CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Apa Itu Fragile Five
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efafa86eaab2540d131defe/apa-itu-fragile-five

Apa Itu Fragile Five

Apa Itu Fragile Five


Sebelum membahas Apa Itu Fragile Five saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Sebutan Fragile Five kembali mengemuka dalam banyak sekali informasi ekonomi. sehubungan dengan penguatan Dolar AS yg menggila di tahun 2018 ini. Indonesia masuk selaku satu dari sekian banyaknya negara Fragile Five dengan kurs Rupiah yg terpukul jatuh. hampir ke level Rp15.000 per USD semacam krisis moneter tahun 1998. Jadi. apa itu Fragile Five?

Pengertian Fragile Five
Fragile Five ialah sebutan yg didapati oleh analis keuangan Morgan Stanley pada tahun 2013. Sebutan yang telah di sebutkan di tujukan untuk lima negara berkembang yg dinilai terlalu bergantung pada investasi asing--yang sebetulnya susah untuk dijadikan andalan--untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mereka-mereka.

Anggota asli Fragile Five ialah Brazil. India. Indonesia. Afrika Selatan. serta Turki. Dalam kondisi tertentu. anggota Fragile Five bisa berganti. Pada tahun 2014. Indonesia pernah sempet dikabarkan bebas dari kategori Fragile Five. Tapi pada Desember 2016. Indonesia masuk kembali bersama dengan Kolombia. Meksiko. Afrika Selatan. serta Turki.



Pada bulan November 2017. badan pemeringkat kredit S&P Global mendaftar Turki. Argentina. Pakistan Mesir. serta Qatar selaku negara Fragile Five versi mereka-mereka. Alasannya. kelima negara yang telah di sebutkan terpengaruh oleh kebijakan moneter ketat negara negara maju. Namun. pada bulan September 2018 ini. Fragile Five kembali terdiri dari anggota asli versi Morgan Stanley. gegara melemahnya sentimen investor. Brazil. India. Indonesia. Afrika Selatan. serta Turki. akhir-nya kembali menderita risiko yg ditimbulkan dari keluar nya arus modal.
Mengenai 6 faktor yg menjadi standar penilaian Morgan Stanley untuk mengategorikan sebuah negara berkembang menjadi Fragile Five ialah selaku berikut:

Kondisi neraca berjalan.
Rasio cadangan devisa terhadap utang luar negeri.
Kepemilikan asing atas obligasi pemerintah.
Utang dalam Dolar AS.
Inflasi.
Selisih suku bunga riil.


Awal Mula Fragile Five
Penamaan Fragile Five bermula di sedang pemulihan ekonomi global pasca krisis ekonomi 2008. Di akhir tahun 2013. Federal Reserve AS (The Fed) mulai melakukan pengurangan stimulus ataupun yg dikenal dengan Tapering The Fed. Negara negara maju semacam AS. disaat itu memanglah telah melakoni masa pemulihan. menjadikan para investor kembali berani merubah asetnya ke dalam bentuk Dolar AS.

Akibatnya. mata uang negara negara berkembang terjual habis. Arus modal keluar paling besar berasal dari Brazil. India. Indonesia. Afrika Selatan. serta Turki. Mata uang masing masing negara yang telah di sebutkan. yaitu Real Brazil. Rupe India. Rupiah Indonesia. Rand Afrika Selatan. serta Lira Turki mengalami pelemahan signifikan. Hal ini membuat negara negara itu kesulitan mendanai neraca yg defisit. Minimnya investasi pula membuat Fragile Five tidak barangkali membiayai proyek-proyek pertumbuhan mereka-mereka. Buntutnya. perlambatan yg berlangsung di masing masing negara itu membuat ekonomi mereka-mereka makin rentan.

India Pernah sempet Keluar Tapi Kembali Lagi
Di tahun 2015. umumya pasar negara berkembang mengalami kemerosotan. Ironisnya. mereka-mereka masih terus bergantung pada investasi asing demi menutup defisit neraca berjalan. Beruntung. India menjadi negara yg paling cepat pulih dari kemerosotan yang telah di sebutkan; Rupe semakin stabil. inflasi surut. serta defisit fiskalnya terkendali. Akhir-nya. India berhasil menjadi negara tujuan investasi yg jauh lebih baik dibanding 4 negara Fragile Five lain-lainnya.
Dari situ. anggota Fragile Five berkurang satu. Tatkala mata uang keempat negara sisanya menjadi mata uang berperforma terburuk pada bulan Agustus 2013 serta 2015. India malah benar benar lepas dari sebutan Fragile. Saham serta performa mata uang India malah melampaui negara negara maju.
Namun. keluar nya India dari jajaran Fragile Five rupanya cuma berjalan sekitar satu setengah tahun. Tahun 2017. ekonomi India terpuruk menjadikan ia kembali lagi ke pelukan empat rekannya. Susunan Fragile Five kembali ke awal.

Kondisi Negara Serta Mata Uang Fragile Five Di Tahun 2018
Di awal September 2018. mata uang negara negara Fragile Five mengalami krisis nilai tukar terhadap Dolar AS. Penguatan Dolar AS berlangsung berhubung kenaikan suku bunga The Fed yg terbilang cukup proaktif. Akibatnya. ekonomi seluruh negara berkembang berada dalam mode waspada. serta Fragile Five pun kembali diterpa masalah yg sejenis dengan kendala di tahun 2013. Belum ada yg bisa memberi jaminan hingga kapan persisnya apresiasi Dolar AS akan mendominasi. menjadikan negara negara yg salah satunya dalam Fragile Five terpaksa perlu menghadapi cobaan lagi untuk beberapa waktu ke depan.

Yg terperinci. kerapuhan yg kembali dialami oleh Fragile Five tahun sekarang sudah mencuri perhatian para investor serta analis. Defisit neraca berjalan negara negara yang telah di sebutkan melebar menjadikan menyusutkan Produk Domestik Bruto sejak tahun 2013. Mata uang-mata uang negara berkembang pun terdepresiasi. Sejumlah bank sentral. salah satunya Bank Indonesia. mencoba keras untuk menghindarkan negara dari mungkin terburuk. Mereka-mereka pula membangun kredibilitas dengan mengetatkan kebijakan moneter. meskipun perlu mengorbankan prospek pertumbuhan.

Meskipun tak masuk ke dalam Fragile Five. negara berkembang Venezuela diluar dugaan mengalami krisis yg lebih memprihatinkan dari Turki. India. Indonesia. Braziil. serta Afrika Selatan. Kisah selengkapnya mampu disimak di tulisan atau artikel Krisis Venezuela: Disaat Secangkir Kopi Bernilai 2 Juta.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di