CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Tip Management Resiko Untuk Trader Harian
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efaff10f4ae2f1db115ecfb/tip-management-resiko-untuk-trader-harian

Tip Management Resiko Untuk Trader Harian

Tip Management Resiko Untuk Trader Harian

Sebelum membahas Tip Management Resiko Untuk Trader Harian saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Untuk melindungi keawetan account. trader harian perlu memiliki rencana exit yg terang baik level stop (stop loss) ataupun limit (target ataupun take profit). Hal yg paling krusial ialah tatacara menentukan resiko ataupun level stop. Umumnya trader menentukan stop loss cuma dengan perkiraan tanpa memperhitungkan persentasi potensi kerugian. malah kadang tak menentukan stop loss ataupun baru ditentukan lantas sesudah mengalami kerugian yg lumayan. Dalam jangka yang lama resiko yg tak diperhitungkan akan condong menghancurkan account trading. lebih-lebih bagi scalper ataupun trader harian yg faktor resikonya relatif lebih besar berhubung trading pada time frame rendah. Yang akan di sajikan kali ini tip tatacara menentukan level stop serta menghitung resiko didasari persentasi dari account trading.
Menentukan Level Stop Loss
Langkah pertama dalam management resiko ialah menentukan level stop loss. Langkah ini harus dikerjakan sebelum eksekusi entry apa saja taktik atau strategi yg dipakai. Cukup banyak metode untuk menentukan level stop. satu dari sekian banyaknya metode simpel untuk trader harian ialah dengan acuan level resistance ataupun support. Identifikasi level resistance ataupun support mampu di lakukan dengan price action. Fibonacci (retracement ataupun expansion). ataupun memakai pivot points.Logika dengan tatacara ini ialah untuk posisi sell trader akan exit bila resistance sudah ditembus. yg mempunyai arti mungkin harga akan melanjutkan rally dengan membentuk level high baru. serta sebaliknya untuk posisi buy. trader akan exit bila support sudah ditembus. Berikut semisal menentukan level stop dengan memakai Camarilla pivot points (daily pivot) pada time frame 30 menit:
Level range yg potensial untuk entry sell ialah antara resistance R2 serta R3 (A). sesudah harga gagal menembus R3. Level stop yg masuk akal ialah beberapa pip di atas R4 (B). dengan asumsi andai diluar dugaan posisi sell tak valid. maka akan terbentuk level high baru yg cenderung menembus resistance R4. Trader mampu membuka beberapa posisi sell dengan level stop yg percis. menjadikan bila tak valid seluruh posisi akan close sesudah harga menembus R4.
Menentukan Ukuran Trading Didasari Resiko
Langkah selanjutnya ialah menentukan besarnya resiko didasari persentasi dari equity account trading. Tatacara yg Suka diaplikasikan ialah peraturan 1% per trade. Andai account Kamu USD 10.000. maka resiko Kamu maksimum ialah USD 10.000 x 1% = USD 100 untuk setiap trade yg Kamu lakukan.
Pada semisal EUR/USD di atas. andai Kamu menentukan stop loss sebanyk 25 pip. maka resiko untuk trade yang telah di sebutkan ialah USD 100 / 25 = USD 4. Andai Kamu trading dalam mini lot (per pip-nya = USD 1) maka untuk trade yang telah di sebutkan ukuran lot Kamu ialah USD 4 / USD 1 = 4 lot. serta andai Kamu trading dalam regular ataupun standard lot (per pip-nya = USD 10) maka ukuran lot Kamu ialah USD 4 / USD 10 = 0.4 lot.Jadi setiap trade belum tentu percis ukuran lot-nya. bergantung dari banyaknya pip dari level stop loss. Untuk resiko per trade ada baiknya tak lebih dari 5% dari equity account.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di