumnya. Maduro menjabat selaku wakil presiden Chavez. namun ia lantas memenangkan 50.8 % bunyi pada Pilpres yg diadakan pada bulan April 2013. Kondisi ekonomi telah memburuk sejak tahun-tahun yang terakhir pemerintahan Chavez. namun kemelut politik memperburuk situasi sampai-sampai memuncak dalam bentuk protes berdarah pada Februari 2014.
Sepanjang 2013-2015. Presiden Maduro memberangus kelompok-kelompok oposisi dengan aneka macam tatacara. baik melalui tuduhan kriminal ataupun makar. Pada Desember 2015. oposisi akhir-nya bersatu serta sukses menguasai kursi mayoritas dalam Parlemen. Tidak lama lantas. pada Januari 2016. Maduro mengumumkan status darurat ekonomi. Oposisi pun gagal memakzulkan Maduro. malah Mahkamah Agung Venezuela sukses mengkudeta Parlemen.
Sejak tatkala itu. demonstrasi serta kemelut politik terus menyelimuti negeri yg dahulu terkenal selaku pabrik Ratu Kecantikan yang telah di sebutkan. Di sisi lain. krisis Venezuela memburuk lantaran kondisi kas negara kosong serta instabilitas politik membuat negara tidak bisa atau mampu menyediakan barang kebutuhan pokok secara memadai. Ketiadaan barang kebutuhan membuat harga-harga melesat cepat serta melahirkan hiperinflasi.

Asal muasal Krisis Venezuela
1. Anjloknya Harga Minyak
Minyak adalah sumber kekayaan utama Venezuela. Komoditas ini menjadi sumber penghasilan utama negara sekalian penyedia lapangan kerja besar di dalam negeri.
Disaat harga minyak naik sampai-sampai melampaui USD100 per barel pada 2011-2013. Venezuela mengalami masa kejayaannya sampai-sampai pemerintah bisa meluncurkan aneka macam subsidi yg memicu kesan pertumbuhan serta pembangunan tinggi. Tapi. disaat harga minyak anjlok sampai-sampai mendekati USD50 per barel dalam tahun 2014. dampaknya memukul Venezuela secara drastis.

2. Merosotnya Nilai Tukar Bolivar
Sejalan dengan mengemukanya cacat perekonomian Venezuela yg mempunyai ketergantungan tinggi pada komoditas minyak. nilai tukar mata uangnya merosot. Pada tahun 2015. nilai tukar berada pada 175 Bolivar per Dolar AS. Tapi. hari ini. kurs Bolivar sudah mencapai 143.640 per Dolar AS. Malah. grafik harga tidak lagi bisa atau mampu menggambarkan kenaikannya secara masuk akal.


3. Kekosongan Kas Negara
Diatas kertas. Krisis Venezuela mulai terlihat hidungnya pada awal November 2017. tatkala Presiden Maduro mengakui bahwasanya negaranya tidak bisa atau mampu melunasi seluruh utang-utangnya. Permasalahannya. disaat harga minyak tinggi. mereka-mereka mengambil tidak sedikit utang dengan ekspektasi akan dibayar disaat kelak ada pemasukan dari ekspor minyak. Tapi. diluar dugaan penghasilan yg di terima kini tidak bisa atau mampu mengimbangi beban utang.

4. Krisis Pangan Domestik
Demonstrasi beruntun. kekerasan yg merajalela. serta pembatasan sumber daya (umpamanya kuota penggunaan listrik) membuat produksi dalam negeri tersendat-sendat. Akibatnya. pasokan pangan mandek. Minimarket serta pasar kosong kehabisan persediaan. Malah. dikabarkan andai untuk menjumpai sekantong gandum saja. seseorang perlu keliling kota seharian. Pun. sesudah menjumpai toko yg masih menyediakannya; antrian mengular. pembelian terbatas. serta diawasi oleh tentara.

Solusi paling cepat untuk memecahkan krisis Venezuela yg menghasilkan kelaparan massa semacam ini ialah dengan mengimpor dari negara lain. Tapi. kosongnya kas negara serta jatuhnya kurs Bolivar membuat Venezuela tidak bisa atau mampu mendatangkan pangan dari manapun.
Pada tahap selanjutnya. warga yg terasa tidak bisa atau mampu lagi bertahan hidup. mulai eksodus besar-besaran ke negara negara tetangganya. Akibatnya. produktifitas dalam negeri lumpuh serta krisis Venezuela semakin menggila.

5. Instabilitas Politik Serta Salah Kebijakan
Presiden Maduro menuduh krisis Venezuela ini adalah ulah Amerika Serikat serta dunia internasional yg menerapkan sanksi atas negaranya. Ia pun menolak untuk melakukan penghematan (umpamanya memangkas subsidi BBM) walaupun jelas-jelas negaranya kehabisan persediaan dana; mungkin berhubung tidak ingin dominasi politiknya goyang.
Alih-alih menerapkan pengetatan anggaran. Maduro bahkan mencetak uang lebih tidak sedikit. Padahal. tidak peduli berapa tidak sedikit uang yg beredar. krisis takkan terselesaikan berhubung tidak ada cukup persediaan barang di pasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Akibatnya. krisis Venezuela semakin memburuk serta tidak nampak lagi ujung-pangkalnya.
Kini pemerintah malahan mencari pengganti inovatif semacam menciptakan mata uang kripto Petro dengan jaminan persediaan minyaknya. Namun. kredibilitas Petro tidak diakui di mata internasional. Tidak patah harapan. baru-baru ini Maduro pula merencanakan redenominasi mata uang.
Redenominasi akan di lakukan dalam beberapa pekan mendatang. dengan target memangkas lima nol diatas kertas. Tapi. sekali lagi para pakar ragu apakah ini bisa mengakhiri krisis Venezuela. berhubung seluruh kebijakan yg diaplikasikan bukanlah solusi bagi akar permasalahannya.

Akibat krisis Venezuela. mata uang Bolivar menjadi satu dari sekian banyaknya currency terburuk di dunia. Simak ulasanya pada tulisan atau artikel 5 Mata Uang Dengan Nilai Tukar Lebih Rendah Dari Rupiah.

Tulisan atau artikel ini pula sudah diunggah di Instagram serta mampu di lihat disini. Supaya tetap terhubung dengan Update content Seputarforex di Instagram. Follow kami di IG: @Seputarforex

Quote:

profile-picture
riendzy92 memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di