CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb02bb337f9364dc32f9a1/termasuk-tipe-trader-yang-manakah-anda

Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda?

Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda?

Sebelum membahas Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda? saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Pada biasanya. dikenal empat tipe trader. yakni Scalper. Trader Harian (Day Trader). Position Trader serta Swing Trader. Masing masing tipe trader dibedakan didasari frekuensi trading serta target posisi tatkala masuk pasar. Berhubung frekuensi trading serta target posisi tak percis; maka biasanya mereka-mereka memakai timeframe. manajemen risiko. serta system trading berbeda-beda juga. Berikut rincian selengkapnya mengenai karakteristik setiap tipe trader.

Scalper
Scalper ialah sebutan bagi trader pemakai teknik Scalping. Pada biasanya. frekuensi trading seorang scalper jauh lebih Suka dibanding trader lain-lainnya. Dalam trading forex. kegiatannya masuk (entry) serta keluar (exit) pasar secepatnya. meraup beberapa pip setiap trade selaku targetnya. serta Suka kali mematok risiko yg lebih besar dibanding Target Profit-nya. Pemahaman mengenai konsep tren dalam forex tak begitu penting bagi Scalper. berhubung mereka-mereka cuma mengincar pergerakan harga dalam range yg Amat sempit. menjadikan tak perlu mempertimbangkan arah tren pada timeframe tinggi. Umumnya. Scalper akan trading pada timeframe yg Amat rendah (di bawah H1). malah semacam 5 menit (M5) ataupun 1 menit (M1). Supaya mampu menjalankan aktivitas trading dengan lancar. tipe trader Scalper butuh:

Platform trading handal dengan eksekusi order yg presisi (tak tidak sedikit slippage ataupun requote).
Kuotasi harga dengan spread rendah supaya meminimalkan biaya trading per transaksi.
Broker yg mengijinkan penggunaan teknik Scalping. berhubung tidak seluruh broker memperbolehkannya. (Lihat pula: Broker Paling baik Untuk Scalping)


Day Trader
Tatacara trading yg setingkat diatas Scalping didasari jarak waktu entry serta exit yg dipakai ialah Trading Harian (Day Trading). Pemakai teknik ini masuk dalam tipe trader Day Trader. Tujuan seorang Trader Harian pada biasanya ialah masuk serta keluar pasar dalam satu hari perdagangan saja. dengan Risk/Reward Ratio minimum 1:1. Pada prinsipnya. seorang Day Trader mempunyai tips trading yg mirip dengan seorang Scalper. yakni masuk serta keluar pasar secepat barangkali berhubung mengharapkan kepastian profit ataupun loss dengan cepat. Cuma saja. Day Trader lebih fokus pada arah tren serta cenderung trading searah dengan tren yg tengah berlangsung (trend-following). Umumnya. timeframe yg dipakai tipe trader ini pula tidak serendah Scalper. akan tetapi tidak hingga setinggi W1 (Weekly).

Position Trader
Dibanding dua tipe trader sebelumnya. Position Trader lebih jarang masuk serta keluar pasar. berhubung jangka waktu trading lebih panjang. Pada biasanya. mereka-mereka menahan sebuah posisi trading sampai-sampai beberapa hari ataupun beberapa minggu. Sebagian Position Trader masuk pasar cuma didasari analisa fundamental. akan tetapi pada biasanya mereka-mereka menggabungkan analisa teknikal serta fundamental. Selaku semisal. seorang Position Trader akan masuk sell sesudah memastikan bahwasanya pasar akan bearish didasari suku bunga yg turun. keadaan ekonomi global tengah resesi. serta faktor-faktor lain-lainnya. Umumnya tipe trader ini menentukan level Stop Loss yg besar. mampu sampai-sampai ratusan pip dengan Risk/Reward Ratio minimum 1:1.

Swing Trader
Swing Trading ialah tips trading jangka menengah dengan mengambil titik-titik entry serta exit pada level-level tertinggi serta terendah dalam sebuah arah tren. baik disaat berlangsung uptrend maupun downtrend. Swing Trader memakai timeframe yg berubah-rubah bergantung dari timeframe mana yg paling terang memberi-kan berita titik-titik entry. dan titik-titik reversal serta koreksi (retracement). Waktu trading tipe trader ini tak pasti; kadang mampu jangka pendek andai kriteria entry serta exit telah terpenuhi. ataupun jangka yang lama bila masih menunggu level target profit tercapai. Pada biasanya. Swing Trader menerapkan aneka macam indikator teknikal salah satunya Fibonacci Retracement. garis serta Channel tren. dan Pivot Point.

Untuk menunjang kesuksesan dalam trading. Kamu mesti tahu kepribadian dan tipe trader apakah Kamu sebelum menentukan gaya trading yg akan diaplikasikan. Trader pemula yg baru mengenal teori serta belum pernah berupaya trading sungguhan barangkali akan kesulitan memahaminya. Tapi. system serta rencana trading yg handal umumnya butuh didesain dengan memperhitungkan tipe trader yg mempergunakannya.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di